Bank Mandiri Apes: Blokir Rekening Nasabah
Koransakti.co.id- Bank merupakan entitas bisnis yang mempunyai fungsi intermediasi. Dana dari masyarakat di kumpulkan dan di sebarkan kembali ke masyarakat dalam bentuk pinjaman dan kredit, supaya ekonomi tumbuh dan sektor riil bergerak. Karena bank mengelola uang, dia membutuhkan trust atau kepercayaan. Kepercayaan adalah fondasi bisnis perbankan.
Bank Mandiri
Apa yang terjadi dengan Bank Mandiri karena memenuhi permintaan pemblokiran dana salah satu nasabah, berkembang menjadi rumor bahkan hujatan terhadap pelayanan perbankan. Image menjadi terganggu, berpengaruh pada reputasi.
Bank Mandiri adalah bank besar: penggabungan dari 4 bank, beraset sekitar Rp 2.500 triliun lebih, dengan Dana Pihak Ketiga sekitar Rp 1.763 triliun. Bila terjadi masalah di Bank Mandiri, pasti berdampak terhadap sektor perbankan secara nasional.
Kita meminta kepada semua stakeholder untuk berhati-hati bila melakukan upaya preventif terkait rekening nasabah. Banyak cara yang lebih soft bisa dilakukan kepada perbankan tanpa memengaruhi reputasi bank bersangkutan. Di era digital sekarang ini, masalah sekecil apa pun bisa berkembang dan memicu eskalasi opini yang tidak kondusif untuk perbankan.
Heboh soal pemblokiran rekening menyebabkan saham Bank Mandiri terkoreksi 0,71 poin. Memang dalam beberapa waktu saham berkode BMRI mengalami degradasi dari Rp 5.375 ke Rp 4.220 per lembar saham.
Segala proses bisnis perbankan di Indonesia sepenuhnya mengacu kepada UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan.
Semoga saham BMRI melesat lagi. InsyaAllah.
Penulis:















