Home / Artikel

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:35 WIB

Puasa Era Digital

koransakti - Penulis

Oleh : Prof. Dr. Rizal Djalil Makmur Eks Ketua BPK RI, Politisi Senior. Analis Kebijakan Keuangan, Pangan dan Health Economic

Koransakti.co.id, Jakarta- Hakikat puasa dari dahulu hingga era digital saat ini tetap sama, yaitu untuk mendapatkan ridho dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dunia memang berubah karena kemajuan teknologi. Kini orang menyebutnya era digital dan AI.

Apa pengaruh teknologi digital terhadap puasa?

Tidak kurang dari 180 juta orang Indonesia aktif menggunakan media sosial, sekitar 190 juta memakai smartphone, dan jumlah perangkat HP aktif mencapai 354 juta unit. Kebiasaan memiliki lebih dari satu HP sudah lazim dan dimanfaatkan secara optimal oleh perusahaan smartphone kelas dunia.

Apakah saat bulan puasa kita harus “puasa digital”?

Baca juga :   MISTERI SUPERSEMAR 

Tidak juga dan tidak perlu. Kehidupan manusia kini tak terpisahkan dari dunia digital, baik untuk pekerjaan, bisnis, komunikasi, bahkan memesan makanan.

Namun, penggunaan teknologi digital selalu memiliki dua sisi: baik dan buruk, terlebih di bulan puasa. Karena itu, manusia sebagai makhluk paling mulia sebagaimana di tegaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat 70 yang artinya “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan”.

Keunggulan manusia terletak pada kemampuannya menentukan pilihan: yang baik atau yang buruk. Inilah perbedaan hakiki manusia dengan makhluk lainnya. Termasuk dalam memilih konten yang layak di ikuti selama bulan puasa agar tidak menodai ibadah.

Baca juga :   Raih Keberkahan Maksimal: 6 Amalan Ringan Berpahala Besar di Bulan Ramadan

Berpuasa di era digital justru menghadirkan banyak kemudahan. Jam digital membantu mengetahui waktu sahur, zuhur, salat, dan berbuka secara tepat. Di perjalanan dan di mana pun berada, kita dapat mengaji melalui aplikasi Al-Qur’an digital serta mengikuti pengajian secara online. Media sosial juga memudahkan kita menjalin silaturahmi dan berbagi kabar.

Dengan demikian, teknologi digital di bulan suci Ramadan dapat menghadirkan banyak kemaslahatan. Namun, etika dan adab dalam penggunaannya tetap harus di jaga agar puasa kita tetap bernilai ibadah yang utuh.

Semoga.

 

 

Berita ini 53 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

LUHUT BILANG UANG PEMERINTAH BANYAK, BANYAK DARI HONGKONG ?
Garena Free Fire FF

Artikel

Trik Rahasia 2026: Cara Bikin Nama FF Spasi Kosong (Invisible Name), Auto Tampil Beda dan Misterius!

Artikel

Menonton Film Horor Ternyata Bisa Membakar Kalori
Bahaya! Jangan Makan Mi Instan Bareng 5 Makanan Ini Kalau Sayang Usus. Nomor 1 Paling Sering Dilakukan!

Artikel

Bahaya! Jangan Makan Mi Instan Bareng 5 Makanan Ini Kalau Sayang Usus. Nomor 1 Paling Sering Dilakukan!
Kenapa Buah Mentah Bisa Matang Kilat Kalau Disimpan di Dalam Beras? Kenalan dengan Gas Etilen (C2H4)!

Artikel

Kenapa Buah Mentah Bisa Matang Kilat Kalau Disimpan di Dalam Beras? Kenalan dengan Gas Etilen (C2H4)!

Artikel

TERKECOH CHRISTIAN SNOUCK HURGRONJE

Artikel

Rahasia Sukses Budidaya Stroberi di Dataran Tinggi: Peluang Emas Agribisnis 2026

Artikel

RIDWAN KAMIL PASRAH DAN TAWAQALLAH MEMAHAMI AL IMRON 159.