Home / Bandung / Daerah / Kesehatan / Nasional / Peristiwa

Jumat, 26 September 2025 - 19:10 WIB

Update Keracunan MBG Bandung Barat: 1.244 Orang Sembuh, 65 Masih Dirawat

koransakti - Penulis

Seorang siswa korban keracunan MBG di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, saat mendapatkan perawatan medis, Rabu (24/9/2025). (Sumber: Hendra Hidayat/Radar Bandung)

Seorang siswa korban keracunan MBG di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, saat mendapatkan perawatan medis, Rabu (24/9/2025). (Sumber: Hendra Hidayat/Radar Bandung)

koransakti.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) merilis data terbaru mengenai kondisi para korban dalam insiden keracunan massal akibat menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Kabar baiknya, mayoritas korban telah dinyatakan sembuh, meskipun puluhan lainnya masih harus menjalani perawatan intensif.

Menurut data resmi Dinkes KBB, dari total 1.309 korban yang terdata di tiga klaster, sebanyak 1.244 orang telah pulih dan diizinkan pulang.

Data Terbaru Dinkes KBB: 65 Korban Masih Dirawat

Sekretaris Dinas Kesehatan KBB, Nurul Rasyihan, menjelaskan bahwa hingga Jumat (26/9/2025), masih ada 65 orang korban yang menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Baca juga :   Walikota Dorong RKE Jadi Sentra Suplai MBG Nasional

Berikut adalah rincian data korban di tiga lokasi terdampak:

  • Desa Sirnagalih, Cipongkor: Dari 393 korban, seluruhnya telah dinyatakan sembuh.
  • Desa Neglasari, Cipongkor: Dari 718 korban, 680 orang telah sembuh, sementara 38 orang masih dirawat.
  • Desa Cihampelas, Cihampelas: Dari 198 korban, 171 orang telah sembuh, sementara 27 orang masih dirawat.

Hasil Uji Laboratorium Ditunggu

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan KBB, Lia N. Sukandar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan sampel untuk diuji guna memastikan penyebab pasti keracunan. Sampel yang dikirim tidak hanya sisa makanan, tetapi juga muntahan dari beberapa pasien.

Baca juga :   Dana MBG Belum Cair, Dua Dapur di Polewali Mandar Hentikan Operasional

“Uji laboratorium berkoordinasi dengan labkesmas. Hasilnya biasanya lebih cepat selama 5 hari,” kata Lia. “Saat kejadian karena kami ada di lokasi, jadi kami mengambil muntahan pasien sebanyak dua kantong,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa Dinkes KBB terus memantau kondisi para siswa yang masih dirawat dan memberikan penanganan medis secara intensif. Hasil uji laboratorium diperkirakan akan keluar pada hari Senin mendatang.

 

Baca juga Pidato Prabowo di PBB Tuai Pujian, Penulis Pidato SBY: Bangga dan Terharu – Koran Sakti

Berita ini 37 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kerinci

Babinsa Kodim 0417/Kerinci Ajak Masyarakat Disiplin Hidup Bersih dan Sehat.
Darwis Nahkodai PK Partai Golkar Bumi Agung, Dr Darlian Pone Tekankan Penguatan Soliditas Kader

Daerah

Darwis Nahkodai PK Partai Golkar Bumi Agung, Dr Darlian Pone Tekankan Penguatan Soliditas Kader

Jakarta

DUO KOMEDIAN BOS&BRO HOST IMTV JAKARTA VIDEO HUMORNYA “CHAT DIHAPUS” VIRAL DITIKTOK SENTUH 1,2 JUTA VIEWERS

Nasional

Gaji Pensiunan PNS Agustus 2026 Mulai Cair, PT Taspen Klarifikasi Isu Kenaikan Jelang HUT RI ke-81

Advetorial

Pemkot Sungai Penuh Sambut Kepulangan 47 Jamaah Haji

Advetorial

Dirgahayu Kota Sungai Penuh Ke-16 Tahun 2024

Advetorial

Berkat Pembinaan Bupati Kerinci Adirozal, Perumda Tirta Sakti Mampu Menyumbang PAD dan Mewakili Provinsi Jambi ke Tingkat Nasional

Sungai Penuh

Rapat Bamus, Bahas Penjadwalan Kegiatan Masa Persidangan I Tahun 2026