Home / Artikel

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:39 WIB

KAMI BAWA DUKUNGAN DAN PENTUNGAN, SEBUAH WAWANCARA IMAJINER

koransakti - Penulis

Oleh: DEDI ASIKIN

Koransakti.co.id- Teman teman saya di Pokja Liputan Kementerian Agama Jawa Barat mengeluh, lebih cenderung kecewa terhadap sikap Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman S.Ag.,M.Si. Empat bulan setelah di lantik (Agustus 2025), belum ada tanda tanda mau orientasi dengan para wartawan liputan Kemenag

Sepertinya mereka mau kembangkan sistim kekebalan institusi, teriak Bambang BK. wartawan senior di Bandung. Jargon atau semboyan kemitraan Pers dengan pemerintah  sepertinya tak ada di pikiran mereka tambah Bambang yang berdahi lebar.

Bingung saya jadinya. Bagaimana nasib ummat di provinsi tersebut  jika penyelenggara negara alfa memanfaatkan wartawan sebagai media informasi. Apakah mereka menganggap cukup dengan memanfaatkan TOA (spiker) masjid ? Padahal itupun banyak yang protes, tak setuju.

Baca juga :   Review Honeygain 2026: Ubah Sisa Kuota WiFi Jadi Dollar, Cuan Sambil Tidur (Passive Income)

Padahal menteri Agama Yaqut atas nama moderasi dan kerukunan telah membatasi cara cara penggunaan Toa di atas menara mesjid itu, terutama di waktu subuh ketika banyak orang masih asyik ngarengkol memeluk bantal sambil berbungkus selimut.

Masa sejadul itu alam fikir kepala Kanwil Kemenag di era tingginya teknologi ?.

Eh dalam kegamangan itu tiba tiba sesuatu yang selalu datang tak di undang dan pergi tanpa permisi itu menghampiri tidur saya malam kemarin.

Dalam mimpi itu saya sebagai wartawan mendatangi kantor Kepala Kanwil di tingkat tiga Jl Jendral Sudirman no 644 Bandung .

Sambil bersalaman seraya saya memperkenalkan diri sebagai wartawan sejumlah media on-line di Jawa Barat.

Baca juga :   ANDAI PUNYA SEPULUH PURBAYA MAMPUKAH MENGGUNCANG DUNIA ?

Waduh ini yang saya tunggu tunggu.

Apa yang dapat pers berikan kepada kami sebagai penyelenggara negara ?

Ada dua, dukungan dan pentungan.

Saya melihat, dahi Dudu berkerut kerut.

Saya teruskan ucapan saya

Pers itu memiliki tiga fungsi sosial & Supporting, controlling dan partisipating

Silakan saja kami kontrol. Kami tak alergi terhadap kritik. Tapi koreksi yang benar dan konstruktif. Bukan yang tendensius apalagi hoax dan fitnah

Sebagai media komunikasi, kami punya puluhan ribu penyuluh agama di lapangan

Kemitraan harus di bangun dengan kemandirian. Nanti kami di bilang tidak loyal ketika tidak memberi bantuan atau amplop Liputan

Saya terkesiap dan berniat mau memberi penjelasan.

Tapi yaitu sang mimpi keburu pergi tanpa permisi.

Berita ini 30 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kumpulan Piano Sheet Roblox Terbaru Oktober 2025: Sampai Jadi Debu, Wildflower, Glimpse of Us

Artikel

Piano Roblox Sheet Lagu ‘Sampai Jadi Debu’ (dan Lagu Viral Lainnya!)

Artikel

USTADZ JUGA MANUSIA 
Pojok Sains: Kenapa Mengiris Bawang Bikin Mata Perih & Menangis? (Ada Senjata Kimianya!)

Artikel

Kenapa Potong Bawang Bikin Nangis? Ternyata Ada “Serangan” Asam Sulfat ke Mata Kita!

Artikel

NYUNAT ANGGARAN PENDIDIKAN, LANGGAR KONSTITUSI

Artikel

REGENERASI PONDOK PESANTREN SEBUAH TANTANGAN 

Artikel

BARISAN ORANG SENGSARA SEPANJANG JAKARTA SURABAYA 

Artikel

WORD ECONOMIC DALAM KAIDAH JURNALISTIK 

Artikel

LIMA AT, KIAT WARTAWAN HEBAT