Home / Internasional / Olahraga

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:00 WIB

Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026 dan Cetak Rekor Langka 16 Tahun

koransakti - Penulis

koransakti.co.id- Timnas Iran harus menelan pil pahit di ajang Piala Dunia 2026. Meskipun tampil tanpa kekalahan sepanjang fase grup, skuad asuhan Amir Ghalenoei ini gagal melangkah ke babak 32 besar. Mereka hanya mampu finis di peringkat kesembilan dalam klasemen tim peringkat ketiga terbaik, padahal FIFA hanya menyediakan kuota untuk delapan tim saja.

Selama mengarungi Grup G, Mehdi Taremi dan kawan-kawan mencatat tiga hasil imbang berturut-turut, yaitu saat melawan Selandia Baru (2-2), Belgia (0-0), dan Mesir (1-1). Berkat hasil tersebut, Team Melli mengantongi tiga poin dengan selisih gol nol. Selain Iran, Tanjung Verde juga membukukan tiga hasil imbang, namun mereka lebih beruntung karena lolos sebagai runner-up Grup H.

Drama Menit Akhir yang Menghancurkan Harapan

Nasib tragis Iran di tentukan oleh hasil pertandingan di grup lain. Pada awalnya, posisi Iran sempat aman di peringkat kedelapan saat Aljazair memimpin 3-2 atas Austria di Grup J hingga menit tambahan ketiga. Jika skor tersebut bertahan, Austria akan turun dan Iran yang berhak lolos.

Baca juga :   Isyarat Kuat Katia Aveiro: Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal

Namun, drama luar biasa terjadi pada menit ke-90+6. Austria secara mengejutkan mencetak gol penyeimbang menjadi 3-3. Gol telat ini langsung mengubah dinamika klasemen, sehingga mendepak posisi Iran hanya dalam waktu kurang dari tiga menit.

Akibat hasil itu, media Inggris The Guardian menyebut Iran sebagai tim dengan perubahan nasib paling kejam di Piala Dunia 2026. Kegagalan ini sekaligus mengulang memori kelam Selandia Baru pada Piala Dunia 2010 silam, di mana sebuah tim harus angkat koper lebih awal meski memegang status tak terkalahkan.

Perjuangan Berat di Luar Lapangan dan Pesan Menyentuh

Sebelum turnamen di mulai, Iran sebenarnya sudah menghadapi badai non-teknis. Masalah visa, jadwal penerbangan yang kacau, hingga akomodasi yang buruk memaksa mereka memindahkan markas ke Tijuana. Alhasil, para pemain harus bolak-balik menyeberangi perbatasan Meksiko dan Amerika Serikat demi menjalani latihan dan pertandingan.

Baca juga :   Brace Jude Bellingham Singkirkan Norwegia, Inggris Melaju Dramatis ke Semifinal Piala Dunia 2026!

Ketidakberuntungan mereka memuncak pada laga terakhir melawan Mesir. Gol bek Shoja Khalilzadeh di menit-menit akhir pertandingan di anulir oleh VAR karena dianggap offside. Jika gol itu sah, Iran di pastikan mengunci posisi kedua Grup G.

Setelah resmi tersingkir, timnas Iran meninggalkan sebuah surat tulisan tangan yang menyentuh hati di ruang ganti stadion Seattle. Surat tersebut menyuarakan pesan mendalam tentang keadilan, kehormatan, dan esensi dari fair play.

“Kami berasal dari Iran. Dari tanah tempat selama ribuan tahun, kehormatan selalu dijunjung lebih tinggi daripada kemenangan. Bagi kami, sepak bola bukan hanya kompetisi untuk meraih hasil, tetapi juga ujian karakter. Poin dapat di peroleh dengan berbagai cara, tetapi rasa hormat tidak,” bunyi kutipan surat emosional tersebut.

Melalui surat itu, Iran juga berterima kasih kepada kota Seattle dan seluruh suporter setianya, sembari mengingatkan tim-tim lain agar selalu menjunjung tinggi sportivitas tanpa memanipulasi hasil pertandingan. (Fadil)

Berita ini 22 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Internasional

Pidato Presiden Prabowo di Sidang Majelis Umum ke-80 PBB
Sosok Asif Aziz: Miliarder Properti yang Mengubah Ikon London Menjadi Ruang Ibadah

Inspiratif

Sosok Asif Aziz: Miliarder Properti yang Mengubah Ikon London Menjadi Ruang Ibadah

Internasional

Presiden Trump Langsung Menyambut Presiden Xi Jinping di Bandara: Respect dan Kepentingan Politik dan Ekonomi

Internasional

Putin Tolak Rencana Pasukan Penjamin Keamanan di Ukraina, Ancam Jadi Target Sah

Internasional

Presiden Prabowo Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Sekjen PBB

Internasional

Geger! Mark Lee Keluar dari NCT dan SM Entertainment Setelah 10 Tahun

Olahraga

Langkah Timnas Voli Putri Indonesia Terhenti di Perempat Final Asian Games 2026 usai Tunduk dari Thailand

Advetorial

Para Pemimpin Parlemen Negara OKI Hadir Di Bandung