koransakti.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) merilis data terbaru mengenai kondisi para korban dalam insiden keracunan massal akibat menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Kabar baiknya, mayoritas korban telah dinyatakan sembuh, meskipun puluhan lainnya masih harus menjalani perawatan intensif.
Menurut data resmi Dinkes KBB, dari total 1.309 korban yang terdata di tiga klaster, sebanyak 1.244 orang telah pulih dan diizinkan pulang.
Data Terbaru Dinkes KBB: 65 Korban Masih Dirawat
Sekretaris Dinas Kesehatan KBB, Nurul Rasyihan, menjelaskan bahwa hingga Jumat (26/9/2025), masih ada 65 orang korban yang menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.
Berikut adalah rincian data korban di tiga lokasi terdampak:
- Desa Sirnagalih, Cipongkor: Dari 393 korban, seluruhnya telah dinyatakan sembuh.
- Desa Neglasari, Cipongkor: Dari 718 korban, 680 orang telah sembuh, sementara 38 orang masih dirawat.
- Desa Cihampelas, Cihampelas: Dari 198 korban, 171 orang telah sembuh, sementara 27 orang masih dirawat.
Hasil Uji Laboratorium Ditunggu
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan KBB, Lia N. Sukandar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan sampel untuk diuji guna memastikan penyebab pasti keracunan. Sampel yang dikirim tidak hanya sisa makanan, tetapi juga muntahan dari beberapa pasien.
“Uji laboratorium berkoordinasi dengan labkesmas. Hasilnya biasanya lebih cepat selama 5 hari,” kata Lia. “Saat kejadian karena kami ada di lokasi, jadi kami mengambil muntahan pasien sebanyak dua kantong,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa Dinkes KBB terus memantau kondisi para siswa yang masih dirawat dan memberikan penanganan medis secara intensif. Hasil uji laboratorium diperkirakan akan keluar pada hari Senin mendatang.
Baca juga Pidato Prabowo di PBB Tuai Pujian, Penulis Pidato SBY: Bangga dan Terharu – Koran Sakti















