Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko di Air Hangat Timur Ajang Pelestarian Pusaka dan Perekat Kebersamaan Masyarakat Kerinci
koransakti.co.id, Kerinci- Bupati Kerinci, Monadi, menghadiri secara langsung perhelatan adat Kenduri Sko Tiga Luhah Permenti Yang Berenam yang berlangsung meriah di Desa Air Hangat dan Desa Baru Air Hangat, Kecamatan Air Hangat Timur.
Kehadiran Bupati Monadi beserta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kerinci ini menegaskan komitmen kuat dan bentuk apresiasi setinggi-tingginya dari pemerintah daerah terhadap pelestarian nilai-nilai adat serta tradisi leluhur Kerinci.
Melalui momentum yang bernilai sakral ini, Bupati Monadi memberikan penguatan agar kebiasaan mulia para leluhur dalam merawat tradisi dan mempertahankan nilai kehidupan terus terjaga hingga generasi mendatang.
Beliau menyampaikan bahwa Kenduri Sko bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sarana penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memelihara identitas kebudayaan daerah.
Para tamu undangan dan masyarakat yang hadir menyaksikan secara langsung penyucian serta penayangan benda-benda pusaka lamo (lama) yang tersimpan rapi dan terjaga keasliannya dari generasi ke generasi. Penampakan pusaka keramat tersebut menjadi bukti nyata betapa masyarakat Air Hangat Timur sangat menghargai warisan sejarah tanah kelahiran mereka.
Suasana perayaan semakin hidup ketika para penari menampilkan tari massal yang memukau di hadapan Bupati Monadi dan seluruh undangan. Gerakan tari yang serasi dan gemulai berhasil menghibur para tamu sekaligus menebarkan semangat kebudayaan yang kental.
Setelah pertunjukan seni selesai, seluruh elemen masyarakat duduk bersanding menikmati tradisi makan nasi ibat bersama. Bupati Monadi menyatu dalam kehangatan santap bersama ini, di mana warga dan pimpinan daerah menikmati hidangan khas yang terbungkus daun pisang tersebut. Gelak tawa dan keakraban yang tercipta selama acara makan bersama melambangkan kerukunan serta semangat kegotongroyongan yang tetap hidup subur di bumi Kerinci. (Emi)
Kenduri Sko Tiga Luhah Permenti Meriah, Kades Air Hangat: Adat Leluhur Harus Tetap Di jaga















