Kemendagri mengingatkan Pemda memperkuat kesiapsiagaan Nataru 2025, menjaga stabilitas transportasi, pangan, dan bencana hidrometeorologi jelang Natal dan Tahun Baru.
koransakti.co.id, Jakarta- Kamis, 11 Desember 2025
Dalam rapat daring mengenai kesiapan menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, saya menegaskan bahwa pemerintah daerah harus memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan. “Saya mengingatkan Pemda untuk memperkuat koordinasi dengan Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan, terutama menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama Nataru,” saya menekankan.
Saya juga mengingatkan penyedia jasa transportasi untuk tidak menaikkan harga tiket melebihi aturan. “Tingginya permintaan saat Nataru tidak boleh dijadikan alasan menaikkan tarif. Pemerintah telah menyiapkan mekanisme diskon melalui koordinasi lintas sektor,” tegas saya.
Pada sektor pangan, saya meminta Pemda menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok. “Kebutuhan masyarakat meningkat, sehingga Pemda harus aktif berkoordinasi dengan Bulog, Bapanas, dan pelaku usaha daerah agar stok pangan tetap aman,” saya menambahkan.
Saya juga menyoroti kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. “Prediksi curah hujan tinggi dan potensi banjir rob harus diantisipasi sejak awal. Pastikan sumber daya, personel, dan sistem peringatan dini berjalan optimal,” saya mengingatkan.
Karena itu, saya meminta kepala daerah tetap berada di wilayah masing-masing. “Saya minta kepala daerah menunda perjalanan luar negeri pada 15 Desember 2025 hingga 15 Januari 2026, kecuali tugas Presiden atau kebutuhan medis mendesak. Kehadiran pemimpin sangat krusial di tengah potensi bencana dan meningkatnya aktivitas masyarakat,” saya menegaskan.
Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta.















