Home / Artikel

Senin, 29 Desember 2025 - 05:24 WIB

WATAK KIYAI DAN SANTRI DAREH DEH SOMEAH HADE KA SEMAH 

koransakti - Penulis

DEDI ASIKIN

Koransakti.co.id- Jika Harus membanding bandingkan dengan siapa paling enak bergaul, jawabannya adalah dengan kiyai dan santri.

Mereka yang umumnya tinggal di Pondok di pedesaan sangat ramah tamah. Bicaranya tersusun rapi dan di sampaikan dalam bahasa yang lembut. Orang Sunda bilang mereka itu darehdeh, someah hade ka semah.

Di pondok pesantren Darul Inayah kampung cipeusing Desa Kertawangi kecamatan Cisarua kabupaten Bandung Barat, kami rombongan tour de pasantren wartawan luputan Kemenag di terima di gerbang pondok di sambut dengan tulisan Selamat datang para wartawan Pokja Kemenag. Lalu di iring kiyai, ustadz dan semua santri berjalan menuju aula yang berjarak sekitar 100 meter.

Di suguhi drumbend dengan irama qasidah iringi musik rebana dan gecrek. Rasanya kita sedang berada di Iran atau Irak di Timur Tengah sana.

Ketika acara resmi penyambutan dan ta’aruf kami di suguhi cemilan khas kampung daerah Lembang yang kesohor sayur mayurnya. Seupan (rebus) sampeu, rebus pisang dan suuk (kacang tanah).

Itu hasil tanaman para santri di kebun belakang pondok kata kiyai pimpinan pondok KH Asep Sodikin

Di belakang pondok memang tersedia lahan sekitar 2 hektar yang di penuhi tanaman sayuran sebangsa kol, timun, buncis, kacang tanah, jagung juga ada jamur merang.

Baca juga :   PUKUL DAN RANGKUL GAYA ALLAH MENGHADAPI BANI ISRAEL 

Semua santri secara bertahap giliran kebagian tugas menanam, memelihara dan memanen produksi pertanian itu. Sebagian untuk di makan dan sisanya kalau ada kami jual ucap putra tertua kiyai Hamzah Nur Ali,SE di dampingi istrinya Nita Karlina, SE.

Subhanallah inilah bukti kebaikan kiyai dan santri. Ketika pamit pulang setelah di suguhi makan siang, tahu tahu di mobil sudah teronggok 2 karung besar berisi segala jenis sayuran. Ada kol, timun, buncis, jagung dll.

Bilih bapak wartawan palay ngaraosan sayuran hasil tatanen para santri ucap kiyai Asep sambil manggut-manggut penuh hormat.

Repot repot pak kiyai di bekelin segala kata beberapa wartawan

“Pami sekarung deui sae pisan ucap Boys Iskandar bercanda sambil melengos yang di jawab ketawa wartawan lain.

Ini artinya dalam babasan Sunda, bala katrik trik bala Ka combrang, beuteung bucetrik berekat meunang. Sudah perut buncit, di bekelin lagi.

Inilah rezeki bertandang ke pondok pesantren, bertemu kiyai dan santri.

Wartawan juga kiyai

Ini pengalaman yang saya tulis ulang. Pengalaman menyenangkan yang tak mungkin terlupakan

Hari ketiga perjalanan tour de pasantren, kami harus nginap di pondok pesantren Mansyaul Huda desa Heuleut kecamatan Kadipaten kabupaten Majalengka.

Baca juga :   Merawat Pembangunan Berkelanjutan dan Peran Golkar di Tengah Perubahan

Pimpinan pondoknya seorang doktor (S3) bernama DR Sarkosih Subki. Para santri memanggilnya Mama Oci. Gelar itu di peroleh secara otodidak.

Malam harinya dalam acara resmi ta’aruf, tiba tiba saja pak kiyai seperti skip of thonge, keseleo lidah. Tiba tiba saja keluar ucapan, wartawan juga kiyai. Karuan saja kami mendadak terkesiap.

Ada Yanto Suprianto wartawan kerempeng itu kalau saja tidak ada langit langit yang nenghalangi mungkin dia sudah melesat bagai sputnik ke luar angkasa.

Sebelum kami mati bengong, pak kiyai meneruskan pidatonya.

Wartawan kan mensupport yang benar dan mengkritik yang tidak benar. Itu namanya amar makruf nahi mungkar. Sama seperti kiyai. Jika ada satu dua wartawan yang nakal, kan tidak ada jaminan semua kiyai masuk surga. Allah telah menutupi aib manusia secara kasat mata. Itu permintaan kita ketika duduk tasyahud. Rabughfirlii warhamni wajburni

Banyak ulama menafsirkan wajburni itu tutuplah aibku. Dan itu sudah di kabulkan oleh Allah, Allah secara kasat mata.

Dan itulah yang tidak pernah saya lupakan sampai sekarang ucapan mama Oci bahwa wartawan juga kiyai, mengajak berbuat kebaikan dan mencegah kemungkaran. Amar Makruf nahi mungkar.

 

Berita ini 13 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pesona Bunga Matahari: Dari Simbol Heliotropisme Hingga Pembersih Limbah Nuklir

Artikel

Pesona Bunga Matahari: Dari Simbol Heliotropisme Hingga Pembersih Limbah Nuklir
Besok Udah Senin Lagi! Luangkan 5 Menit Sore Ini Buat Cek 3 Bagian Motor Berikut Biar Besok Pagi Gak Mogok dan Telat Kerja

Artikel

Besok Udah Senin Lagi! Luangkan 5 Menit Sore Ini Buat Cek 3 Bagian Motor Berikut Biar Besok Pagi Gak Mogok dan Telat Kerja
Rahasia Sehat Alami: Keajaiban Serai dan Daun Salam untuk Tubuh Lebih Bugar

Artikel

Rahasia Sehat Alami: Keajaiban Serai dan Daun Salam untuk Tubuh Lebih Bugar
Kenapa Tape Rasanya Hangat & Adonan Roti Bisa "Bernapas"? Kenalan dengan Ragi, Koki Terkecil di Dunia!

Artikel

Kenapa Tape Rasanya Hangat & Adonan Roti Bisa “Bernapas”? Kenalan dengan Ragi, Koki Terkecil di Dunia!

Artikel

*KEBERANIAN DAN INTEGRITAS*

Artikel

PENDIRI KERAJAAN MAJAPAHIT TERNYATA URANG SUNDA

Artikel

FUADZ AFFANDI TAREKAT SAYURIYAH 

Artikel

Food Waste Menimbulkan Kerugian Ekonomi Rp 500 Triliun