Home / Fakta Unik / Sains

Sabtu, 27 Desember 2025 - 07:05 WIB

Pojok Sains: Resolusi Tahun Baru Sering Gagal? Ternyata Otak Butuh 66 Hari Buat Ganti Kebiasaan, Bukan 21 Hari!

koransakti - Penulis

Siapa yang resolusinya cuma bertahan 2 minggu? ☝️ Jangan nyerah dulu bestie! Riset bilang otak emang butuh 2 bulan buat 'install' kebiasaan baru. Semangat! (Foto: Freepik/koransakti)

Siapa yang resolusinya cuma bertahan 2 minggu? ☝️ Jangan nyerah dulu bestie! Riset bilang otak emang butuh 2 bulan buat 'install' kebiasaan baru. Semangat! (Foto: Freepik/koransakti)

koransakti.co.id“Tahun depan aku mau rajin gym!” atau “Aku mau berhenti makan gorengan!” Menjelang 2026, jutaan orang membuat resolusi. Sayangnya, statistik menunjukkan 80% resolusi gagal di minggu kedua Februari.

Salah satu penyebab utamanya adalah kita percaya pada mitos “21 Hari”. Banyak motivator bilang: “Lakukan sesuatu selama 21 hari, maka itu akan jadi kebiasaan.” Faktanya? Angka itu berasal dari pengamatan dokter bedah plastik tahun 1960-an (Maxwell Maltz) tentang pasien amputasi, bukan riset ilmiah tentang kebiasaan.

Angka Ajaib Sebenarnya: 66 Hari

Penelitian modern dari University College London (dipimpin oleh Philippa Lally) menemukan fakta berbeda. Untuk mengubah perilaku menjadi otomatis (menjadi habit), rata-rata manusia membutuhkan waktu 66 hari. Bahkan untuk kebiasaan yang sulit, bisa memakan waktu hingga 254 hari!

Baca juga :   Pojok Sains: Mengapa Kembang Api Bisa Berwarna-warni? Ini Rahasia Kimia di Balik Ledakan Indah Tahun Baru

Kenapa Begitu Lama? (Analogi Hutan)

Bayangkan otak Anda seperti hutan lebat. Melakukan kebiasaan baru itu seperti membabat semak belukar untuk membuat jalan setapak baru.

  • Jika Anda baru lewat sekali (1 hari), jalan itu belum terbentuk.

  • Jika Anda lewat 21 kali, jalan setapak mulai terlihat tapi masih samar.

  • Jika Anda lewat 66 kali, barulah jalan itu menjadi tanah keras yang mudah dilalui tanpa berpikir.

Proses ini disebut Neuroplastisitas. Otak butuh pengulangan konsisten untuk memperkuat koneksi antar neuron (sinapsis).

Baca juga :   Mengapa Kita Tidak Merasakan Putaran Bumi yang Super Cepat?

Kesimpulannya: Jika di minggu ketiga Januari nanti Anda merasa berat dan ingin menyerah, ingatlah artikel ini. Anda belum gagal. Otak Anda hanya sedang dalam proses “pengerasan jalan”. Teruskan sampai bulan Maret, dan Anda akan melihat hasilnya!

Baca juga:

  1. Pojok Sains: Habis Makan Enak Kok Malah Ngantuk Berat? Kenalan dengan “Food Coma” yang Sering Menyerang Saat Natal
  2. Pojok Sains: Ternyata Hidung Merah “Rudolph” Itu Nyata! Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Hidung Rusa Bisa Menyala
  3. Pojok Sains: Kenapa Memberi Kado Terasa Lebih Nikmat daripada Menerima? Efek “Warm Glow” di Otak Anda
Berita ini 17 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Fakta Unik

Di Balik Keanggunannya, Simak 7 Alasan Angsa Sangat Agresif dan Bisa Melukai Manusia
Pojok Sains: Fenomena Pareidolia, Kenapa Kita Sering Melihat 'Wajah' di Benda Mati?

Fakta Unik

Pojok Sains: Fenomena Pareidolia, Kenapa Kita Sering Melihat ‘Wajah’ di Benda Mati?

Kesehatan

Studi WHO: Dampak Negatif pada Kehidupan Seks Jadi Alasan Utama Orang Berhenti Pakai Kontrasepsi

Fakta Unik

Pesona Jay Punggung-Ungu: Sang Fotografer Hutan dari Pesisir Pasifik Meksiko
Tidur dengan Satu Mata Terbuka? Ini Rahasia Ilmiah Bagaimana Lumba-Lumba Tidur Tanpa Takut Tenggelam!

Artikel

Tidur dengan Satu Mata Terbuka? Ini Rahasia Ilmiah Bagaimana Lumba-Lumba Tidur Tanpa Takut Tenggelam!

Edukasi

Rahasia Sains: Mengapa Apel Bisa Mengapung dan Anggur Justru Tenggelam?
Sang Raja Lautan yang "Terkutuk": Kenapa Hiu Akan Mati Lemas Jika Berhenti Berenang Sedetik Saja? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Artikel

Sang Raja Lautan yang “Terkutuk”: Kenapa Hiu Akan Mati Lemas Jika Berhenti Berenang Sedetik Saja? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Pojok Sains: Pesta Udah Selesai, Kok Tiba-Tiba Merasa Sedih & Hampa? Hati-Hati Kena "Post-Holiday Blues", Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Fakta Unik

Pojok Sains: Pesta Udah Selesai, Kok Tiba-Tiba Merasa Sedih & Hampa? Hati-Hati Kena “Post-Holiday Blues”, Ini Penjelasan Ilmiahnya!