Home / Nasional / Politik

Minggu, 31 Agustus 2025 - 17:41 WIB

Buntut Pernyataan Kontroversial, NasDem Skors Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR

koransakti - Penulis

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ahmad Sahroni (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi/am)

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ahmad Sahroni (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi/am)

JAKARTA (KORANSAKTI) – Partai NasDem mengambil langkah tegas di tengah memanasnya suhu politik nasional. Partai tersebut secara resmi menskors dua kadernya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, dari keanggotaan mereka di Fraksi NasDem DPR RI.

Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, mengumumkan keputusan ini pada hari Minggu (31/8/2025). Skorsing ini akan mulai berlaku efektif pada hari Senin, 1 September 2025. Langkah ini diambil sebagai respons atas pernyataan kedua politisi yang memicu kemarahan publik.

Pernyataan Kontroversial Picu Amarah Publik

Gejolak politik baru-baru ini dipicu oleh protes massa terhadap tunjangan perumahan DPR sebesar Rp50 juta per bulan. Di tengah situasi ini, beberapa pernyataan dari Sahroni dan Urbach justru memperkeruh suasana.

Baca juga :   Ahmad Heryawan dan Gaya Kepemimpinan Hemat yang Masih Dikenang di Jawa Barat

Ahmad Sahroni memicu kemarahan setelah menyebut pihak yang menuntut pembubaran DPR sebagai “orang paling bodoh”. Sementara itu, Nafa Urbach menuai kritik keras saat membela tunjangan tersebut dengan mengatakan “itu bukan kenaikan gaji.”

Pernyataan keduanya dinilai tidak sensitif di saat banyak warga tengah menghadapi kesulitan ekonomi.

Sikap Tegas Partai NasDem

Hermawi Taslim menegaskan bahwa aspirasi rakyat harus menjadi rujukan utama perjuangan Partai NasDem. Menurutnya, pernyataan yang menyinggung perasaan publik telah menyimpang dari prinsip partai.

“Perjuangan Partai NasDem pada hakikatnya adalah kristalisasi dari semangat rakyat,” kata Hermawi dalam pernyataannya.

Baca juga :   Efek Rugi Rp 37 Miliar, 13 Lahan di Jakarta Selatan Akan Jadi Parkir Resmi

Ia juga menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa dalam aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu. Partai memandang skorsing ini sebagai langkah untuk menjaga garis perjuangan partai agar tetap sejalan dengan kehendak rakyat.

Dampak Aksi Massa

Kemarahan publik terhadap Ahmad Sahroni tidak hanya terjadi di dunia maya. Pada hari Sabtu, massa dilaporkan merusak dan menjarah kediaman Sahroni. Sebelumnya, Sahroni juga telah dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR.

Langkah skorsing dari NasDem ini diharapkan dapat meredakan tensi politik. Namun, nasib karier politik Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach kini berada dalam ketidakpastian.

Berita ini 57 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Jakarta

Presiden RI Terima Tokoh Gerakan Nurani Bangsa di Istana Merdeka

Ekonomi

Update Harga BBM Pertamina 18 April 2026: Harga Dexlite dan Pertamina Dex Melonjak Tajam Akibat Konflik Timur Tengah

Bandung

Bupati Bandung Hadiri Peresmian Pengoperasian dan Pembangunan Energi Terbarukan di PT Geo Dipa Energi

Jakarta

Menko Polkam Apresiasi Kejagung Atas Penyitaan Rp11,8 Triliun dalam Kasus Ekspor CPO

Jakarta

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna ke-8 pemerintahan Kabinet Merah Putih

Bandung

Kabupaten Bandung Tuan Rumah MTQH ke-39 Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025

Hukum

DPR Jawab Tuntutan Rakyat, Umumkan 6 Poin Keputusan Termasuk Hentikan Tunjangan Perumahan

Internasional

Indonesia Luncurkan Satelit Cuaca Mandiri Pertama, Langsung Dipantau NASA
error: Content is protected !!