Home / Kesehatan

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:20 WIB

Prabowo Lantik Jajaran Baru: Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Resmi Jabat Dirut BPJS Kesehatan

koransakti - Penulis

Mayjen TNI (Purn) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, SpJP(K), MMRS, jenderal bintang dua dengan latar belakang medis yang kini dipercaya memimpin BPJS Kesehatan untuk periode 2026—2031.

Mayjen TNI (Purn) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, SpJP(K), MMRS, jenderal bintang dua dengan latar belakang medis yang kini dipercaya memimpin BPJS Kesehatan untuk periode 2026—2031.

koransakti.co.id, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto resmi merombak struktur kepemimpinan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 17/P Tahun 2026. Oleh karena itu, tongkat estafet kepemimpinan kini beralih kepada Mayjen TNI (Purn) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, SpJP(K), MMRS.

Secara khusus, penunjukan purnawirawan jenderal bintang dua ini menjadi sorotan karena latar belakangnya yang kuat di dunia medis militer, termasuk pengalamannya sebagai mantan Dekan Fakultas Kedokteran Unhan dan pejabat senior di RSPAD Gatot Soebroto.

Hal ini menarik karena pelantikan ini menandai di mulainya era baru tata kelola jaminan kesehatan nasional untuk lima tahun ke depan. Oleh sebab itu, jajaran direksi baru ini di harapkan mampu menjawab berbagai tantangan strategis, mulai dari integrasi data hingga peningkatan kualitas layanan di seluruh pelosok negeri.

Baca juga :   Digital Detox, Solusi Menjaga Kesehatan Mental di Era Medsos

Selain itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) juga telah menetapkan lima anggota Dewan Pengawas melalui proses fit and proper test yang ketat guna memastikan fungsi pengawasan berjalan optimal. Sebagai tambahan, tabel di bawah ini akan merinci daftar lengkap nahkoda baru BPJS Kesehatan yang akan bertugas hingga tahun 2031.

Oleh karena itu, sinergi antara jajaran direksi yang di pilih presiden dan dewan pengawas yang di tetapkan DPR menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan finansial dan operasional BPJS Kesehatan. Dengan demikian, masyarakat menaruh harapan besar pada kepemimpinan Mayjen Prihati untuk membawa inovasi dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sebagai informasi, proses seleksi ini telah melalui tahapan panjang oleh Panitia Seleksi (Pansel) sebelum akhirnya ditetapkan oleh Presiden pada 13 Februari 2026. Akhirnya, transisi kepemimpinan ini diharapkan berjalan mulus demi pelayanan publik yang tidak terputus.

Baca juga :   Pemerintah Tetapkan Cikande Sebagai Daerah Paparan Radioaktif Cesium-137

Daftar Direksi BPJS Kesehatan Periode 2026—2031

Berikutnya, inilah delapan nama yang dipercaya mengelola operasional BPJS Kesehatan di bawah kepemimpinan Mayjen Prihati:

JabatanNama Pejabat
Direktur UtamaPrihati Pujowaskito
DirekturAbdi Kurniawan Purba
DirekturAkmal Budi Yulianto
DirekturBayu Teja Muliawan
DirekturFatih Waluyo Wahid
DirekturSetiaji
DirekturVetty Yulianty Permanansari
DirekturSutopo Patria Jati

Daftar Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Periode 2026—2031

Selanjutnya, berikut adalah perwakilan dari berbagai unsur yang bertugas melakukan pengawasan strategis:

  1. Afif Johan (Unsur Pekerja)

  2. Stevanus Adrianto Passat (Unsur Pekerja)

  3. Paulus Agung Pambudhi (Unsur Pemberi Kerja)

  4. Sunarto (Unsur Pemberi Kerja)

  5. Lula Kamal (Unsur Tokoh Masyarakat)

Berita ini 65 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dikira Sehat, Ternyata Air Kelapa Berbahaya bagi 5 Orang dengan Kondisi Ini (Waspada!)

Food

Dikira Sehat, Ternyata Air Kelapa Berbahaya bagi 5 Orang dengan Kondisi Ini (Waspada!)

Kesehatan

Digital Detox, Solusi Menjaga Kesehatan Mental di Era Medsos

Kesehatan

Hipertensi Bisa Dicegah, Asal Gaya Hidup Diubah

Gaya Hidup

Panduan Lengkap Mengatasi Rambut Rontok dari Akar Masalahnya

Internasional

Update COVID-19 Global: Kasus Turun, tapi Angka Rawat Inap dan Varian XFG Meningkat

Internasional

Gedung Putih: Kanker Prostat Joe Biden Telah Menyebar ke Tulang, Kini Jalani Terapi Hormon

Gaya Hidup

Mengenal FOMO: Saat Rasa Takut Ketinggalan Mengontrol Hidup Anda

Kesehatan

5 Dampak Serius Vape bagi Anak dan Remaja, Ancaman Baru Kesehatan Paru