Home / Peristiwa

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:38 WIB

Doa Kita untuk Mandala Siswa SMK Samarinda Meninggal Tiba-tiba

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id- Kita ikut berduka atas meninggalnya Mandala Rizky Syaputra (16), siswa SMK di Samarinda. Semoga arwahnya di terima di sisi Allah SWT. Ibu dan saudaranya yang di tinggal semoga di beri kesabaran.

Mandala, siswa kelas XI SMKN 4 Samarinda, di laporkan meninggal 24 April 2026 dini hari. Ia tinggal bersama ibunya dan empat saudara. Ayahnya telah meninggal. Ibunya bekerja sebatang kara menjual kue. Beberapa hari sebelum meninggal, Mandala mengeluh kakinya sakit dan bengkak. Penyebab kematian biarlah menjadi domain dokter.

Yang perlu menjadi perhatian, Mandala sedang dalam masa pertumbuhan aktif. Wajar jika membutuhkan sepatu lebih besar sesuai kondisi fisiknya. Ia mengeluhkan sepatu ukuran 43 yang sudah kurang pas, namun tetap di pakai.

Baca juga :   Deklarasi Pers Nasional 2026

Kita menghargai upaya sekolah dan guru dalam membantu Mandala.

Beberapa masukan untuk ke depannya supaya kasus serupa tak terulang:

Pertama, anak dan orang tua harus terbuka dengan kondisi sebenarnya yang di hadapi, sehingga sekolah dapat mendata dan melakukan “treatment” khusus terhadap siswa yang membutuhkan bantuan khusus. Sehingga, sedini mungkin dapat di lakukan upaya penanganan secara lebih komprehensif.

Kedua, berdasarkan tingkat absensi dan keadaan fisik siswa, guru dan sekolah sebaiknya memanggil atau mendatangi rumah siswa untuk mengetahui kondisi sebenarnya siswa.

Baca juga :   Doa dan Harapan di Hari Bahagia Wildan & Gadis

Berdasarkan data yang di peroleh tersebut, sekolah dapat menentukan penanganan terhadap siswa. Sejauh sekolah mampu, bisa di lakukan upaya tertentu untuk membantu.

Ketiga, jika terdapat masalah sosial di luar kapasitas sekolah dan termasuk keluarga prasejahtera, perlu di laporkan ke dinas terkait seperti Dinas Sosial dan Unit PPA untuk penanganan lanjutan.

Keempat, Dinas Sosial sebaiknya proaktif mendata keluarga dan kelompok siswa dari keluarga prasejahtera serta menyampaikan dan berkoordinasi ke sekolah terkait.

Kelima, sekolah dapat bekerja sama dengan perusahaan di daerah melalui program CSR untuk membantu siswa prasejahtera agar dapat melanjutkan pendidikan dengan lancar.

Penulis:

 

 

Berita ini 14 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Kejari Sungai Penuh Antonius Despinola di Mutasi ke Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung 

Pemerintahan

Nenek Wakiyah (90) Jalani Hidup Memprihatinkan, Ketua TP. PKK Sungai Penuh Turun Langsung Salurkan Bantuan

Jakarta

Koperasi Barata : Bung Hatta Sang Proklamator Pemikiran Ekonomi Kerakyatan sebagai Bapak Koperasi Indonesia

Jambi

Hari Kedua Open Turnamen Pencak Silat Piala Danrem 042/Gapu: Atmosfer Semakin Memanas, Semangat Juang Kian Membara

Kesehatan

BGN Minta Maaf, Akui Ada 70 Kasus Keracunan MBG Sepanjang 2025

Hukum

Dua Mahasiswa Undip Divonis 2 Bulan Penjara, Terbukti Sekap Polisi saat Demo May Day

Bandung

Cemburu Buta, Pria di Subang Sayat Leher Mantan Istri Lalu Kabur ke Indramayu

Bandung

Ratusan Siswa di Bandung Barat Keracunan MBG, Sekda Jabar Lapor ke BGN