koransakti.co.id – Di saat banyak produsen mobil berlomba-lomba membuat truk pikap listrik berukuran masif, sebuah startup asal California justru mengambil arah sebaliknya. Perusahaan bernama TELO Trucks ini bertaruh bahwa kunci untuk menaklukkan pasar adalah dengan berpikir kecil.
Kini, visi mereka semakin mendekati kenyataan. TELO Trucks baru saja mengumumkan telah berhasil mendapatkan pendanaan Seri A sebesar €17 juta (sekitar US$20 juta). Suntikan dana segar ini akan digunakan untuk membawa prototipe truk listrik mini mereka, TELO MT1, ke tahap produksi massal.
Ukuran MINI Cooper, Kemampuan Setara Toyota Tacoma
TELO MT1 adalah sebuah anomali di dunia otomotif. Truk pikap listrik ini memiliki jejak kaki (footprint) yang setara dengan sebuah mobil MINI Cooper, dengan panjang hanya 3,86 meter. Desainnya secara spesifik ditujukan untuk lingkungan perkotaan yang padat, di mana lahan parkir terbatas dan manuver lincah sangat dibutuhkan.
Meskipun ukurannya kecil, kemampuannya sangat mengejutkan.
- Kapasitas: Mampu menampung lima penumpang dewasa.
- Bak Belakang: Memiliki bak sepanjang 1,52 meter, sebanding dengan Toyota Tacoma. Dengan fitur mid-gate pass-through, panjang bak bisa diperluas hingga 2,44 meter.
- Daya Angkut: Kapasitas dereknya mencapai hampir 3.000 kg.
- Jarak Tempuh: Ditenagai baterai 106 kWh, TELO MT1 diproyeksikan mampu menempuh jarak hingga 563 km dalam sekali pengisian daya.
Dengan perkiraan harga mulai dari €35.000 (sekitar Rp 580 jutaan), TELO MT1 ingin memposisikan diri sebagai alat kerja yang praktis, bukan sekadar aksesori gaya hidup.
Didukung oleh Pendiri Tesla
Kepercayaan investor terhadap visi TELO sangatlah besar. Pendanaan ini dipimpin langsung oleh salah satu pendiri Tesla, Marc Tarpenning, dan desainer ternama, Yves Behar. Sejumlah nama besar lain seperti CEO Salesforce Marc Benioff juga turut berpartisipasi.
Yang membuat investor terkesan adalah strategi bisnis TELO yang ramping. Alih-alih membangun pabrik raksasa, mereka berencana menggunakan manufaktur kontrak untuk memproduksi 5.000 unit pertama per tahun. Pengiriman perdana ditargetkan pada akhir tahun 2026.
Pendekatan ini tampaknya berhasil menarik minat pasar. TELO mengklaim telah menerima lebih dari 12.000 pre-order, yang menunjukkan adanya ceruk pasar yang belum tergarap untuk kendaraan listrik yang lebih kecil dan praktis.















