Koran sakti.co.id, Jakarta- Pemerintah kembali menegaskan komitmennya untuk memperbaiki sistem penyaluran bantuan sosial (bansos) di tahun 2025. Dalam kebijakan terbarunya, pemerintah memastikan akan menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) terbaru sebagai acuan utama distribusi berbagai jenis bansos ke seluruh wilayah Indonesia.
Langkah ini diambil untuk menghindari penyaluran yang tidak tepat sasaran, serta meningkatkan transparansi dan akurasi dalam pemberian bantuan kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
“DTKS 2025 telah kami perbarui berdasarkan hasil verifikasi dan validasi terbaru. Data ini mencerminkan kondisi riil masyarakat dan akan digunakan sebagai rujukan utama dalam program perlindungan sosial,” ujar Juru Bicara Kementerian Sosial RI, seperti dikutip pada Sabtu (7/6).
Adapun beberapa jenis bantuan yang akan disalurkan melalui sistem ini antara lain: Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), hingga Subsidi Listrik dan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Pemerintah juga membuka akses cek bansos 2025 secara online melalui laman resmi Kemensos dan aplikasi cek bansos.
Pembaruan DTKS ini juga dilakukan untuk menyesuaikan dengan dinamika sosial-ekonomi pascapandemi serta menghindari tumpang tindih data yang selama ini kerap menjadi masalah klasik dalam distribusi bantuan.
Cara Cek Bansos 2025 Masyarakat bisa memverifikasi apakah mereka termasuk dalam penerima bansos dengan cara:
• Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
• Masukkan data sesuai KTP
• Sistem akan menampilkan status penerima bantuan berdasarkan DTKS terbaru
Kementerian Sosial mengimbau masyarakat yang merasa layak tetapi belum terdata agar segera melapor ke aparat desa atau kelurahan setempat untuk diverifikasi ulang.***















