Home / Opini

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:28 WIB

Saham terkonsentrasi pada segelintir orang : Dana Asing Kabur

koransakti - Penulis

Saham terkonsentrasi pada segelintir orang : Dana Asing Kabur

Koransakti.co.id- Walaupun OJK berharap pelaku pasar tetap tenang menyikapi pengumuman rebalancing indeks MSCI, namun di perkirakan dana asing tetap akan terbang. Sampai pertengahan Mei di perkirakan secara akumulatif Rp 40 triliun dana asing keluar dari pasar modal.

Itu harga yang harus di bayar karena selama ini OJK sebagai otoritas pengawas seolah “ada tapi tiada”.

Beberapa aturan main yang seharusnya di tegakkan justru tidak di jalankan dengan berbagai alasan dan kepentingan.

Baca juga :   IHSG Anjlok di Sesi I, Saham Prajogo Pangestu (BREN, TPIA, CUAN) Kompak Jadi Pemberat

Sudah benar MSCI (Morgan Stanley Capital International) mendepak 18 saham asal Indonesia dari seluruh kategori globalnya.

Tindakan ini di lakukan karena :

Pertama, kepemilikan saham hanya terkonsentrasi pada segelintir konglomerasi besar.

Kedua, saham yang di perdagangkan kepada investor publik sangat terbatas.

Ketiga, tidak ada transparansi dan tidak memenuhi standar investor global.

Akibat dari “salah urus” di pasar modal, Indeks Harga Saham Gabungan anjlok ke 6.749 : terlemah di Asia (13 Mei 2026). Rupiah pun melemah ke titik terendah sepanjang sejarah.

Baca juga :   Pemangkasan Anggaran MBG akan Hemat Rp235 Triliun

Melemahnya rupiah berimbas kepada seluruh rakyat Indonesia. Bukan hanya BBM yang sudah naik, tetapi komoditas lainnya yang menjadi hajat hidup orang banyak dan masih bergantung pada impor juga akan ikut naik.

Semoga derita ini segera berakhir : InsyaAllah.

Penulis:

Baca juga: Mengulas Potensi Cuan ITMG: Saham “Murah” dengan Guyuran Dividen Rp 971 per Lembar

 

 

Berita ini 13 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Opini

Efek Domino Geopolitik Regional Iran–Israel Bagi Indonesia Menurut Opini Prof Muhammad M Said

Daerah

Pernahkah Anda Bayangkan Apa Yang Terjadi Jika Isis & Anteknya Berkuasa Di Indonesia

Opini

Pendidikan Gratis di Pekanbaru: Ini Baru Inovasi dan Patut Ditiru

Opini

Telkom di Investigasi Badan Federal Amerika Serikat: Hadapi Saja

Opini

Hati-Hati Penipu di Mana-Mana: Resepsi Pernikahan Pengantin Muda Jadi Berantakan

Opini

Rahasia Psikologi Hotel: Mengapa Kamar Penginapan Jarang Memasang Jam Dinding?
Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Tinggi : Tidak Berkorelasi dengan Indeks Pembangunan Manusia

Opini

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Tinggi : Tidak Berkorelasi dengan Indeks Pembangunan Manusia

Jakarta

Partai UKM Indonesia, Rumah Kaum Nasionalis Inklusif