Home / Kesehatan / Sains

Jumat, 26 September 2025 - 18:36 WIB

Studi WHO: Dampak Negatif pada Kehidupan Seks Jadi Alasan Utama Orang Berhenti Pakai Kontrasepsi

koransakti - Penulis

Para anggota dari koperasi perempuan WOGE mengikuti sesi demonstrasi penggunaan kondom. Kelompok ini rutin berkumpul untuk membahas kesehatan reproduksi dan pilihan keluarga berencana (KB). (Sumber: Jonathan Torgovnik/Getty Images/Images of Empowerment)

Para anggota dari koperasi perempuan WOGE mengikuti sesi demonstrasi penggunaan kondom. Kelompok ini rutin berkumpul untuk membahas kesehatan reproduksi dan pilihan keluarga berencana (KB). (Sumber: Jonathan Torgovnik/Getty Images/Images of Empowerment)

koransakti.co.id – Sebuah studi terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkap salah satu alasan utama mengapa banyak orang berhenti menggunakan alat kontrasepsi meskipun masih membutuhkannya: dampak negatif terhadap kehidupan seksual mereka.

Laporan yang dipublikasikan pada Jumat (26/9/2025) ini menemukan bahwa sekitar 1 dari 20 orang (sekitar 5%) menghentikan penggunaan kontrasepsi karena alasan tersebut. Temuan ini menyoroti adanya “mata rantai yang hilang” dalam program keluarga berencana dan kesehatan seksual di seluruh dunia.

Libido Menurun hingga Rasa Tidak Nyaman

Tinjauan sistematis yang menganalisis 64 studi dengan lebih dari 125.000 peserta ini merinci berbagai keluhan yang dialami pengguna, di antaranya:

  • Penurunan libido (gairah seksual)
  • Rasa tidak nyaman saat berhubungan intim
  • Kekhawatiran tentang pengalaman seksual pasangan
Baca juga :   Belajar dari Pandemi, WHO Rilis Panduan bagi Pemerintah untuk Ambil Keputusan Karantina

Studi ini juga menemukan bahwa keluhan-keluhan tersebut terjadi pada pengguna berbagai jenis kontrasepsi, baik metode hormonal maupun non-hormonal, tanpa perbedaan yang signifikan.

Isu yang Sering Diabaikan

Meskipun keluhan ini sering terjadi, efek samping seksual jarang sekali dibahas dalam penelitian klinis maupun oleh tenaga kesehatan saat memberikan konseling kepada pasien.

“Kemampuan untuk menikmati hubungan seks tanpa rasa takut akan kehamilan yang tidak diinginkan adalah alasan utama orang menggunakan kontrasepsi,” kata Dr. Pascale Allotey, Direktur Kesehatan Seksual dan Reproduksi di WHO. “Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mempertimbangkan kepuasan seksual dalam mendukung keberhasilan penggunaan kontrasepsi.”

Rekomendasi untuk Pelayanan yang Lebih Baik

Untuk mengatasi masalah ini, studi tersebut merekomendasikan beberapa langkah kunci, antara lain:

  • Menormalkan percakapan tentang seks selama konseling kontrasepsi.
  • Mengintegrasikan aspek penerimaan seksual ke dalam panduan keluarga berencana.
  • Melatih penyedia layanan kesehatan untuk mengenali dan mengatasi efek samping seksual, serta menawarkan solusi praktis (misalnya, pelumas untuk metode yang menyebabkan kekeringan).
  • Memasukkan kesejahteraan seksual dalam penelitian dan pengembangan produk kontrasepsi.
Baca juga :   Laporan WHO: Riset Kanker Global Tidak Sejalan dengan Kebutuhan Dunia

WHO menegaskan bahwa dengan memenuhi kebutuhan kontrasepsi secara global—termasuk memastikan kepuasan pengguna—angka kematian ibu dapat turun hingga 35% dan kehamilan yang tidak diinginkan dapat berkurang secara drastis.

baca juga Pidato Prabowo di PBB Tuai Pujian, Penulis Pidato SBY: Bangga dan Terharu – Koran Sakti

Berita ini 22 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kenapa Air Tak Mempan Cuci Minyak? Kenalan dengan Sabun (C17H35COONa), Si "Agen Ganda" yang Jenius!

Artikel

Kenapa Air Tak Mempan Cuci Minyak? Kenalan dengan Sabun (C17H35COONa), Si “Agen Ganda” yang Jenius!
Manfaat Kafein: Dosis Aman Harian, Peringatan, dan Efek Sampingnya

Kesehatan

Manfaat Kafein: Dosis Aman Harian, Peringatan, dan Efek Sampingnya
Waspada! 7 Ciri Fungsi Ginjal Mulai Menurun yang Sering Diabaikan (Termasuk Bau Mulut)

Gaya Hidup

Waspada! 7 Ciri Fungsi Ginjal Mulai Menurun yang Sering Diabaikan (Termasuk Bau Mulut)

Kesehatan

Laporan Baru WHO: Kontrasepsi Tak Hanya Cegah Kehamilan, tapi Juga Berdayakan Perempuan
Misteri Tidur Nyenyak: Mengapa Sinyal Otak dan Napas Berhenti Searah?

Kesehatan

Misteri Tidur Nyenyak: Mengapa Sinyal Otak dan Napas Berhenti Searah?
Sering Mandi Air Panas? Ini 7 Penyebab Kulit Kering & Cara Ampuh Mengatasinya

Kesehatan

Sering Mandi Air Panas? Ini 7 Penyebab Kulit Kering & Cara Ampuh Mengatasinya

Kerinci

Wujud Peran Aktif, Babinsa Dampingi Penyaluran BLT Dana Desa Kebun Baru

Lingkungan

Siap-siap! BMKG Prakirakan La Nina Tiba di Indonesia Akhir 2025, Musim Hujan Datang Lebih Awal