koransakti.co.id- Kabar mengenai besaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terus menyedot perhatian masyarakat. Terutama bagi Anda yang tengah bersiap mendaftar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sebenarnya, pemerintah sendiri telah mengetok aturan penyesuaian gaji pokok PPPK lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 11 Tahun 2024. Melalui regulasi ini, pemerintah mengatur nominal gaji PPPK secara spesifik berdasarkan golongan dan masa kerja. Oleh karena itu langkah tersebut menjadi upaya nyata pemerintah dalam mendongkrak kesejahteraan PPPK. Di samping itu, kebijakan ini juga bertujuan untuk memacu kinerja pelayanan publik agar semakin optimal.
Skema Gaji PPPK: Golongan dan Masa Kerja Jadi Penentu
Perlu diketahui bahwa, pemerintah tidak hanya melihat tingkat pendidikan dalam menentukan besaran gaji pokok PPPK, sebaliknya mereka juga mempertimbangkan masa kerja dan golongan.
Sebagai contoh bagi lulusan Diploma III (D3), instansi pemerintah umumnya menempatkan mereka pada Golongan VII. Sementara itu, lulusan Strata 1 (S1) akan langsung mengisi Golongan IX.
Secara umum, berikut gambaran kasar gaji pokok bulanan untuk kedua lulusan tersebut:
Golongan VII (Lulusan D3): Rp2.858.800 s.d. Rp4.551.800 per bulan.
Golongan IX (Lulusan S1): Rp3.203.600 s.d. Rp5.261.500 per bulan.
Namun demikian, perlu di catat bahwa Angka di atas murni merupakan gaji pokok. Dengan kata lain jumlah tersebut belum menghitung berbagai tunjangan melekat yang berhak di terima pegawai sesuai jabatan, instansi, dan aturan yang berlaku.
Tabel Rincian Gaji PPPK Lulusan D3 (Golongan VII)
Selanjutnya bagi lulusan D3 yang menduduki Golongan VII, masa kerja akan sangat memengaruhi nominal slip gaji bulanan mereka, sebab semakin lama masa pengabdian, maka pemerintah akan memberikan gaji pokok yang semakin besar.
Berikut adalah perincian lengkap gaji pokok Golongan VII berdasarkan masa kerja:
| Masa Kerja (Tahun) | Besaran Gaji Pokok |
| 3 – 4 Tahun | Rp2.858.800 |
| 5 – 6 Tahun | Rp2.948.800 |
| 7 – 8 Tahun | Rp3.041.700 |
| 9 – 10 Tahun | Rp3.137.500 |
| 11 – 12 Tahun | Rp3.236.300 |
| 13 – 14 Tahun | Rp3.338.200 |
| 15 – 16 Tahun | Rp3.443.400 |
| 17 – 18 Tahun | Rp3.551.800 |
| 19 – 20 Tahun | Rp3.663.700 |
| 21 – 22 Tahun | Rp3.779.100 |
| 23 – 24 Tahun | Rp3.898.100 |
| 25 – 26 Tahun | Rp4.020.800 |
| 27 – 28 Tahun | Rp4.147.500 |
| 29 – 30 Tahun | Rp4.278.100 |
| 31 – 32 Tahun | Rp4.412.800 |
| 33 Tahun | Rp4.551.800 |
Tabel Rincian Gaji PPPK Lulusan S1 (Golongan IX)
Sementara itu, lulusan S1 yang masuk ke Golongan IX menikmati rentang gaji pokok yang jauh lebih tinggi. Bahkan, regulasi terbaru memungkinkan pegawai lulusan S1 mengantongi gaji pokok di atas Rp5 juta jika masa kerjanya sudah matang.
Berikut adalah perincian gaji pokok Golongan IX berdasarkan masa kerja:
| Masa Kerja (Tahun) | Besaran Gaji Pokok |
| 0 – 1 Tahun | Rp3.203.600 |
| 2 – 3 Tahun | Rp3.304.400 |
| 4 – 5 Tahun | Rp3.408.500 |
| 6 – 7 Tahun | Rp3.515.900 |
| 8 – 9 Tahun | Rp3.626.600 |
| 10 – 11 Tahun | Rp3.740.800 |
| 12 – 13 Tahun | Rp3.858.600 |
| 14 – 15 Tahun | Rp3.980.200 |
| … hingga 32 Tahun | Rp5.261.500 |
Selain membawa pulang gaji pokok tersebut, peraturan perundang-undangan juga menjamin hak PPPK untuk memperoleh berbagai jenis tunjangan resmi. Meskipun demikian besaran serta jenis tunjangan ini tentu bervariasi di setiap instansi. Hal ini dikarenakan adanya faktor penentu yang meliputi jenis jabatan, lokasi penempatan kerja, hingga kebijakan anggaran masing-masing kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah.
Oleh karena itu, dapat di simpulkan bahwa total take home pay atau penghasilan bersih yang di terima PPPK setiap bulan di pastikan akan lebih besar berkat tambahan komponen pendapatan tersebut. (Asep)















