Koransakti.co.id- Dalam sebuah majlis taqlim (kebetulan saya hadir) seorang emak bertanya “Ajengan ( di kampung kiyai, ustadz biasa di panggil ajengan), mana yang lebih wajib peduli orang tua kepada anak atau sebaliknya?
Sang Mastur yang giliran memberi ceramah memberi jawaban. Ternyata pemimpin pondok pesantren al Barokah di Tasikmalaya itu memberi jawaban panjang lebar. Saya pikir itu masih sebuah kajian. Lantaran di bawakan secara santai di bumbui canda ria, tidak terasa jenuh, malah banyak peserta tertawa bersorak ria
Dalam sebuah keluarga terjadi singkirkan. Itu teh bahasa Yunani gabungan kata Stm yang berarti berdandan biosis yang berarti hidup atau kehidupan. Ada masa ( kurun waktu) hidup bersama orang tua (ibu bapak dengan anak anak, cucu hidup bersama, satu rumah satu dapur.
Secara teologi , ada beberapa dalam al qur’an berkait dengan kewajiban orang tua kepada anak anaknya
At Tahrim 6
Hai orang-orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu
Al Baqarah 244
Kewajiban mereka ( orang tua kepada anak anaknya memberi Makan dan pakaian yang patut
An Nissa 9
Jangan meninggalkan keturunanmu dalam keadaan lemah
Secara nurani dalam diri orang tua tumbuh kasih sayang dengan sendirinya.
Secara logika:
Masyarakat muslim itu memahami anak Itu titipan dari Allah.
Tentu Allah akan senang jika kita amanah, memelihara titipan itu dengan baik
Dari aspek regulasi :
Ada UU perlindungan anak dan perempuan, nomor 23 tahun 2002 yang telah di rubah dengan UU 36 tahun 2014 dan UU nomor 17 tahun 2016 yang menjamin anak anak untuk hidup dan berkembang dengan baik.
Ada UU penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Kewajiban anak terhadap orang tua: Berbakti (Birrun walidain) sebagai wujud terima kasih terutama kepada ibu yang mengandung 9 bulan dan menyusui selama 2 tahun.
Al Israa 23 dan 24;
Jangan menolak perintah, bahkan sekedar bilang akh saja di larang.
An Nisaa 36
Perintah menyembah hanya kepada Allah dan berbakti kepada orang tua
Anak juga terikat dengan regulasi penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.
Jadi keduanya terikat untuk saling peduli. Tidak ada kebebasan yang tidak terbatas.
Keduanya berada dalam bingkai simbiosis mutualisme.
Baca juga: Pola Makan Tak Sehat Bisa Picu Kolesterol Tinggi pada Anak
Kisah Anggrek Paling Langka di Dunia yang Hidup di Bawah Tanah dan Terancam Punah
Ashabul Kahfi : Kisah 7 Pemuda Yang Ditidurkan Selama 300 Tahun















