Home / Nasional

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Kementan Perkuat Kemitraan Industri dan Peternak, Percepat Target Swasembada Susu Nasional

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Jakarta- Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengakselerasi upaya mewujudkan swasembada susu nasional dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, peternak, koperasi, industri pengolah susu, hingga lembaga pembiayaan.

Langkah ini di lakukan untuk meningkatkan produksi susu segar dalam negeri sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus bertambah, termasuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemerintah menilai peningkatan produksi susu tidak cukup hanya dengan menambah jumlah sapi perah. Karena itu, Kementan membangun ekosistem persusuan yang terintegrasi agar seluruh pelaku usaha saling terhubung dan mampu memperkuat rantai pasok dari hulu hingga hilir.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menegaskan bahwa keberhasilan swasembada susu membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan koperasi, industri pengolah susu, perusahaan peternakan, lembaga keuangan, maupun peternak rakyat.

“Kami ingin membangun ekosistem persusuan nasional yang kuat sehingga peningkatan populasi sapi perah dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” ujar Agung saat rapat koordinasi bersama asosiasi, koperasi, industri pengolah susu, perusahaan peternakan, dan pelaku usaha persusuan di Kantor Kementerian Pertanian, Senin (3/8/2026).

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah tengah menyiapkan berbagai kebijakan yang memudahkan peternak mengembangkan usahanya.

Baca juga :   Pemuda Panca Marga sebagai Garda Bangsa

Salah satunya melalui usulan fasilitas pembiayaan dengan bunga nol persen, masa tenggang pembayaran selama dua tahun, jangka waktu pinjaman hingga tujuh tahun, serta plafon kredit yang di sesuaikan dengan kebutuhan usaha.

Selain memperluas akses pembiayaan, Kementan juga membuka peluang pengadaan indukan sapi perah produktif dari sejumlah negara, seperti Brasil, Chili, Meksiko, dan Selandia Baru. Diversifikasi negara pemasok ini bertujuan mempercepat penambahan populasi sapi perah nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu sumber impor.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Peternakan, Prof. Ali Agus, menilai saat ini merupakan momentum yang tepat untuk mempercepat pembangunan industri persusuan nasional. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap sektor persusuan harus di ikuti dengan kesiapan penyediaan sapi, pembiayaan, pakan, asuransi ternak, hingga kepastian pasar.

Ia menegaskan bahwa jika seluruh mata rantai tersebut terhubung dengan baik, target swasembada susu nasional bukan lagi sekadar wacana, melainkan dapat di wujudkan secara nyata.

Baca juga :   Jadwal Lebaran 2026: Versi Muhammadiyah dan Prediksi Pemerintah

Di sisi lain, pemerintah juga mendorong industri pengolah susu memperluas pola kemitraan dengan peternak rakyat. Melalui kerja sama tersebut, industri tidak hanya membeli hasil produksi, tetapi juga memberikan pendampingan teknis, meningkatkan produktivitas, membantu pengembangan populasi sapi perah, serta menjamin penyerapan susu segar dalam negeri.

Untuk mempercepat implementasi program, Kementan meminta asosiasi dan perusahaan segera menyampaikan proyeksi kebutuhan indukan sapi perah tahun 2027 beserta rencana pengembangannya. Data tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menyiapkan protokol kesehatan hewan, kerja sama internasional, hingga pengaturan logistik agar proses pengadaan ternak berjalan tepat waktu.

Melalui sinergi antara pemerintah, koperasi, industri, lembaga pembiayaan, dan peternak, Kementerian Pertanian optimistis produksi susu segar dalam negeri akan terus meningkat. Dengan demikian, ketergantungan terhadap impor dapat di kurangi secara bertahap sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045. (Gina)

Baca juga: Kementan Perkuat Ketersediaan Daging Nasional, Dorong Pelaku Usaha Percepat Pemasukan Ternak Bakalan

Berita ini 7 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandung

2 Anggota Satgas Citarum Harum Ditarik Kembali ke Markas Yonif 312

Advetorial

Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2023

Jakarta

Diterima Dewan Pers, PJS Konsultasi Pendaftaran Konstituen

Jakarta

Wakapolri Ajak Siswa Taruna Nusantara Sambut Indonesia Emas 2045.

Jakarta

1.000 Calon Kadet Mahasiswa Unhan RI Ikuti Seleksi lanjutan

Artikel

Daftar Lengkap Plat Nomor Kendaraan di Seluruh Indonesia (Terbaru 2025)

Hukum

Mengaku “Satgas Perampasan Aset”, Sindikat Ini Bobol Bank BNI Rp204 Miliar
ksplorasi Seru! 10 Destinasi Wisata Bandung Paling Hits: Dari Nuansa Klasik hingga City Light Memukau

Bandung

Eksplorasi Seru! 10 Destinasi Wisata Bandung Paling Hits: Dari Nuansa Klasik hingga City Light Memukau