Koran Sakti.co.id, Kerinci- Minggu, 31 Agustus 2025 menjadi momentum bersejarah bagi Desa Ujung Pasir, Kecamatan Tanah Cogok (Tanco) Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
Setelah tertunda selama 40 tahun, akhirnya masyarakat kembali menggelar Kenduri Sko, sebuah tradisi sakral peninggalan leluhur yang sarat makna sejarah, adat, dan gotongroyong.
Kehadiran para Kepala Desa se-Kecamatan Tanah Cogok bersama Ketua TP PKK masing-masing desa menambah kemeriahan sekaligus kekhidmatan acara.
Kehadiran mereka tidak hanya sebagai tamu undangan, melainkan juga bentuk nyata dukungan dan apresiasi atas kerja keras Pemerintahan Desa Ujung Pasir di bawah kepemimpinan Musahidin, yang berhasil menyelenggarakan Kenduri Sko dengan sukses dan meriah.
“Kami seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Tanah Cogok Kerinci bersama Ketua TP PKK memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Ujung Pasir yang telah sukses melaksanakan Kenduri Sko setelah 40 tahun tidak terlaksana. Ini adalah warisan budaya yang harus terus kita jaga bersama, bukan hanya untuk Desa Ujung Pasir, tetapi juga kebanggaan masyarakat kecamatan Tanah Cogok dan Kabupaten Kerinci,” ungkap para Kepala Desa secara kompak.
Tidak hanya itu, para Ketua TP PKK se-Kecamatan Tanah Cogok juga menyampaikan rasa bangga bisa hadir langsung menyaksikan perhelatan akbar adat ini, sekaligus memberikan dukungan penuh kepada masyarakat Ujung Pasir.
Di akhir acara, Kepala Desa Ujung Pasir, Musahidin didampingi isteri (ketua TP.PKK) dengan penuh rasa haru menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih.
“Alhamdulillah, Kenduri Sko yang sudah 40 tahun tidak terlaksana akhirnya bisa kita gelar kembali. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci, BPD dan perangkat desa Ujung Pasir, DPRD Kerinci, seluruh ninik mamak, alim ulama, tokoh masyarakat, pemuda-pemudi, ibu-ibu PKK, serta Camat dan Kepala desa Kayu Aro Ambai, Kades Bunga Tanjung, Kades Pondok Beringin, Kades Semerah, Kades Sebukar, Kades Koto Tuo Ujung Pasir, Plt Kades Koto Petai, Kades Koto Salak, Kades Agung Koto Iman, Kades baru Semerah serta Kades Koto Iman yang telah hadir memberikan dukungan. Semoga tradisi ini terus hidup, menjadi kebanggaan kita bersama, dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ucapnya saat wawancara dengan wartawati koransakti.co.id
Kenduri Sko Ujung Pasir 2025 pun menjadi bukti nyata betapa kuatnya nilai persatuan, gotong royong, kebersamaan dan semangat pelestarian budaya yang diwariskan dari para leluhur.
(Emi)















