Home / Artikel

Sabtu, 12 September 2026 - 16:00 WIB

Islam Bersumber Al-Qur’an dan As-Sunnah: Titik

koransakti - Penulis

Islam Bersumber Al-Qur’an dan As-Sunnah: Titik

Koransakti.co.id- Mengapa buku di terbitkan? Bisa karena temuan atau teori baru seperti Relativity: The Special and General Theory (1917) karya Albert Einstein. Bisa juga catatan perjalanan fenomenal seperti Rihlah Ibnu Batutah, di tulis Ibnu Juzayy tentang perjalanan 30 tahun Ibnu Batutah dari Tangier, Maroko, terbit Th. 1335 M. Atau fenomena masyarakat seperti Manusia Indonesia karya Mochtar Lubis (1977).

Dalam sejarah Islam ada 3 pemimpin fenomenal: Harun Al Rasyid (786 M), yang menjadikan Baghdad pusat kemajuan ilmu pengetahuan dunia; Salahuddin Al Ayyubi (1187), pembebas Yerusalem yang lembut namun tegas; dan Sultan Mohammed Al Fatih (1453), penakluk Konstantinopel pada usia 21 tahun. Ketiganya sangat taat kepada ajaran Islam. Bahkan sebelum Konstantinopel jatuh, Al Fatih memimpin salat sunat, zikir dan doa bersama pasukannya.

Baca juga :   Review Google Opinion Rewards 2026: Cara Paling Aman Dapat Saldo Google Play Gratis! Jawab Survei, Bisa Buat Top Up Game!

Tapi kita tidak pernah menemukan dan memang tidak pernah ada buku: Islam Ala Al Fateh, Islam Ala Saladin dan Islam Ala Harun Al Rasyid.

Al-Qur’an dan Al-Sunnah final menjadi pedoman dan rujukan utama dalam Islam. Hal ini di sampaikan Nabi Muhammad SAW dalam khotbah Haji Wada tanggal 9 Zulhijah 10 H/632 M.

Dalam menghadapi perubahan zaman dan fenomena baru seperti Artificial Intelligence, pencerahan di lakukan melalui Ijma’ dan Qiyas oleh “AHWA” ulama berkeilmuan tinggi: Mujtahid Mutlak, Al Allamah, Syaikhul Islam dan Ulama Rabbani.

Buku memang harus di baca utuh, dari judul hingga isi. Namun di era serba instan, judul dapat memengaruhi opini dan menjadi kontraproduktif, apalagi jika figur yang di ulas tidak tahu atau tidak pernah merestuinya. Publik pun sebenarnya tidak pernah mempersoalkan secara terbuka bagaimana implementasi ritual keagamaan pemimpin kita.

Apa yang terjadi? Apakah ada upaya “Sycophancy” atau menguatnya dinamika faksionalisme di sekitar pusat kekuasaan?

Baca juga :   PRESIDIUM TASELA DAN TONJONG CANYON 

Apapun itu, Islam sebagai agama Ilahiah tidak mengenal Ala ini dan Ala itu. Islam berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Kholas!!!

Penulis:

Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H: Ka’bah Resmi Berselimut Kiswah Baru, Intip Prosesinya!

 

Berita ini 14 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Snack Video Penghasil Uang

Artikel

Review Snack Video 2026: Scroll Video Lucu, Dompet Terisi! Cara Asyik Ubah Kuota Internet Jadi Saldo ShopeePay & DANA

Artikel

PLTN dan Masa Depan yang Lebih Terang

Artikel

BOIKOT ISRAEL

Artikel

KEMBALI KE LAUT

Artikel

FUADZ AFFANDI TAREKAT SAYURIYAH 
Mengenal HCl (Asam Klorida) di Perut Kita. Asam Keras yang Bisa Lelehkan Logam, Tapi Kenapa Lambung Kita Aman?

Artikel

Mengenal HCl (Asam Klorida) di Perut Kita. Asam Keras yang Bisa Lelehkan Logam, Tapi Kenapa Lambung Kita Aman?

Artikel

NYANTRI YES, NARKOBA NO !

Artikel

Pemimpin Penghianat: Hilangnya Sikap Kenegarawanan