koransakti.co.id – Senin pagi, Anda duduk manis di kursi penumpang taksi atau bus sambil asyik scroll media sosial.
Lima menit kemudian, perut mulai terasa tidak enak. Keringat dingin keluar. Rasa mual menyerang hebat. Anda terkena Mabuk Perjalanan (Motion Sickness).
Kenapa tubuh kita bereaksi seolah-olah sedang sakit parah, padahal kita cuma duduk diam di dalam kendaraan? Di Pojok Sains awal pekan ini, mari kita bedah “pertengkaran” yang terjadi di dalam otak Anda.
Teori Konflik Sensorik (Mata vs Telinga)
Otak kita menentukan posisi tubuh berdasarkan laporan dari tiga sumber:
Mata (Visual).
Telinga Dalam (Sistem Vestibular/Keseimbangan).
Sensor Otot (Proprioseptif).
Saat Anda main HP di mobil, terjadi salah paham:
Mata Melapor: “Bos, kita diam saja nih. Saya cuma lihat layar HP dan jok depan yang statis.”
Telinga Melapor: “Bohong! Cairan di telinga saya berguncang-guncang. Kita jelas sedang bergerak cepat, belok kanan, dan ngerem!”
Otak Mengira Anda Keracunan
Menerima dua laporan yang bertolak belakang ini membuat otak bingung (disorientasi).
Secara evolusi, di alam liar, satu-satunya alasan kenapa mata dan telinga bisa tidak sinkron adalah karena Halusinasi akibat menelan racun (misalnya jamur beracun).
Maka, otak mengambil tindakan darurat: “Bahaya! Kita keracunan! Kosongkan perut segera!” Itulah sebabnya Anda merasa mual dan ingin muntah. Itu adalah cara tubuh berusaha membuang “racun” imajiner tersebut.
Kenapa Sopir Tidak Mabuk?
Pernah lihat sopir mabuk perjalanan? Hampir tidak pernah. Alasannya sederhana: Sopir melihat ke Jalan Raya.
Mata sopir melihat jalan bergerak mundur (Laporan: Kita bergerak).
Telinga sopir merasakan guncangan (Laporan: Kita bergerak).
Hasil: Klop! Otak senang, perut aman.
Cara Mengatasinya
Jika rasa mual mulai menyerang, lakukan ini:
Letakkan HP: Jangan paksa mata fokus ke benda diam.
Lihat Keluar Jendela: Tataplah pemandangan jauh atau cakrawala (horizon). Ini membantu mata “setuju” dengan laporan telinga bahwa Anda sedang bergerak.
Tidur: Saat mata terpejam, konflik sensorik berhenti.
Kesimpulan
Mabuk perjalanan bukanlah penyakit, melainkan tanda bahwa sistem keseimbangan tubuh Anda berfungsi sangat sensitif. Jadi, kalau mau main HP, pastikan kendaraan sedang berhenti, atau siap-siap kantong kresek!
Baca juga: Pojok Sains: Kenapa Kita Merinding Saat Dingin atau Ketakutan? (Warisan Purba yang Tertinggal)















