Koransakti.co.id- Zinedine Zidane mengawali tugasnya sebagai pelatih Timnas Prancis dengan hasil positif. Les Bleus menundukkan Turki dengan skor tipis 1-0 dalam laga UEFA Nations League 2026/2027 di Kocaeli Stadium, Jumat (25/9/2026) waktu setempat.
Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena Zidane berhasil mengakhiri penantian panjang Prancis. Ia menjadi pelatih Les Bleus pertama dalam lebih dari tiga dekade yang mampu meraih kemenangan pada pertandingan pertamanya sebagai pelatih tim nasional.
Sebelumnya, Prancis terakhir kali membuka era pelatih baru dengan kemenangan ketika Aimé Jacquet mengalahkan Italia pada 1994. Karena itu, hasil di markas Turki menjadi catatan tersendiri bagi Zidane.
Mbappe Jadi Penentu Kemenangan
Pertandingan berjalan cukup ketat sejak awal. Prancis memang lebih banyak menguasai bola, tetapi pertahanan Turki mampu membuat lini depan Les Bleus kesulitan menciptakan peluang bersih.
Setelah bermain tanpa gol pada babak pertama, Prancis akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-54. Kylian Mbappe menerima umpan Michael Olise di area pertahanan Turki sebelum melepaskan tembakan akurat yang tidak mampu dihentikan Ugurcan Cakir.
Gol tersebut menjadi gol internasional ke-67 Mbappe untuk Prancis dalam penampilan ke-107 bersama tim nasional. Namun, kegembiraan itu tidak berlangsung lama.
Hanya beberapa menit setelah mencetak gol, Mbappe mengalami masalah pada lututnya. Ia sempat mendapatkan perawatan, tetapi kondisinya tidak memungkinkan untuk terus bermain. Zidane kemudian menariknya keluar pada menit ke-59 dan memasukkan Désiré Doué.
Mbappe meninggalkan lapangan dengan berjalan terpincang-pincang. Kondisi tersebut langsung menimbulkan kekhawatiran, terlebih sang pemain merupakan kapten sekaligus salah satu tumpuan utama Prancis.
Zidane Mulai Tunjukkan Gaya Permainan
Dalam pertandingan debutnya, Zidane juga melakukan sejumlah perubahan taktik. Ia menempatkan Ousmane Dembele sebagai penyerang tengah, sementara Mbappe bergerak dari sisi kiri.
Eksperimen tersebut membuat Prancis memiliki kecepatan dalam melakukan serangan dari sisi sayap. Meski demikian, koordinasi lini depan masih belum sepenuhnya berjalan mulus.
Sebaliknya, lini pertahanan Prancis tampil cukup disiplin. Mike Maignan beberapa kali menjadi penyelamat ketika Turki mendapatkan peluang berbahaya.
Maignan bahkan melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan sundulan Ismail Yuksek. Ia kembali menunjukkan refleks cepat ketika menahan peluang Arda Guler pada babak kedua.
Prancis kemudian mendapatkan keuntungan tambahan setelah kiper Turki, Ugurcan Cakir, mendapat kartu merah akibat handball di luar kotak penalti saat menghentikan pergerakan Bradley Barcola.
Meski unggul jumlah pemain, Prancis tetap gagal menambah gol. Jules Kounde sempat membentur tiang, sedangkan peluang Désiré Doué pada penghujung laga masih mampu diamankan pemain Turki.
Pada akhirnya, skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang. Zidane pun mengawali era barunya dengan tiga poin, sementara perhatian berikutnya tertuju pada kondisi Kylian Mbappe.
Timnas Prancis kini harus menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui tingkat cedera lutut sang kapten dan menentukan langkah selanjutnya.**















