Home / Artikel

Rabu, 13 Agustus 2025 - 03:25 WIB

ORANG EROPA DARI MENCARI REMPAH REMPAH SAMPAI MENJAJAH

koransakti - Penulis

Oleh :DEDI ASIKIN

Koran Sakti.co.id- Banyak hal dari kepulauan Nusantara ini yang membuat orang orang Eropa kepincut. Pertama letak yang strategis diantara dua samudra raya, Lautan Hindia dan samudera Pasifik.

Nusantara juga berada dalam jalur perdagangan antara Asia dan Eropa lewat selat Malaka.

Dan yang berikutnya, kepulauan ini, utamanya di Maluku, menjadi penghasil terbesar rempah rempah yang sangat dibutuhkan masyarakat Eropah.

Selain itu, pulau pulau seberang itu juga menarik untuk dikuasai dan rupanya adaptif bagi penyebaran agama Kristen.

Jadi tiga sasaran yang bisa diraih, ekonomi, koloni dan ekspansi agama

Ibarat sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui.

Paslah itu soal.

Tercatat ada lima negara Eropa dan satu dari Asia yang sempat menjajah Indonesia.

– Portugis ( 1509-1595),

– Spanyol (1521-1692),

– Belanda (1602-1942),

– Prancis (1806-1811),

Baca juga :   Real Madrid Resmi Tinggalkan Proyek Superliga Eropa

– Inggris (1811-1816),

– Jepang (1942-1945)

Keuntungan para penjajah mulanya, ialah karena bangsa di Nusantara belum bersatu. Mereka masih terberai dan terpencar-pencar dalam kerajaan dan kesultanan yang bersifat lokal.

Perlawanan terhadap penjajah dilakukan oleh masing masing kerajaan dan kesultanan.

Misalnya perang Aceh, perang Padri di Sumatra Barat, Pemberontakan petani Banten. Atau yang lebih besar yang membuat tentara Belanda kewalahan adalah perang Diponegoro atau perang Jawa (1825-1830).

Awal abad ke 19 baru bangkit dalam format perjuangan nasional menuju kemerdekaan.

Tahun 1908 lahir Hari kebangkitan Nasional.

Tahun itu berdiri organisasi Budi Oetomo yang dimotori para mahasiswa Stovia yaitu Sekolah Dokter Boemi Poetra dengan tokohnya antara lain Dr. Soetomo.

Ada perjuangan lewat jalur politik dan diplomatik.

Muncul beberapa tokoh politik seperti Bung Karno, bung Hatta, Agus Salim atau dari angkatan muda seperti Sutan Syahrir Adam Malik, Wikana Sayuti Melik dll

Baca juga :   Pertemuan Bilateral Prabowo dengan Presiden Dewan Eropa : IEU-CEPA Menjadi Sejarah Baru Hubungan Strategis Indonesia-Eropa

Laskar tentara juga mulai bermunculan.

Berbagai motif perlawanan senjata dilakukan

Ada perang gerilya yaitu dengan cara menyerang tiba tiba, lalu mundur dan bersembunyi.

Ada taktik penyusupan dan sabotase.

Pada akhirnya semua kekuatan menyatu dan terbukti mampu mengusir penjajah lewat proklamasi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945

Sejak itu secara fisik hapuslah penjajah itu dari bumi Pertiwi. Secara politik negara dan bangsa ini telah merdeka dan berdaulat.

Yang tersisa adalah kewajiban mempertahankan dan mengisi kemerdekaan itu. Mensejahterakan seluruh rakyat. Makmur dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran.

Tapi apa kabar dengan rempah rempah yang dicari orang Eropah. Kok kita malah membangun pabrik kapal terbang dan industri modern lainnya

Kita telah lupa jati diri sebagai negara agro maritim.***

Berita ini 59 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

Mengenal Asam Urat (Gout): Si “Penyakit Sultan” yang Bikin Jempol Kaki Nyut-nyutan (Cek Pantangannya!)
H-2 Valentine! Ide Bisnis "Sistem Kebut Semalam" Modal 20 Ribu: Jualan Buket Snack yang Laris Manis. Gamers Juga Bisa Ikutan Cuan!

Artikel

H-2 Valentine! Ide Bisnis “Sistem Kebut Semalam” Modal 20 Ribu: Jualan Buket Snack yang Laris Manis. Gamers Juga Bisa Ikutan Cuan!

Artikel

Kisah Bedil Pusaka Depati Parbo, Simbol Perlawanan Rakyat Kerinci

Artikel

BUAH KHULDI TAK SEKELAS GEDONG GINCU ALA INDRAMAYU 

Artikel

Fragmentasi Geoekonomi dan Krisis Energi Global: Kontribusi Keuangan Syariah
Puasa Besok (Selasa) atau Lusa (Rabu)? Cek Jadwal Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan 2026 Nanti Sore & Link Download Jadwal Imsakiyah Resmi!

Artikel

Puasa Besok (Selasa) atau Lusa (Rabu)? Cek Jadwal Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan 2026 Nanti Sore & Link Download Jadwal Imsakiyah Resmi!

Artikel

ALAM PIKIRAN PLATO
Review CashWalk 2026: Aplikasi Pedometer yang "Menggaji" Setiap Langkah Kaki Anda! Sehat Dapat, Cuan Dapat

Artikel

Review CashWalk 2026: Aplikasi Pedometer yang “Menggaji” Setiap Langkah Kaki Anda! Sehat Dapat, Cuan Dapat