Home / Internasional / Politik

Senin, 13 Oktober 2025 - 13:43 WIB

Trump Ancam Kirim Rudal Jarak Jauh Tomahawk ke Ukraina, Moskow Bisa Jadi Target

koransakti - Penulis

Rudal jelajah Tomahawk memiliki jangkauan hingga 2.500 km, cukup untuk mencapai Moskow dari wilayah Ukraina. (Sumber: Reuters/BBC)

Rudal jelajah Tomahawk memiliki jangkauan hingga 2.500 km, cukup untuk mencapai Moskow dari wilayah Ukraina. (Sumber: Reuters/BBC)

koransakti.co.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengisyaratkan akan mengambil langkah eskalasi baru dalam perang di Ukraina dengan mempertimbangkan pengiriman rudal jelajah jarak jauh Tomahawk. Pernyataan ini ia sampaikan saat ditanya oleh wartawan di atas pesawat kepresidenan Air Force One dalam perjalanannya ke Israel.

Langkah ini, jika terwujud, akan memberikan Ukraina kapabilitas untuk menyerang target-target strategis jauh di dalam wilayah Rusia, termasuk ibu kota Moskow.

“Kita Lihat Saja… Saya Mungkin Melakukannya”

Saat ditanya apakah ia akan mengirim rudal Tomahawk ke Ukraina, Trump menjawab, “Kita lihat saja… saya mungkin melakukannya.” Pernyataan ini muncul setelah adanya panggilan telepon kedua antara Trump dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, pada akhir pekan, di mana Zelensky kembali mendesak pengiriman senjata dengan kapabilitas yang lebih kuat.

Baca juga :   Trump Kerahkan Kapal Selam Nuklir Usai Sindiran Medvedev

Trump juga menambahkan bahwa ia mungkin akan membahas potensi pengiriman ini dengan pihak Rusia.

“Saya mungkin akan memberitahu mereka [Rusia] bahwa jika perang tidak diselesaikan, kami mungkin akan melakukannya,” ujar Trump. “Apakah mereka [Rusia] mau Tomahawk mengarah ke arah mereka? Saya rasa tidak.”

Respons Atas Permintaan Mendesak Kyiv

Kyiv telah berulang kali meminta rudal jarak jauh untuk dapat melancarkan serangan balasan terhadap kota-kota Rusia yang berada jauh dari garis depan. Permintaan ini semakin mendesak setelah kota-kota besar Ukraina, termasuk Kyiv, terus-menerus menjadi sasaran bombardir rudal dan drone Rusia, terutama yang menargetkan infrastruktur energi.

Baca juga :   Max Dowman Cetak Sejarah di Liga Inggris, Wonderkid 16 Tahun Bawa Arsenal Kalahkan Everton

Rudal Tomahawk memiliki jangkauan impresif hingga 2.500 km, yang secara signifikan akan mengubah peta strategis konflik.

Peringatan Keras dari Rusia

Sebelumnya, Moskow telah berulang kali memperingatkan Washington agar tidak menyediakan rudal jarak jauh kepada Kyiv. Rusia menganggap langkah tersebut sebagai eskalasi besar yang dapat merusak hubungan AS-Rusia secara serius.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, bulan lalu sempat meremehkan dampak dari senjata semacam itu. “Baik itu Tomahawk atau rudal lainnya, mereka tidak akan mampu mengubah dinamika [perang],” katanya.

baca juga Awal Pekan Hoki! Ini 20+ Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 13 Oktober 2025 – Koran Sakti

Berita ini 34 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Nasional

PKS Resmi Usung AZ-FER Pada Pilwako Sungai Penuh 2024

Politik

Pengrusakan Baliho Cagub dan Cawagub Romi – Sudirman di Kab. Kerinci, Ketua Tim Lapor Bawaslu

Internasional

Kisah Epidemiolog Filipina dan Kursus Gratis WHO yang Mengubah Wajah Kesehatan Mental

Internasional

Trump Umumkan Kesepakatan Tarif Dagang dengan Indonesia

Internasional

Prancis Resmi Akui Negara Palestina, Gelombang Pengakuan Internasional Menguat

Internasional

Media Inggris Kecam AFC Tunjuk Arab Saudi dan Qatar sebagai Tuan Rumah Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia

Hukum

Titik Terang Setelah Satu Dekade: Kenya Keluarkan Surat Penangkapan untuk Tentara Inggris dalam Kasus Pembunuhan Agnes Wanjiru

Ekonomi

PKS: Kebijakan Ekonomi Kerakyatan Prabowo Sejalan dengan Ayat Allah