Koransakti.co.id- Pada saat menjadi santri, populer sekali kutipan hadis yang memotivasi kita supaya menuntut ilmu sebaik-baiknya dan kalau perlu “sampai ke negeri China”.
Realita hari ini menyatakan benar: sebaiknya kita banyak belajar dari China. Negeri dengan kekuatan ekonomi terbesar pada tahun 2026: US$ 20 triliun (Jepang hanya US$ 4,4 triliun dan Jerman US$ 5 triliun).
Pada saat ini China menjadi pusat manufaktur dan ekspor global. Ini bukan soal angka saja, tapi fakta yang kasat mata. Bila kita berjalan di Fifth Avenue, New York atau Champs-Élysées, Paris dan mampir di toko-toko, kita dengan mudah menjumpai barang produksi China.
Dua universitas terkemuka, Peking University dan Tsinghua University, berkontribusi besar menjadikan China sebagai raksasa paten dunia.
China bukan hanya menunjukkan kejayaan di bidang ekonomi dan militer, tapi China juga memberi pelajaran bagaimana hukum di tegakkan tanpa pilih bulu.
Dua mantan Menteri Pertahanan China, Li Shangfu dan Wei Fenghe, pada tanggal 7 Mei 2026 oleh Pengadilan Militer China di jatuhkan hukuman mati.
Ini kejadian luar biasa, karena tanpa banyak drama, tanpa ada penundaan perkara, tanpa politisasi dan kriminalisasi, hukum di tegakkan dengan sangat tegas dan segera.
Ini salah satu faktor yang membuat China menjelma menjadi negara adidaya.
Chong a….
Penulis :
Baca juga: China Mulai Bangun Bendungan Raksasa di Tibet Dekat Perbatasan India
Wajib Tonton! 4 Alasan Drama China ‘Love’s Ambition’ Viral dan Jadi Perbincangan
Indonesia Beli Produk Perancis Lebih Rp 116 triliun: “Tu peux nous aider” Nya Apa?















