Home / Bencana / Sarolangun

Jumat, 10 Oktober 2025 - 19:41 WIB

2 Hari Pencarian, Ruminah (68) Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Sarolangun – Setelah dua hari dilakukan pencarian intensif, seorang lansia yang dilaporkan tenggelam di Sungai Limun, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (10/10/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.

Korban diketahui bernama Ruminah (68), warga Desa Limun. Ia dilaporkan hilang pada Rabu pagi (9/10/2025) sekitar pukul 08.50 WIB setelah terpeleset saat hendak berwudu di tepi sungai. Diduga, korban tidak mampu menyelamatkan diri dan hanyut terbawa arus sungai yang cukup deras.

Sejak laporan di terima, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Pos SAR Bungo, BPBD Sarolangun, TNI, Polri, dan warga sekitar langsung melakukan operasi pencarian. Tim berangkat dari Pos SAR Bungo pukul 09.10 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.20 WIB, menempuh jarak sekitar 164 kilometer dari Pos SAR Bungo.

Baca juga :   Bupati Kerinci Tanda Tangani MOU Kerjasama Dengan UT

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi, Adah Sudarsa, menjelaskan bahwa pencarian hari kedua dilanjutkan dengan metode penyisiran di sepanjang aliran Sungai Limun.

“Upaya pencarian dilakukan dari titik terakhir korban terlihat, menyusuri aliran sungai dengan perahu karet hingga radius beberapa kilometer,” ujarnya.

Kerja keras tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil. Pada Kamis pagi sekitar pukul 10.30 WIB, korban di Desa Muara Danau, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun atau kurang lebih 20 Kilometer dari lokasi tenggelamnya korban dengan kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Baca juga :   WIM Peduli Banjir Salurkan Bantuan Sembako

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan di tutup. Kepala Kantor SAR Jambi menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.
“Dengan ini operasi SAR gabungan kita tutup dan Kembali ke satuan masing masing,” pungkasnya. (Pro)

Berita ini 73 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bencana

Korban Tanah Longsor Desa Talang Lindung Butuh Bantuan

Bencana

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Terjun Langsung Menyalurkan Bantuan Korban Banjir

Bencana

Warga Goro Bantu Korban Tanah Longsor di Desa Talang Lindung

Bencana

Masa Tanggap Darurat Dicabut, FGD Akan Mengkaji Penyebab Banjir dan Tanah Longsor di Kerinci

Bencana

WHO: Kematian Akibat Kolera Melonjak 50 Persen, Krisis Global Berlanjut

Bencana

Banjir Terjang Tiga Desa di Tanjung Tanah Kerinci, BPBD Minta Warga Waspada

Bencana

Danrem 081/DSJ Pimpin Pencarian Korban Hilang Bencana Longsor di Trenggalek

Bencana

Jalur Utama Tarutung-Sibolga Kembali Terhubung Secara Darurat