Home / Internasional / Konflik / Olahraga / Politik

Senin, 15 September 2025 - 23:55 WIB

PM Spanyol Serukan Israel Dilarang Ikut Kompetisi Olahraga Internasional

koransakti - Penulis

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez. (Foto: EPA/Shutterstock)

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez. (Foto: EPA/Shutterstock)

MADRID, SPANYOL (KORANSAKTI) – Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sánchez, mengeluarkan seruan keras. Ia meminta agar Israel dikeluarkan dari semua kompetisi olahraga internasional. Seruan ini merupakan bentuk protes atas tindakan Israel dalam konflik yang sedang berlangsung di Gaza.

“Israel tidak bisa terus menggunakan platform internasional apapun untuk membersihkan citranya,” kata Sánchez di hadapan para perwakilan partainya, Partai Pekerja Sosialis.

Sánchez menegaskan bahwa Israel seharusnya diperlakukan sama seperti Rusia, yang telah dilarang dari banyak kompetisi olahraga setelah invasinya ke Ukraina pada tahun 2022.

 

Tensi Memanas dengan Israel

Pernyataan PM Sánchez ini semakin memanaskan hubungan antara Spanyol dan Israel. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, menyebut PM Spanyol sebagai “aib”. Saar juga menuduh Sánchez menghasut aksi protes pro-Palestina di Madrid.

Baca juga :   Piala Soeratin U13 Jawa Barat, Diwarnai Kekecewaan Peserta

Aksi protes besar di Madrid tersebut bahkan menyebabkan pembatalan etape terakhir balap sepeda Vuelta a España, di mana sebuah tim dari Israel turut berkompetisi.

Namun, sejumlah menteri di pemerintahan Spanyol justru memuji aksi protes tersebut. “Sangat melegakan bagi saya bahwa ribuan orang memobilisasi diri untuk menentang genosida itu, karena itu adalah genosida dan tidak ada nama lain untuk itu,” kata Óscar López, Menteri Transformasi Digital Spanyol.

Baca juga :   Jadwal Lengkap EVOS Esports di MPL ID S16 dan Hasil Pertandingannya

 

Ancaman Boikot Eurovision Meluas

Seruan boikot tidak hanya terjadi di dunia olahraga. Menteri Kebudayaan Spanyol, Ernest Urtasun, kembali menegaskan bahwa Israel seharusnya tidak diizinkan ikut serta dalam Kontes Lagu Eurovision berikutnya.

Sikap ini sejalan dengan beberapa negara Eropa lainnya. Stasiun penyiaran publik dari Irlandia dan Belanda telah lebih dulu menyatakan tidak akan berpartisipasi jika Israel tetap disertakan.

Hubungan antara Spanyol dan Israel sendiri sudah rapuh sejak akhir tahun 2023. Pada tahun 2024, Spanyol bersama Norwegia dan Irlandia secara resmi mengakui negara Palestina, sebuah langkah yang ditentang keras oleh Israel.

Berita ini 55 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Olahraga

Kalahkan Bangkok United 2-0, Persib Bandung Naik ke Peringkat Dua Klasemen Grup G AFC

Politik

Kerap Dihina dan Difitnah, Ahmadi Zubir Himbau Tim dan Simpatisan Tetap Santun

Internasional

Simeone Kehilangan Magis! Sundulan Tajam Paredes Paksa Atletico Madrid Bertekuk Lutut di Metropolitano

Advetorial

Pada Musdalub Partai Hanura, Dean Jerry Pramana Terpilih Jadi Ketua DPD Hanura Kota Sungaipenuh
Misi Comeback di GBLA: Jadwal Persib vs Ratchaburi di ACL 2 Malam Ini

Olahraga

Misi Comeback di GBLA: Jadwal Persib vs Ratchaburi di ACL 2 Malam Ini

Kesehatan

Prabowo Tanggapi Kasus Keracunan MBG: Ini Masalah Besar, Akan Kita Selesaikan

Internasional

Indonesia Luncurkan Satelit Cuaca Mandiri Pertama, Langsung Dipantau NASA

Hukum

Demo Anti-Imigrasi di Belanda Berakhir Ricuh, Mobil Polisi Dibakar