Home / Artikel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:57 WIB

Ketenangan, Kemenangan yang Tidak Bersuara

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id- Di balik setiap luka, manusia sesungguhnya sedang di ajari satu pelajaran berharga: tidak semua persoalan harus di menangkan dengan kata-kata, dan tidak setiap rasa perlu di balas dengan reaksi.

Ada kebijaksanaan yang tumbuh ketika seseorang memilih melangkah ke sisi, memberi jarak dari hiruk-pikuk ego. Pilihan itu bukan tanda kekalahan, melainkan kesadaran bahwa ketenangan batin jauh lebih bernilai daripada sekadar membenarkan diri.

Hidup kerap mempertemukan kita pada dua jalan: bereaksi atau bersadar. Reaksi muncul dari dorongan sesaat, sedangkan kesadaran lahir dari pemahaman panjang tentang makna hidup.

Baca juga :   Program Sedekah Rumah Mendukung Asta Cita Pemerintah Indonesia 

Dalam diam, seseorang sedang merawat kejernihan pikirannya. Dalam menahan diri, ia menjaga hatinya agar tidak ternodai oleh amarah yang sementara. Diam bukan kehampaan, melainkan ruang untuk menimbang, memahami, dan memulihkan diri.

Kesabaran pun bukanlah sikap lemah atau pasrah, melainkan kekuatan yang lembut namun kokoh. Ia menuntut keyakinan bahwa setiap peristiwa memiliki takaran dan waktunya sendiri. Bahwa keadilan tidak selalu hadir lewat perdebatan, dan kebenaran tidak selalu harus di bela dengan suara keras.

Baca juga :   Fenomena Langka 2026! Besok Imlek, Lusa Puasa? Siap-Siap "War Takjil" Sambil Nonton Barongsai di Minggu Penuh Toleransi Ini!

Ada perkara-perkara yang lebih bijak di serahkan kepada Yang Maha Mengetahui, karena manusia kerap di batasi oleh emosi dan prasangka.

Pada akhirnya, kedewasaan spiritual tercermin dari kemampuan seseorang untuk tetap utuh di tengah rasa tidak adil. Ia tidak membiarkan luka membentuk jati dirinya, dan tidak memberi ruang bagi kebencian untuk menentukan arah hidupnya. Ia melangkah dengan hati yang ringan, sebab ia percaya bahwa ketenangan adalah bentuk kemenangan paling sunyi, namun paling bermakna. (Emi)

Berita ini 65 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

Sahal Cuma Ingin Jadi Santri Malah Punya Pondok Pesantren 

Artikel

TENTANG BUKU JELAJAH MADRASAH

Artikel

Masalah Guru Honorer: InsyaAllah Selesai setelah Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad Turun Tangan

Artikel

Fragmentasi Geoekonomi dan Krisis Energi Global: Kontribusi Keuangan Syariah
Pojok Sains: Membedah "Pembangkit Listrik" di Kepala Kita, Bagaimana Otak Menghasilkan Energi Setara Lampu LED?

Artikel

Pojok Sains: Membedah “Pembangkit Listrik” di Kepala Kita, Bagaimana Otak Menghasilkan Energi Setara Lampu LED?

Artikel

BERMULA DARI RUANG KECIL DI KAUMAN, MUHAMMADIYAH JADI THE BIG ISLAMIC ORGANIZATION 

Artikel

Kenduri Adat Kerinci: Bisa menjadi Stimulus Ekonomi Negeri

Artikel

LUHUT BILANG UANG PEMERINTAH BANYAK, BANYAK DARI HONGKONG ?