Home / Opini

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Kelas Menengah Turun : Biaya Hidup Makin Berat

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id- Benar sekali apa yang di sampaikan Presiden Prabowo Subianto di DPR hari ini tanggal 20 Mei 2026: Kelas Menengah turun. Jumlah Kelas Menengah Indonesia saat ini 46,7 juta : turun menjadi sekitar 16% populasi.

Apa yang di maksud dengan kelas menengah ?

Kelas Menengah : kelompok masyarakat dengan tingkat pengeluaran atau pendapatan yang berada di antara Kelas Bawah dan Kelas Atas. Pada umumnya berpendidikan relatif tinggi. Kelompok ini berpenghasilan 3,5 hingga 17 kali lipat garis kemiskinan. Dengan pengeluaran sekitar Rp 2,1 juta hingga Rp 10 juta per kapita per bulan.

Baca juga :   CEO Asing pada Era Global: Yang penting Hasilnya

Menurunnya jumlah kelas menengah di sebabkan : PHK, minimnya lapangan pekerjaan, sementara biaya hidup semakin tinggi. Di tambah efek domino kenaikan BBM, beban kelas menengah semakin berat dan tabungan pun (kalau ada) semakin tergerus.

Upaya untuk membantu Kelas Menengah antara lain : subsidi BBM dan listrik, insentif PPN, Program Kartu Pekerja. Dan mempermudah akses KUR (Kredit Usaha Rakyat) melalui perbankan.

Baca juga :   Benny Hutapea Bicara Sejarah Budidaya Sarang Burung Walet di Indonesia

Kita perlu mengingatkan bahwa Kelas Menengah berperan besar dalam transformasi sosial. Termasuk dalam perubahan sosial politik. Pemerintah perlu memberi perhatian lebih besar untuk meringankan beban biaya hidup Kelas Menengah. InsyaAllah.

Penulis:

Baca juga: Kesehatan Perkotaan Tumbuh Hampir 8 % : Tidak berhubungan dengan Kesehatan Rakyat Kecil

Rahasia Hidup Hemat Tanpa Menderita, Uang Belanja Jadi Lebih Awet

 

 

Berita ini 25 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Heboh virus hanta di kapal pesiar: Kebersihan Lingkungan dan Deteksi Dini Menjadi Penting

Opini

Heboh virus hanta di kapal pesiar: Kebersihan Lingkungan dan Deteksi Dini Menjadi Penting

Jakarta

NIKAH POLITIK, TUDUHAN YANG MENODAI SAKRALITAS PERINTAH TUHAN

Opini

11 Tahun KerinciTime Berita Tak Akan Berakhir

Opini

Mengenakan Biaya ke Setiap Kapal yang Melewati Selat Malaka: Berisiko Tinggi

Daerah

Pernahkah Anda Bayangkan Apa Yang Terjadi Jika Isis & Anteknya Berkuasa Di Indonesia
Upaya Mengatasi Mahalnya Plastik

Opini

Upaya Mengatasi Mahalnya Plastik
Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Tinggi : Tidak Berkorelasi dengan Indeks Pembangunan Manusia

Opini

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Tinggi : Tidak Berkorelasi dengan Indeks Pembangunan Manusia

Life

Harga Obat di Indonesia 6 Kali Lebih Mahal dari India: Kita Bisa Apa?