Home / Edukasi / Gaya Hidup

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:01 WIB

Sering Oplos Pertalite dan Pertamax? Ini Bahaya Mengintai Mesin Motor Anda

koransakti - Penulis

koransakti.co.id- Bagi sebagian pemilik sepeda motor, mencampur bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax kerap menjadi solusi alternatif. Langkah ini biasanya diambil demi menghemat pengeluaran saat harga Pertamax melambung tinggi, atau sekadar menghindari antrean panjang di jalur Pertalite. Namun, di balik kepraktisan sesaat ini, kebiasaan mengoplos BBM ternyata menyimpan risiko buruk yang siap merusak mesin kendaraan Anda.

Menurunkan Nilai Oktan dan Memicu “Ngelitik”

Pencampuran dua jenis BBM dengan kandungan oktan berbeda—seperti Pertalite (RON 90) dan Pertamax (RON 92)—secara langsung mengubah karakteristik kimiawi cairan tersebut. Menurut para ahli motor bakar, mencampur kedua bahan bakar ini tidak akan menaikkan performa Pertalite. Sebaliknya, tindakan tersebut justru memangkas kualitas oktan tinggi yang dimiliki oleh Pertamax.

Baca juga :   Apple Resmi Rilis iPhone 17 Pro Max: Tiga Kamera 48 MP, Chip A19 Pro, dan Memori 2TB

Akibat penurunan kualitas oktan ini, bensin menjadi lebih mudah terbakar sebelum waktunya. Proses pembakaran di dalam ruang mesin pun menjadi tidak sempurna. Selanjutnya, kondisi tersebut memicu gejala detonasi atau yang akrab kita kenal dengan istilah mesin “ngelitik”. Jika Anda membiarkan hal ini terjadi secara terus-menerus, performa ledakan pembakaran pasti melorot dan tenaga motor Anda akan terasa kempis.

Merusak Fungsi Aditif Pembersih Mesin

Selain mengacaukan angka oktan, kebiasaan buruk ini juga merugikan Anda dari sisi perawatan mesin. Bahan bakar nonsubsidi seperti Pertamax sejatinya memiliki formula aditif khusus (seperti PERTATEC) yang berfungsi merontokkan endapan kotoran di dalam ruang bakar.

Baca juga :   Kaca Mobil Buram Karena Jamur? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasinya Hingga Kinclong!

Sayangnya, saat Anda mencampurnya dengan Pertalite, konsentrasi zat aditif tersebut menjadi encer dan kehilangan kekuatannya. Alhasil, fitur pembersih mesin tidak lagi bekerja secara optimal. Kerugian ganda pun harus Anda tanggung: mesin motor menjadi lebih cepat kotor oleh kerak sisa pembakaran, dan efisiensi bahan bakar justru makin boros.

Oleh karena itu, demi menjaga keawetan mesin jangka panjang, sebaiknya Anda tetap konsisten menggunakan satu jenis BBM yang sesuai dengan spesifikasi kompresi motor Anda. (Asep)

Baca juga: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Pertamina, Kejagung sudah Tetapkan 9 Tersangka

Berita ini 7 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Edukasi

5 Ciri Ikan Berformalin yang Wajib Anda Kenali Demi Kesehatan Keluarga
Hukum Forex dalam Islam: Halal atau Haram? Simak Penjelasan Fatwa MUI

Bisnis

Hukum Forex dalam Islam: Halal atau Haram? Simak Penjelasan Fatwa MUI

Edukasi

Panduan Pertolongan Pertama Saat Bayi Jatuh dan Gejala Stroke Menyerang

Artikel

Xiaomi 15T dan 15T Pro Resmi Diumumkan: Bawa Layar dan Baterai Lebih Besar
Puasa Hari Kesepuluh: Jadwal Imsakiyah Jakarta & Sekitarnya 28 Februari 2026

Edukasi

Puasa Hari Kesepuluh: Jadwal Imsakiyah Jakarta & Sekitarnya 28 Februari 2026

Bahasa

Apa Arti Kata Cegil? Bahasa Gaul yang Sedang Viral di TikTok

Edukasi

Minyak Iran dan Selat Hormuz

Gaya Hidup

Awas! Kebiasaan Memanaskan Makanan Ini Ternyata Bisa Membahayakan Kesehatan