Koransakti.co.id– Ajang Piala Asia AFC 2027 menjadi salah satu target besar bagi negara-negara di kawasan Asia, termasuk Indonesia.
Proses menuju putaran final tidaklah singkat, karena harus melalui tahapan kualifikasi yang cukup ketat dan berlapis.
Konfederasi sepak bola Asia, AFC, telah menetapkan sistem kualifikasi yang terintegrasi dengan pertandingan internasional lainnya, sehingga setiap laga memiliki arti penting dalam menentukan tiket ke putaran final.
Tahapan Kualifikasi Berlapis
Kualifikasi Piala Asia 2027 dibagi ke dalam beberapa ronde yang saling berkaitan dengan Kualifikasi Piala Dunia zona Asia.
Putaran Pertama
Di ikuti oleh tim dengan peringkat FIFA terbawah di Asia. Mereka harus saling berhadapan dalam sistem gugur untuk melaju ke fase berikutnya.
Putaran Kedua
Tim yang lolos akan bergabung dengan negara berperingkat lebih tinggi.
Pada fase ini, pertandingan menggunakan sistem grup. Selain memperebutkan tiket ke putaran selanjutnya, hasilnya juga berpengaruh pada Kualifikasi Piala Dunia.
Putaran Ketiga
Tim terbaik akan kembali bersaing dalam grup. Di fase ini, sebagian besar tiket ke putaran final mulai di perebutkan.
Putaran Keempat
Tim yang belum lolos akan mendapat kesempatan terakhir melalui fase tambahan untuk memperebutkan sisa slot yang tersedia.
Jumlah Peserta Putaran Final
Sebanyak 24 tim akan tampil di putaran final Piala Asia 2027. Negara tuan rumah mendapatkan tiket otomatis, sementara sisanya di perebutkan melalui jalur kualifikasi.
Peluang Indonesia
Bagi Timnas Indonesia, peluang untuk tampil di Piala Asia tetap terbuka lebar. Konsistensi performa di setiap laga kualifikasi menjadi kunci utama.
Dengan semakin kompetitifnya persaingan di Asia, Indonesia di tuntut tampil lebih solid, baik dari segi strategi, fisik, maupun mental bertanding.
Pentingnya Dukungan dan Pembinaan
Keberhasilan lolos ke Piala Asia tidak hanya di tentukan oleh hasil pertandingan semata, tetapi juga di pengaruhi oleh pembinaan jangka panjang, kualitas liga domestik, serta dukungan penuh dari masyarakat.
Jika semua elemen tersebut berjalan seimbang, bukan tidak mungkin Indonesia mampu kembali tampil dan bersaing di level tertinggi Asia.**
Baca juga: Atletico Madrid Hancurkan Tottenham Hotspur 5-2, Ukir Rekor Sejarah Liga Champions















