Home / Nasional / Pendidikan

Selasa, 15 Juli 2025 - 00:55 WIB

Menko Polkam: Sekolah Rakyat Perkuat Ketahanan Ideologi Bangsa ke Depan

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Budi Gunawan menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan ideologi bangsa Indonesia di masa mendatang. Pernyataan ini disampaikan dalam siaran pers, NO. 188/SP/HM.01.02/POLKAM/7/2025, Senin (14/7/2025).

Presiden Prabowo Subianto menggulirkan Sekolah Rakyat untuk mengakselerasi kualitas SDM Indonesia sekaligus mengentaskan dan memutus mata rantai kemiskinan. Program ini sangat strategis untuk memperkuat ketahanan nasional Indonesia di tengah ketidakpastian global.

“Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan biasa, tetapi merupakan benteng pertahanan ideologi Pancasila yang harus kita jaga bersama,” ujar Menko Polkam.

Baca juga :   Penghargaan Pengabdian Guru Nasional Di Serahkan Pada Acara HUT PGRI

“Melalui pendidikan karakter yang terintegrasi dengan nilai-nilai kebangsaan, kita membangun generasi yang tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa.” jelasnya.

Menko Polkam menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat akan menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Program ini dirancang untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, termasuk ancaman radikalisme, ekstremisme, dan perpecahan sosial.

“Di era digital ini, anak-anak kita terpapar berbagai informasi dari berbagai sumber. Sekolah Rakyat hadir untuk memfilter dan memberikan pemahaman yang benar tentang jati diri bangsa Indonesia,” tambahnya.

Baca juga :   Nilai Perdagangan Indonesia-Rusia 2025: US$ 5 Miliar

Dalam implementasinya, Sekolah Rakyat akan mengintegrasikan kurikulum bela negara dengan mata pelajaran regular.

Siswa akan dibekali dengan pemahaman mendalam tentang sejarah perjuangan bangsa, nilai-nilai Pancasila, dan semangat nasionalisme yang adaptif dengan perkembangan zaman.

Kemenko Polkam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program ini. Targetnya, setiap daerah di Indonesia memiliki minimal satu Sekolah Rakyat yang menjadi percontohan penguatan ketahanan ideologi di tingkat grassroot.

“Ketahanan ideologi bangsa tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan top-down, tetapi harus dimulai dari akar rumput. Dukungan atas Sekolah Rakyat adalah jawaban konkret untuk kebutuhan tersebut,” pungkas Menko Polkam. ***

Berita ini 64 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Jakarta

Rocky Gerung Jadi Anggota Wantimpres, Tegaskan Tetap Kritis Mengawal Kebijakan Pemerintah

Dinamika

Kajian Subuh Rutin di Mushola Al-Ikhlas Gria Jakarta RT 07/05 Pamulang

Jakarta

Rekrutmen Taruna Akpol T.A 2025

Jakarta

Unhan RI Laksanakan Pembekalan Bela Negara Bagi Siswa SMKN 1 Cipanas

Bandung

Gedung Groundbreaking Kecamatan Baleendah Resmi Dibangun 

Jakarta

ARPG: Wakil Menteri Rangkap Jabatan Komisaris BUMN, Mundur!
Prediksi Lebaran 2026: Mengintip Perbedaan Jadwal Idul Fitri Muhammadiyah dan Pemerintah

Agama

Prediksi Lebaran 2026: Mengintip Perbedaan Jadwal Idul Fitri Muhammadiyah dan Pemerintah

Edukasi

Fatwa MUI No.6/2025: Buang Sampah ke Sungai, Danau, dan Laut Kini Ditegaskan Haram