Home / Opini

Senin, 11 Mei 2026 - 05:31 WIB

Kesehatan Perkotaan Tumbuh Hampir 8 % : Tidak berhubungan dengan Kesehatan Rakyat Kecil

koransakti - Penulis

koransakti.co.id- Pelayanan kesehatan di perkotaan tumbuh dengan pesat. Sampai kuartal I Tahun 2026 tumbuh hampir 8 persen. RS swasta besar menyerap 65 % pangsa pasar.

Bidang apa saja yang tumbuh pesat?

Pertama, pelayanan kesehatan digital: konsultasi virtual, pembelian obat online, dan manajemen kesehatan jarak jauh.

Dan pelayanan terintegrasi.

Kedua, pelayanan spesialis premium dan penyakit kronik.

Ketiga, pemeriksaan pencegahan : cek kesehatan.

Keempat, penggunaan teknologi canggih AI dalam diagnosa medis dan robotik untuk bedah presisi.

Kelima, dental care.

Klinik estetika dan kecantikan tumbuh 20 %, hampir 5000 klinik sampai April 2026, dengan putaran uang sekitar Rp 8 triliun. Hal ini terutama di sebabkan tuntutan gaya hidup perkotaan.

Baca juga :   PT KMH Dukung RSUD Kerinci Lewat Bantuan Obat dan Bahan Medis

Meningkatnya dengan pesat pertumbuhan pelayanan kesehatan di perkotaan di sebabkan demand yang meningkat : telah muncul kesadaran kolektif terhadap pentingnya kesehatan.

Ada dua catatan terhadap perkembangan ini :

Pertama, pertumbuhan positif di bidang kesehatan akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesehatan masyarakat. Pengawasan yang ” berkualitas ” dan tidak birokratis tetap di perlukan sehingga masyarakat tetap terlindungi.

Baca juga :   Inovasi Muhammadiyah untuk Negeri: Akan produksi 15 juta cairan infus.

Kedua, pertumbuhan pelayanan kesehatan yang tinggi di perkotaan tidak berhubungan secara signifikan dengan pelayanan rakyat kecil, karena investasi yang padat modal dan mahal. Menjadi tugas negara untuk tetap menjamin pelayanan kesehatan rakyat kecil perkotaan.

InsyaAllah.

Penulis :

Baca juga: Tips Kesehatan Perempuan Yang Wajib Dilakukan Agar Tetap Bugar, Cantik dan Percaya Diri

Kornas ARPG Syafrudin Budiman: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Paling Baik Di ASEAN, Ini Tren Positif 

 

 

 

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Upaya Mengatasi Mahalnya Plastik

Opini

Upaya Mengatasi Mahalnya Plastik

Life

Harga Obat di Indonesia 6 Kali Lebih Mahal dari India: Kita Bisa Apa?

Keuangan

“Lapangan Banteng” Top Ekonomi Tumbuh 5,61% : Gubernur BI Keteteran Rupiah Nyungsep Rp 17.400.

Keuangan

Balada Bank Jambi : Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

Jakarta

Sengketa Tanah Desa Wadas dan Negara (Pemerintah) Dari Sudut Pandang Demokrasi Ekonomi Implementasi Demokrasi Pancasila
Pelajaran dari China: Dua Menteri Dihukum Mati

Opini

Pelajaran dari China: Dua Menteri Dihukum Mati

Opini

*Pemanfaatan Teknologi Nuklir dalam Upcycling Mikroplastik*

Opini

Bung Karno Nonblok, Prabowo Go To The Block