Home / Artikel

Rabu, 20 Agustus 2025 - 20:26 WIB

BUPATI DISERUDUK RAKYAT GARA GARA NAIKIN PAJAK

koransakti - Penulis

Oleh :DEDI ASIKIN

Koran Sakti.co.id- Lagi ngetren akhir akhir ini sejumlah bupati diseruduk rakyatnya sendiri, apalagi kalau kalau bukan demo.

Ya, itu Terjadi dikota, Cirebon, kabupaten Pati, Jombang dan Bone di Sulawesi Selatan.

“Bupati itu cariampang dan ambil jalan pintas, ucap Priyono, Kordinator Aliansi Rakyat Pati bersatu

Padahal, kata Priyono sebaiknya dilakukan dulu upaya pengembangan ekonomi daerah. Misalnya dengan meningkatkan UMKM dan usaha kecil menengah. Pati punya potensi itu. Pati juga memiliki destinasi wisata yang bisa dibenahi.

Selain besarannya gila gilaan ( 250 persen) juga momentumnya tidak pas. Sekarang ini rakyat sedang susah, nyaris belangsak. Kami akan terus bergerak sampai kenaikan itu benar benar dibatalkan secara resmi.

Bupati Pati Sudrwo mengaku kenaikan itu sudah prosedural, sudah disetujui oleh DPRD . Tapi Priyono menyergahnya.

Itu mah kolaborasi hasil kongko kongko bupati dengan wakil rakyat yang sama sekali tidak aspiratif. Kami tetap menolaknya teriak pria paruh baya dalam aksen Jawa yang medok.

Sebelumnya ramai diberitakan, kota Cirebon akan naikin PBB 100 persen, Kabupaten Pati 250, Jombang 300 dan kemudian Bone Sulawesi Selatan 300 persen.

Secara umum terkesan memang para bupati itu terlalu grasa grusu menaikan pajak. Kalau para pendemo kemarin ingat lagu Wakil rakyat yang dicipta Iwan Fals tahun 1987 dan sempat ngetrend di blantika musik kita mungkin lirik lagu itu diplesetkan mereka

Baca juga :   JAGA SUBYEKTIFITAS BUPATI

Misalnya lirik

Wakil Rakyat seharusnya merakyat

Jangan tidur dalam Sidang soal rakyat,

mungkin diplesetkan jadi

Pak Bupati seharusnya mereka

Jangan gampang menaikan pajak

Pak Bupati seharusnya merakyat

Harus tahu rakyatmu lagi melarat

Bupati Bone misalnya. Sesungguhnya kabupaten itu termasuk subur dan memiliki potensi ekonomi yang tinggi Garis pantainya merupakan yang terpanjsng ( 138,km) di Sulawesi Selatan.

Sumberdaya alam tersedia disana ada 22 macam biota laut yang bisa dikembangkan, Salah satunya rempah rempah. Barang yang dulu dicari cari orang Eropah dibelain perang berdarah darah sekarang masih bisa diekspor ke Tiongkok Amerika Serikat Belanda . Bahkan beberapa negara Asia seperti Vietnam.

Demo demo itu diberitakan ricuh. Emang dimana ada demo sepai sepai ayang suka sepi masih sembahyang Jumat dan majlis ta’lim Demo itu ajang tawuran antara rakyat yang berdemo dengan senjata seadanya botol Aqua, sendal jepit, katapel atau pelung berat bom molotof lawan polisi dengan senjata samakta water. Canon dan gas air mata.

Baca juga :   Kenapa Jagung Popcorn Bisa Meledak "Duar" Saat Dipanaskan? Ternyata Ada Bom Uap di Dalamnya!

Dalam banyak peristiwa para pendemo lari kocar kacir cari selamat. Kecuali yang ketangkap, bisa dikurung dua tiga hari. Lalu dibebaskan setelah diperiksa dan digebukin polisi. Kecuali yang naas dijadikan tersangka. Diadili dengan dakwaan provokator dan membuat kerusuhan.

Dalam demo demo itu terdengar teriakan ” copot bupati ”

Emang bisa?

Pasal 68 UU 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah memberi wewenang kepada Presiden untuk memberhentikan bupati kepala daerah.

Caranya, DPRD kabupaten/kota yang mengusulkan melalui Gubernur lalu Mendagri. Setelah mendapat pertimbangan Mendagri dan menteri terkait Presiden dapat mengeluarkan putusan oemberhstisn bupati kepala daerah. Tapi jangan lupa ada satu lagi yang harus didapat presiden yaitu persetujuan ketua MA (Mahkamah Agung).

Memilih pemimpin itu memang sulit bin mahal. Tapi jangan harap kita dapat pemimpin yang baik. pernah ada pemimpin yang bulat seperti bola pingpong. Pemimpin itu pasti langsung lonjong seperti telur asin dari Brebes.

Islam mensyaratkan 4; kriteria untuk menjadi pemimpin yang baik

– Siddiq, jujur

– Amanah, integritas. komumikatif dan

– fathonah, berani tampil, argumentatif, .***

Berita ini 83 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

Rahasia Sari Lemon: Mampu Tekan Lonjakan Gula Darah Hingga 30 Persen Secara Alami

Artikel

KEJAHATAN ITU TAK BISA HILANG  ITU CIPTAAN ALLAH MERUPAKAN HUKUM PERIMBANGAN 

Artikel

PEMBERONTAKAN PETANI BANTEN 

Artikel

Merawat Pembangunan Berkelanjutan dan Peran Golkar di Tengah Perubahan

Artikel

Kopi NUR, Legenda Kopi Kerinci Sejak 1943 yang Tetap Bertahan Hingga Tiga Generasi

Artikel

Vietnam Beri Bonus Rp 4 juta Bagi Warga Yang Ingin Punya Anak Lebih Dari 1 Orang

Artikel

Padi Abadi Inovasi Revolusioner  Ilmuwan Cina

Artikel

HARI DHARMA SAMUDERA MEWARISKAN HEROISME JALASVEVA JAYAMAHE