Home / Artikel / Kesehatan

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:41 WIB

Mengenal Asam Urat (Gout): Si “Penyakit Sultan” yang Bikin Jempol Kaki Nyut-nyutan (Cek Pantangannya!)

koransakti - Penulis

koransakti.co.id – Pernahkah Anda terbangun tengah malam karena jempol kaki rasanya seperti di tusuk jarum panas? Saking sakitnya, tersentuh selimut saja rasanya ingin berteriak.

Jika iya, selamat datang di klub penderita Asam Urat (Gout Arthritis).

Dulu, penyakit ini di sebut “Penyakit Para Raja” karena hanya menyerang orang kaya yang hobi makan daging dan minum alkohol. Tapi sekarang, siapa saja yang doyan jeroan dan gorengan di pinggir jalan bisa kena.

Apa Itu Asam Urat? (Pengertian)

Asam urat sebenarnya adalah “sampah” hasil pemecahan zat bernama Purin. Purin ada di dalam sel tubuh kita dan juga di makanan (terutama daging merah dan jeroan).

Normalnya, asam urat di buang lewat air kencing (urine). Tapi jika:

  1. Anda makan terlalu banyak Purin, ATAU

  2. Ginjal Anda malas membuangnya,

Maka asam urat akan menumpuk dalam darah, membeku menjadi Kristal Tajam (seperti jarum kaca), dan menusuk-nusuk di celah sendi Anda. Inilah yang menyebabkan rasa sakit luar biasa.

Gejala Khas (Serangan Mendadak)

Berbeda dengan pegal linu biasa, asam urat punya ciri khas:

  1. Lokasi Favorit: 50% kasus pertama menyerang Pangkal Jempol Kaki. Tapi bisa juga di lutut, pergelangan kaki, atau jari tangan.

  2. Waktu Serangan: Sering terjadi Tiba-tiba di Malam Hari.

  3. Tanda Fisik: Sendi tampak Bengkak, Merah Mengkilap, dan Terasa Panas.

  4. Sensitivitas Tinggi: Area yang bengkak sangat sensitif. Di sentuh sedikit saja sakitnya minta ampun.

Baca juga :   6 Pilihan Buah Terbaik di Pagi Hari untuk Lunturkan Lemak Perut Lebih Cepat

Musuh Utama: Makanan Tinggi Purin

Jika Anda sudah pernah kena serangan, haram hukumnya menyentuh makanan ini (Pantangan):

  1. Jeroan: Usus, hati, ampela, otak, babat. Ini adalah “bom” purin.

  2. Seafood Tertentu: Kerang, kepiting, udang, dan sarden kaleng.

  3. Daging Merah: Sapi, kambing, bebek.

  4. Sayuran Tertentu: Melinjo (dan emping!), bayam, kangkung, jamur, kembang kol (batasi porsinya).

  5. Minuman Manis & Alkohol: Gula fruktosa dan alkohol menghambat pembuangan asam urat oleh ginjal.

Baca juga :   Direktur RSUD MHAT Sungai Penuh Minta Karyawan Bekerja Sepenuh Hati Dan Tingkatkan Mutu Pelayanan 

Cara Mencegah & Mengatasi

  1. Minum Air Putih yang Banyak: Air membantu “menggelontorkan” kristal asam urat agar keluar lewat urine. Minimal 2-3 liter sehari.

  2. Vitamin C: Studi menunjukkan Vitamin C membantu ginjal membuang asam urat. Makanlah jeruk, kiwi, atau jambu.

  3. Cek Darah: Batas aman kadar asam urat:

    • Pria: Di bawah 7.0 mg/dL.

    • Wanita: Di bawah 6.0 mg/dL.

Kesimpulan

Asam urat adalah sinyal tubuh agar Anda berhenti serakah makan enak. Jika jempol kaki sudah mulai “memberi kode”, segera stop makan jeroan dan perbanyak minum air putih. Ingat, kenikmatan sate kambing hanya sesaat, tapi nyeri asam urat bisa berhari-hari!

Baca juga: Pojok Sains: Kenapa Muncul ‘Bintang’ & Cahaya Warna-Warni Saat Mata Ditekan? (Phosphenes)

Jangan Salah Pilih! Kenali 15 Jenis Gula yang Sering ‘Bersembunyi’ di Makanan & Minuman

Berita ini 65 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

MISTERI SUPERSEMAR 

Artikel

BAPAK LANTANG ANAK DITENDANG

Artikel

Analisis SUPER LENGKAP Patch Baru MLBB Season 38: Semua Detail Tersembunyi yang Wajib Kamu Tahu!

Gaya Hidup

5 Buah Rendah Gula yang Aman dan Sehat untuk Penderita Diabetes

Artikel

Terkumpul Hingga Miliaran, Lazisnu Kabupaten Bandung Diarahkan Mencontoh Lazisnu Kabupaten Cilacap

Kesehatan

Pangdam II/Sriwijaya Kunker ke Denkesyah 02.04.04/Palembang

Edukasi

Lebih Baik Sikat Gigi Sebelum atau Sesudah Sarapan? Ini Penjelasan Ahli

Artikel

Bunga Kenanga, Tanaman Wangi Bernilai Tinggi