Home / Fakta Unik / Pendidikan / Sains

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:21 WIB

Pojok Sains: Benarkah Tidak Ada Dua Keping Salju yang Sama Persis? Ini Rahasia “Teori Chaos” di Balik Kristal Es

koransakti - Penulis

Siapa sangka, air beku bisa secantik ini? Bentuk segi enam sempurna ini diatur oleh suhu dan kelembapan, bukan kebetulan semata. (Foto: Freepik/koransakti)

Siapa sangka, air beku bisa secantik ini? Bentuk segi enam sempurna ini diatur oleh suhu dan kelembapan, bukan kebetulan semata. (Foto: Freepik/koransakti)

koransakti.co.id – Di malam Natal ini, ornamen berbentuk kepingan salju (snowflake) ada di mana-mana. Mulai dari dekorasi mal hingga emoji di HP kita.

Kita sering mendengar pepatah kuno: “Tidak ada dua keping salju yang sama.” Apakah ini hanya ungkapan puitis, atau fakta ilmiah? Jawabannya mengejutkan: Secara statistik, itu adalah Fakta.

Kemungkinan menemukan dua keping salju yang identik di alam semesta ini hampir nol. Berikut penjelasan fisikanya:

1. Aturan Segi Enam (Hexagonal)

Pertama, kenapa salju selalu punya 6 sisi? Ini terjadi karena struktur molekul air (H2O). Saat air membeku, atom hidrogen dan oksigen menyusun diri dalam pola kisi heksagonal (segi enam) karena itu adalah bentuk yang paling efisien dan stabil secara energi. Ini adalah “cetak biru” dasarnya.

Baca juga :   Membedah Jeruk, Kenalan dengan Senyawa C6H8O6 alias Asam Askorbat (Vitamin C)

2. Perjalanan yang Menentukan Nasib

Keunikan terjadi saat kristal es itu jatuh dari awan ke tanah. Bentuk lengan-lengan kristal salju ditentukan oleh dua hal: Suhu dan Kelembapan udara yang dilewatinya.

  • Suhu -2°C membuat salju berbentuk piringan datar.

  • Suhu -5°C membuat salju berbentuk jarum panjang.

  • Suhu -15°C membuat salju berbentuk bintang dendrit (bercabang indah) seperti yang biasa kita lihat.

Karena setiap keping salju jatuh melalui lintasan yang berbeda di langit—tertiup angin ke kiri, ke kanan, naik, turun—setiap keping mengalami sejarah suhu dan kelembapan yang berbeda-beda.

3. Teori Chaos

Inilah yang disebut sistem yang kacau (chaotic system). Perubahan suhu sekecil 0,0001 derajat saja bisa mengubah arah pertumbuhan cabang kristal es tersebut.

Baca juga :   Pojok Sains: Misteri 'Ketindihan' (Sleep Paralysis), Benarkah Ulah Makhluk Halus?

Mengingat satu keping salju terdiri dari 10 triliun triliun (10^18) molekul air, jumlah kemungkinan kombinasi bentuknya jauh lebih banyak daripada jumlah atom di seluruh alam semesta.

Jadi, setiap keping salju adalah “rekaman sejarah” dari perjalanan hidupnya sendiri dari awan hingga ke telapak tangan Anda. Romantis, bukan?

Baca juga:

  1. Pojok Sains: Kenapa Waktu Terasa Berjalan Lebih Cepat Saat Kita Dewasa? Tahun 2025 Terasa Singkat, Ini Alasannya!
  2. Pojok Sains: Mengapa Kembang Api Bisa Berwarna-warni? Ini Rahasia Kimia di Balik Ledakan Indah Tahun Baru
  3. Pojok Sains: Kopi Tidak Memberi Energi! Ini Fakta Mengerikan Cara Kafein “Membohongi” Otak Anda
Berita ini 29 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Gebyar PAUD Meriahkan Hari Anak Nasional di Danau Kerinci: Wujudkan Anak Sehat dan Kreatif

Pendidikan

Ahmadi Beri Kuliah Umum Kepemimpinan di Era Digital Kepada Mahasiswa STIA NUSA

Pendidikan

Kepsek SMA Negeri 1 Sungai Penuh Marwazy Beri Bonus buat Siswa Setor Sampah 
Pojok Sains: Kenapa Nyamuk Suka Sekali Berdengung di Telinga Kita? (Bukan Mau Curhat!)

Fakta Unik

Pojok Sains: Kenapa Nyamuk Suka Sekali Berdengung di Telinga Kita? (Bukan Mau Curhat!)

Daerah

DUKUNG SDGS DESA, MAHASISWA KKN TIM II UNDIP ATASI MASALAH PERTANIAN, STUNTING, DAN UMKM LOKAL DESA PURWOREJO.

Fakta Unik

Rahasia di Balik Cahaya Langit: Mengapa Kilatan Petir Selalu Bergerak Zig-zag dan Tidak Pernah Lurus?

Advetorial

Peduli Terhadap Lingkungan, MTsN 6 Kerinci Tanam sejuta Pohon Mantoa

Advetorial

Dr. Oktir Nebi Resmi Daftar sebagai Calon Ketua STIA NUSA Sungai Penuh Periode 2025–2029