Home / Opini

Kamis, 28 Mei 2026 - 04:17 WIB

Hati-Hati Penipu di Mana-Mana: Resepsi Pernikahan Pengantin Muda Jadi Berantakan

koransakti - Penulis

Hati-Hati Penipu di Mana-Mana: Resepsi Pernikahan Pengantin Muda Jadi Berantakan

Koransakt.co.id- Saat hari resepsi pernikahan sudah di tentukan, undangan pun beredar ke para sahabat, rekan, dan handai-taulan yang di harapkan hadir pada tanggal 23 Mei 2026.

Sesampai di tempat acara, vendor Marwah Catering yang sudah lunas di bayar tidak kelihatan. Tidak ada dekor ruangan, tidak ada fotografer, tidak ada videografer, dan tidak ada juga catering konsumsi yang menunya sudah di sepakati.

Tak lama kemudian petugas KUA pencatat nikah datang. Akhirnya acara pernikahan tetap di langsungkan. Hanya ada air mineral sebagai konsumsi.

Bisa di bayangkan kalau keluarga kita mengalami kejadian seperti yang di alami oleh kedua pengantin muda di Bekasi minggu lalu.

Baca juga :   Efek Domino Geopolitik Regional Iran–Israel Bagi Indonesia Menurut Opini Prof Muhammad M Said

Sedih, galau, malu, marah, emosi, dan kecewa campur aduk.

Dalam kehidupan serba materialistis sekarang ini, penipu, orang yang ingkar, dan tidak bertanggung jawab ada di mana-mana.

Di setiap strata sosial pasti ada tanpa melihat latar belakang yang bersangkutan. Bisa bekas kepala daerah, bekas pejabat, bekas anggota DPR, bekas menteri sekalipun.

Pada intinya, kalau uang sudah di tangan para penipu dan penculas: tidak akan kembali.

Apa yang harus di lakukan:

Pertama, kalau terkait kontrak kerja Event Organizer (EO) dan Wedding Organizer (WO), sebaiknya mengecek lebih detail kepada orang yang pernah menggunakan jasa EO dan WO tersebut. Pembayaran sebaiknya di lakukan secara resmi melalui transaksi perbankan.

Baca juga :   Waspada! Game Slot Penghasil Uang ke DANA: Judi Online Berkedok Game? (Ini Faktanya)

Kedua, sedekat apa pun kita dengan seseorang (teman, sahabat), sebaiknya menghindari transaksi berisiko tinggi, pinjam-meminjam, dan titip-menitip. Bila uang sudah “menyeberang”, susah dan tidak akan kembali.

Ketiga, dalam era digital sekarang ini sebaiknya tidak melayani iming-iming hadiah melalui online, tidak memberi data pribadi kepada orang yang tidak di kenal, jangan melayani komunikasi orang yang identitasnya tidak jelas, dan orang yang menggunakan bahasa yang tidak baku dan standar.

Semoga kedua pengantin muda di Bekasi tetap tabah dan hidup rukun. InsyaAllah pertolongan Allah pasti datang.

Semoga kita terhindar dari upaya penipuan dalam bentuk apa pun. InsyaAllah.

Penulis:

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Opini

Kelas Menengah Turun : Biaya Hidup Makin Berat

Opini

Kearifan Sang Mantan Kanselir

Opini

Rupiah Melemah, Harga Komoditas Strategis Makin Tinggi: Derita Rakyat Makin Parah

Ekonomi

Pemangkasan Anggaran MBG akan Hemat Rp235 Triliun
Heboh virus hanta di kapal pesiar: Kebersihan Lingkungan dan Deteksi Dini Menjadi Penting

Opini

Heboh virus hanta di kapal pesiar: Kebersihan Lingkungan dan Deteksi Dini Menjadi Penting

Keuangan

“Lapangan Banteng” Top Ekonomi Tumbuh 5,61% : Gubernur BI Keteteran Rupiah Nyungsep Rp 17.400.
Pelajaran dari China: Dua Menteri Dihukum Mati

Opini

Pelajaran dari China: Dua Menteri Dihukum Mati

Opini

Apakah sekitar Rp 1.600 triliun hasil ekspor sawit dan tambang kembali ke Indonesia?
error: Content is protected !!