Koransakti.co.id- Benar sekali apa yang di sampaikan Presiden Prabowo Subianto di DPR hari ini tanggal 20 Mei 2026: Kelas Menengah turun. Jumlah Kelas Menengah Indonesia saat ini 46,7 juta : turun menjadi sekitar 16% populasi.
Apa yang di maksud dengan kelas menengah ?
Kelas Menengah : kelompok masyarakat dengan tingkat pengeluaran atau pendapatan yang berada di antara Kelas Bawah dan Kelas Atas. Pada umumnya berpendidikan relatif tinggi. Kelompok ini berpenghasilan 3,5 hingga 17 kali lipat garis kemiskinan. Dengan pengeluaran sekitar Rp 2,1 juta hingga Rp 10 juta per kapita per bulan.
Menurunnya jumlah kelas menengah di sebabkan : PHK, minimnya lapangan pekerjaan, sementara biaya hidup semakin tinggi. Di tambah efek domino kenaikan BBM, beban kelas menengah semakin berat dan tabungan pun (kalau ada) semakin tergerus.
Upaya untuk membantu Kelas Menengah antara lain : subsidi BBM dan listrik, insentif PPN, Program Kartu Pekerja. Dan mempermudah akses KUR (Kredit Usaha Rakyat) melalui perbankan.
Kita perlu mengingatkan bahwa Kelas Menengah berperan besar dalam transformasi sosial. Termasuk dalam perubahan sosial politik. Pemerintah perlu memberi perhatian lebih besar untuk meringankan beban biaya hidup Kelas Menengah. InsyaAllah.
Penulis:
Baca juga: Kesehatan Perkotaan Tumbuh Hampir 8 % : Tidak berhubungan dengan Kesehatan Rakyat Kecil
Rahasia Hidup Hemat Tanpa Menderita, Uang Belanja Jadi Lebih Awet














