Home / Artikel

Minggu, 26 Oktober 2025 - 06:44 WIB

Kisah KMB: Saat Belanda Enggan Mengakui Kedaulatan Indonesia

koransakti - Penulis

Oleh: DEDI ASIKIN‏

Koransakti.co.id- Syahwat Belanda menjajah Indonesia tak pernah berhenti. Di mulai dengan mendompleng AFNEI (tentara sekutu), November 1945 Nederland mengirim NICA ( Nederland Indies Civil Administration) satuan semi militer Belanda. Maksudnya tak lain dan tak bukan untuk menguasai kembali tanah Air Indonesia

Ada beberapa langkah yang di tempuh Indonesia. Prinsip dan selogan sekali merdeka tetap merdeka tetap menjadi pegangan. Ada 3 perundingan dan satu konfrensi yang terjadi. Mulai dari perundingan Linggarjati di Kuningan Jawa Barat ( 1947), Renille di atas kapal perang Amerika yang sedang sandar di Tanjung Priok (1948) dan Room VanRoyen (1949). Semua berakhir dengan pengingkaran oleh pihak Belanda yang terakhir adalah Konfrensi Meja bundar (KMB) di Denhag Belanda (Agustus sampai Nopember 1949).

Baca juga :   Presiden Prabowo dan Ratu Máxima Bahas Transformasi Inklusi dan Kesehatan Keuangan

Konferensi antara Indonesia dan Belanda itu di tengahi Amerika mewakili negara negara bagian pendukung Republik Indonesia Serikat.

Beberapa kesepakatan antara lain :

– Belanda akan mengakui dan menyerahkan kedaulatan secara defacto kepada Indonesia akhir Desember 1949, kecuali Irian Barat yang akan di bicarakan lagi setahun kemudian.

Baca juga :   Jarang Disadari, Perubahan di Wajah Ini Bisa Jadi Tanda Awal Gagal Ginjal

– Indonesia bersedia membayar utang Belanda sebesar 5 juta gulden kepada Amerika.

– Indonesia tidak akan membubarkan dan menasionalisasi perusahaan asing terutama Belanda dan Amerika

– Tetapi lantaran Belanda tidak mau membicarakan masalah penyerahan Irian Barat Bung Karno juga membatalkan kesediaan membayar utang Belanda, seraya menasionalisasi perusahaan asing, termasuk perusahaan Belanda.

– Masalah Irian Barat tetep di kuasai Belanda, sampai akhirnya di rebut dengan jajak pendapat dan kekuatan senjata, melalui Trikora (tahun 1963).***

Berita ini 40 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

DEDI MULYADI TIPE PEMIMPIN GADO GADO

Artikel

JAKSA TERKEJUT, MAS WAPRES ?

Artikel

Minum Kopi Tanpa Gula, Ini Penjelasan dan Manfaatnya

Artikel

ANDAI PUNYA SEPULUH PURBAYA MAMPUKAH MENGGUNCANG DUNIA ?

Artikel

RIDWAN KAMIL NGEGEL CURUK, KORBAN POLITIK UTAK ATIK

Artikel

BUKU DAN MINAT BACA

Artikel

KONTROVERSI PLATO DAN ARISTOTELES 

Artikel

Bapa Aing Mah Tegas, Jawa Barat No Sawit!