Home / Artikel

Selasa, 25 Maret 2025 - 05:53 WIB

RAMADHAN BULAN KASIH SAYANG.

koransakti - Penulis

DEDI ASIKIN

Koran Sakti.co.id- Ramadhan itu bulan penuh kasih sayang. Alih alih perintah Allah seperti termaktub dalam QS Al-Baqarah ayat 183,

Yaa ayuhalladzina aamanuu,kutiba alaikmus-shyiyaamu,kamaa qutiba allaldzina minqobliq. La’allakum tattakkuun.

“Wahai orang orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang orang sebelum kamu, agar kamu menjadi orang yang bertaqwa) tetapi kewajiban itu, penuh maslahat dan manfaat bagi semua orang yang melaksanakannya, menghimpun pahala bekal menghadapi yaumal akhir.

Di dalam bulan Ramadhan diturunkan Al Qur’an yang menjadi petunjuk bagi semua ummat mendapat keridhaan Allah.

Di bulan Ramadhan terdapat satu malam yang bernama malam Lailatul Qadar.

“Sesungguhnya kami telah menurunkan (al Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu ?

Baca juga :   Kontroversi Piala Dunia : Mesir dirugikan wasit dan Keberuntungan Argentina

Malam kemuliaan itu adalah lebih baik dari seribu bulan” (SQ Al Qadar 1.3).

Dengan ibadah satu malam seseorang yang berhasil menjangkaunya, setara dengan ibadah seribu bulan. Jangan salah seribu bulan itu sama dengan 83 tahun.

Dalam bulan Ramadhan itu pahala dilipat gandakan sementara siksa diturunkan.

Dalam bulan Ramadhan pula pintu pintu surga dibuka lebar lebar sementara pintu neraka ditutup rapat rapat dan setan setan dibelenggu. (Hadits Riwayat Bukhari Muslim).

Bulan Ramadhan itu disebut juga Syahrul Rahmah bulan penuh Rahmat.

Dalam bulan Ramadhan tumbuh solidaritas sementara keserakahan dan kesombongan hilang Dalam bulan Ramadhan itu orang berpunya memberi yang kekurangan.

Baca juga :   Para Pemimpin Parlemen Negara OKI Hadir Di Bandung

Ada kasih sayang diantara sesama.

Kerena itu mumpung kita masih diberi kesempatan dan masih bernafas dalam bulan Ramadhan ini, marilah kita berlomba lomba berbuat kebaikan.

Sejenak mari simaklah firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 148 :

” Walikullil wijhatun,huwa muwaliihaa fastabiqul Khairaat(i).

Aina maatakuunu ya ‘ti bikumullaah(i) jamiiaa(n). Inalillaha ‘alaa kulli syai’in qadiir(un).

(Bagi setiap umat ada kiblat yang dia menghadap kearahnya. Maka berlombalah kamu dalam berbagai kebajikan.Dimana saja kamu berada maka pasti Allah akan mengumpulkan kamu. Sesungguhnya Allah maha kuasa atas segala sesuatu).

Semoga umur kita tersampaikan lagi ke bulan kasih sayang tahun depan.

Aamiin Allahuma aamiin.***

Berita ini 64 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

Keberanian Kebijakan Prabowo Subianto Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Artikel

KONTROVERSI PLATO DAN ARISTOTELES 

Artikel

Thorcon di Panggung Energi Nasional: Memahami Tahapan Legal dan Masa Depan Nuklir Indonesia

Artikel

Kumis Kucing, Bunga Cantik Herbal Alami Kesehatan Ginjal

Artikel

Bunga Pepaya: Manfaat, Kandungan, dan Cara Mengolahnya
Pojok Sains: Kenapa Kita Mengalami Déjà Vu? Benarkah Kita Bisa Meramal Masa Depan?

Artikel

Misteri Déjà Vu: Kenapa Kita Sering Merasa “Pernah Mengalami” Momen Ini Sebelumnya? Apakah Ini Ramalan atau Gangguan Otak?
Review Game Mager 2026: Asli Buatan Indo, Main Santai Pas Gabut Cair ke DANA (Tanpa Deposit)

Artikel

Puasanya Jangan Cuma Buang Kuota! Main 3 Game Penghasil Saldo DANA Tercepat 2026 Ini Sambil Ngabuburit, Tanpa Deposit Langsung Cair!

Artikel

Puasa Era Digital