Home / Ekonomi / Nasional / Politik

Senin, 29 September 2025 - 19:06 WIB

PKS: Kebijakan Ekonomi Kerakyatan Prabowo Sejalan dengan Ayat Allah

koransakti - Penulis

Presiden PKS, Almuzzammil Yusuf, saat memberikan sambutan dalam acara penutupan Munas VI PKS di Jakarta, Senin (29/9/2025). (Sumber: ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)

Presiden PKS, Almuzzammil Yusuf, saat memberikan sambutan dalam acara penutupan Munas VI PKS di Jakarta, Senin (29/9/2025). (Sumber: ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)

koransakti.co.id – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan sinyal dukungan kuat terhadap arah kebijakan ekonomi Presiden Prabowo Subianto. Presiden PKS, Almuzzammil Yusuf, menyatakan bahwa platform ekonomi kerakyatan yang diusung oleh Prabowo pada hakikatnya sejalan dengan landasan perjuangan PKS dan selaras dengan “ayat-ayat Allah”.

Pernyataan ini ia sampaikan dalam pidato penutupan Musyawarah Nasional (Munas) VI PKS di Jakarta, Senin (29/9/2025).

Dukung Penuh Penegakan Pasal 33 UUD 1945

Almuzzammil menegaskan bahwa PKS akan berdiri tegak bersama Presiden Prabowo untuk mewujudkan amanat Pasal 33 UUD 1945. Menurutnya, pasal tersebut mengandung cita-cita luhur bahwa perekonomian Indonesia harus berdasarkan asas kekeluargaan dan koperasi, bukan persaingan bebas.

Baca juga :   Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-74 untuk Presiden Prabowo, Titip Doa untuk Tugas Besar Negara

“Salah satu ayat pada Pasal 33 yaitu ayat 1 bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan. Inilah pasal penting koperasi, Bung Hatta telah meletakkan dasar ekonomi bangsa,” ujar Almuzzammil.

Menyambung Mata Rantai Sejarah Keluarga Prabowo

Almuzzammil juga mengaitkan gagasan ekonomi kerakyatan ini dengan jejak sejarah keluarga Presiden Prabowo. Ia menyebut kakek Prabowo, Margono Djojohadikusumo, sebagai pelopor pembangunan koperasi di desa-desa dan pendiri bank pertama milik bangsa.

Ia juga menyoroti jasa ayah Prabowo, Profesor Sumitro Djojohadikusumo, yang dalam disertasinya menekankan pentingnya akses keuangan yang inklusif bagi rakyat kecil.

“Inilah mata rantai sejarah dari Bung Hatta, Pak Margono, Profesor Sumitro. In Syaa Allah Presiden Prabowo Subianto akan melanjutkan cita-cita bangsa dalam mewujudkan gagasan ekonomi kerakyatan,” tuturnya.

Baca juga :   Prabowo Tetapkan 18 Agustus 2025 Sebagai Hari Libur Nasional Tambahan

Sejalan dengan Nilai Keagamaan

Menurut Almuzzammil, platform ekonomi kerakyatan yang berpihak pada kaum lemah pada hakikatnya sejalan dengan nilai-nilai keagamaan. Ia mengutip Surat Al Ma’un yang mendefinisikan “pendusta agama” sebagai orang yang menghardik anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin.

Ia juga merujuk pada salah satu program andalan Presiden Prabowo, yaitu Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sebagai wujud nyata dari implementasi ekonomi kerakyatan yang berbasis gotong royong dan kekeluargaan.

Berita ini 32 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika

Irjen Pol (Purn) Drs. H.Syafril Nursal, SH, MH Depati Tuo Susun Negeri Alam Kincai akan Terus Memperjuangkan Pemekaran Kabupaten Kerinci Hilir

Jakarta

Dua Kapal Perang TNI AL Mengikuti IMDEX Asia 2025

Advetorial

Relawan Erick Thohir: The Best Minister CNBC Indonesia Awards 2022 kepada Menteri BUMN, Bukti Kerja Nyata 
Harga Emas Hari Ini, Selasa 21 Oktober 2025: Antam Melonjak Rp72 Ribu, Pegadaian Stagnan

Bisnis

Harga Emas Hari Ini, Selasa 21 Oktober 2025: Antam Melonjak Rp72 Ribu, Pegadaian Stagnan
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini. (Sumber: KONTAN/Cheppy A. Muchlis)

Bisnis

IHSG Hari Ini 3 November 2025 Dibuka Melesat 1,1% ke 8.254, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Daerah

GANJAR JOGGING DI CIPETE UTARA JAKSEL MALAH ANIES BASWEDAN YANG DIPUJI NETIZEN

Politik

Rumit!! 4 Paslon Bertaruh Reputasi Di 1 Basis

Dinamika

SEJARAH LAHIRNYA MAJELIS PERS