Home / Artikel / Film / Hiburan

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:30 WIB

Sinopsis Film “Esok Tanpa Ibu” (2026): Banjir Air Mata! Kisah Anak yang “Diasuh” oleh AI, Ketika Teknologi Menggantikan Kasih Sayang

Tiara - Penulis

Film

Film "Esok Tanpa Ibu" mengangkat isu modern tentang ketergantungan manusia pada AI untuk mengobati rasa kesepian dan kehilangan. (Sumber: XXI/koransakti.co.id)

koransakti.co.idMinggu, 25 Januari 2026 – Bingung mau nonton apa hari Minggu ini?

Jika Anda rindu dengan film keluarga sekelas Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau Miracle in Cell No. 7, maka film terbaru berjudul “Esok Tanpa Ibu” wajib masuk daftar tontonan Anda.

Baru rilis Kamis kemarin, film ini langsung viral di media sosial karena sukses membuat satu bioskop menangis sesenggukan. Simak sinopsisnya!

Sinopsis Cerita

Cerita berpusat pada Rama (diperankan oleh aktor cilik Ali Fikry), seorang anak berusia 10 tahun yang mendadak kehilangan dunianya setelah Ibunya mengalami koma panjang akibat kecelakaan.

Ayah Rama, Dito (Ringgo Agus Rahman), adalah seorang developer jenius di bidang Artificial Intelligence (AI). Tidak tega melihat anaknya terus-menerus murung dan menolak makan, Dito menciptakan sebuah program AI canggih bernama “i-BU”.

Baca juga :   Food Waste Menimbulkan Kerugian Ekonomi Rp 500 Triliun

Menggunakan rekaman suara dan video almarhumah istrinya, Dito menghidupkan kembali sosok Ibu dalam bentuk Hologram dan Suara di rumah pintar mereka.

Awalnya, semua berjalan indah. Rama kembali ceria. Ia bisa mengobrol, curhat, bahkan dibacakan dongeng oleh “i-BU”. Namun, masalah muncul ketika Rama mulai menolak realita. Ia tidak mau keluar rumah, tidak mau sekolah, dan menganggap hologram itu adalah ibunya yang asli.

Konflik memuncak ketika sistem “i-BU” mengalami glitch dan Dito harus memilih: Mematikan server (yang berarti membunuh “Ibu” untuk kedua kalinya bagi Rama) atau membiarkan anaknya tenggelam dalam ilusi selamanya.

Review Singkat: Isu yang Relate!

Film ini bukan cuma soal air mata. Sang sutradara sangat cerdas mengangkat isu tahun 2026: Sejauh mana teknologi boleh masuk ke ranah perasaan?

  • Akting Juara: Ringgo Agus Rahman berhasil memerankan sosok ayah yang putus asa namun logis. Chemistry-nya dengan Ali Fikry sangat natural.

  • Visual Efek: Tampilan hologram “i-BU” terlihat sangat nyata namun eerie (mengerikan) di saat yang bersamaan.

  • Pesan Moral: Bahwa duka itu harus dihadapi, bukan dimanipulasi oleh teknologi.

Baca juga :   NAIK ANGKOT SAJA

Jadwal Tayang

Film “Esok Tanpa Ibu” sudah tayang serentak di seluruh bioskop jaringan XXI, CGV, dan Cinepolis mulai minggu ini. Cek jadwal di kota Anda melalui aplikasi TIX ID atau M-Tix.

Peringatan: Film ini mengandung bawang! Jangan lupa bawa tisu lebih, dan peluk ibu Anda selagi masih ada.

Baca juga: Hari Gizi Nasional 25 Januari 2026: Tema “Pangan Lokal”, Sejarah Singkat, & Link Download Logo Resmi (HGN Ke-66)

Berita ini 42 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK BARU SETENGAH PINTU
Kenapa Main HP Sebelum Tidur Bikin Insomnia? Kenalan dengan Melatonin (C13H16N2O2), Si "Vampir" Takut Cahaya!

Artikel

Kenapa Main HP Sebelum Tidur Bikin Insomnia? Kenalan dengan Melatonin (C13H16N2O2), Si “Vampir” Takut Cahaya!

Artikel

Cari Rumah di Bawah Rp 150 Juta? Ini 5 Pilihan Rumah Murah di Minahasa

Film

Duka Mendalam Arnold Schwarzenegger dalam Film Aftermath: Eksplorasi Tragedi dan Beban Moral

Artikel

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban dan Keutamaannya.
Kenapa Gas Elpiji Baunya Kayak Durian Busuk? Kenalan dengan Etil Merkaptan (C2H6S), Zat Paling Bau Penyelamat Nyawa!

Artikel

Kenapa Gas Elpiji Baunya Kayak Durian Busuk? Kenalan dengan Etil Merkaptan (C2H6S), Zat Paling Bau Penyelamat Nyawa!

Artikel

BARISAN ORANG SENGSARA SEPANJANG JAKARTA SURABAYA 

Artikel

PEMBEBASAN SANDRA CUMA 3 MENIT