Home / Bisnis

Jumat, 16 Mei 2025 - 00:25 WIB

PLTA Kerinci Milik Kalla Group Segera Beroperasi

koransakti - Penulis

Keberadaan PLTA KMH menjadi sumber energi penting di wilayah Sumatera, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan ketahanan energi nasional.

Koran Sakti.co.id, Kerinci- Proyek strategis nasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) oleh PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) di bawah naungan PT KALLA Group segera beroperasi.

Proyek pembangkit dengan kapasitas 480 MW tersebut direncanakan akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada bulan Agustus 2025.

Proyek ini memanfaatkan debit Sungai Batang Merangin dan Danau Kerinci, dengan luas daerah tangkapan air mencapai 1.353 km² dan bendungan PLTA seluas 393 km².

Baca juga :   Direktur CV Bara Naga Laporkan Ada Praktek Ijin Tambang Illegal di Kutai Kartanegara ke Bareskrim Polri 

Keberadaan PLTA KMH menjadi sumber energi penting di wilayah Sumatera, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan ketahanan energi nasional.

Seiring dengan akan diresmikan proyek tersebut, tokoh masyarakat Kerinci Fesdiamon, menyampaikan harapan besar agar masyarakat lokal dapat merasakan manfaat langsung dari keberadaan PLTA tersebut, khususnya dalam bentuk penyediaan listrik gratis.

“Soal listrik gratis, sudah lama saya suarakan. Harapan kita, sebelum serah terima, ada renegosiasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah dengan pihak PLTA, terutama untuk menegosiasikan listrik gratis untuk masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh,” tegas Fesdiamon, Senin (12/05/2025).

Fesdiamon juga menegaskan perlunya langkah cepat dari Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam melakukan renegosiasi dengan pihak PLTA.

Baca juga :   Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini. (Sumber: KONTAN/Cheppy A. Muchlis)

Menurutnya, hal ini penting demi menjamin keberlanjutan kemajuan daerah dan menciptakan hubungan yang adil antara masyarakat dan proyek nasional yang dibangun di wilayah mereka.

“Ini penting sekali demi keberlangsungan kemajuan daerah, serta tumbuh kembangnya PLTA di kemudian hari. Pemerintah harus proaktif melakukan renegosiasi sebelum dilakukannya serah terima antara pihak PLTA dan pemerintah. Sehingga ada kepastian bahwa masyarakat Kerinci–Sungai Penuh dapat sama-sama menikmati listrik yang dihasilkan dari potensi daerah,” ujarnya. (red)

Berita ini 155 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Harga Emas Hari Ini 3 November 2025: Antam Turun Lagi Rp 12.030, Cek Rinciannya

Bisnis

Harga Emas Hari Ini 3 November 2025: Antam Turun Lagi Rp 12.030, Cek Rinciannya
BREAKING: IHSG Tiba-tiba Ambruk 1,3% di Sesi II, Saham Prajogo Pangestu Jadi Pemberat Utama

Bisnis

BREAKING: IHSG Tiba-tiba Ambruk 1,3% di Sesi II, Saham Prajogo Pangestu Jadi Pemberat Utama

Bisnis

Daftar Lengkap 50 Wanita Terkaya Dunia 2025, Dua dari Indonesia Masuk 20 Besar
Harga Emas Hari Ini, 28 Oktober 2025: Pegadaian dan Antam Kompak Stabil di Level Rp2,4 Juta per Gram

Bisnis

Harga Emas Hari Ini, 28 Oktober 2025: Pegadaian dan Antam Kompak Stabil di Level Rp2,4 Juta per Gram

Bisnis

Orang Cerdas Beli Baju di Rafaya.id
Saham GTSI Milik Tommy Suharto Melejit, Ini 3 Penyebab di Balik Lonjakannya

Bisnis

Saham GTSI Milik Tommy Suharto Melejit, Ini 3 Penyebab di Balik Lonjakannya

Bisnis

Harga Minyak Melonjak, Subsidi Membengkak
Pesta Lagi Seru, Es Batu Habis? Buka Jasa "Runner SOS" Malam Ini! Siap Belanja ke Minimarket Saat Orang Lain Magor, Tarif Ongkir Suka-Suka!

Bisnis

Pesta Lagi Seru, Es Batu Habis? Buka Jasa “Runner SOS” Malam Ini! Siap Belanja ke Minimarket Saat Orang Lain Magor, Tarif Ongkir Suka-Suka!