Home / Fakta Unik / Sains

Selasa, 6 Januari 2026 - 08:51 WIB

Pojok Sains: Kenapa Jari Jadi Keriput Setelah Mandi Lama? Ternyata Bukan Karena ‘Masuk Angin’!

koransakti - Penulis

Fenomena jari keriput (pruney fingers) adalah reaksi aktif sistem saraf untuk beradaptasi dengan lingkungan basah. (Foto: .the-scientist.com/koransakti.co.id)

Fenomena jari keriput (pruney fingers) adalah reaksi aktif sistem saraf untuk beradaptasi dengan lingkungan basah. (Foto: .the-scientist.com/koransakti.co.id)

koransakti.co.id – Anda sedang asyik berenang atau berendam air hangat. Tiga puluh menit kemudian, Anda melihat jari-jari tangan dan kaki Anda berubah menjadi keriput, layu, dan mirip kismis.

Banyak orang mengira ini terjadi karena kulit kita menyerap air berlebihan (seperti spons yang bengkak). Padahal, jawabannya jauh lebih keren dari itu.

Di Pojok Sains siang ini, mari kita bongkar rahasia “teknologi ban anti-selip” alami milik manusia.

Mitos: Kulit Menyerap Air (Osmosis)

Dulu, ilmuwan mengira air masuk ke lapisan kulit luar, membuatnya bengkak dan melipat. Faktanya: Jika saraf jari Anda putus (karena cedera), jari tersebut tidak akan keriput meskipun direndam air seharian.

Baca juga :   Kenapa Lem Korea Terasa Panas & Keras Saat Kena Tangan? Kenalan dengan C5H5NO2, Lem yang "Haus" Air!

Ini membuktikan bahwa keriput itu dikendalikan oleh Sistem Saraf Otak, bukan reaksi pasif air masuk ke kulit.

Penjelasan Ilmiah: Teknologi ‘Ban Basah’

Saat tubuh mendeteksi kondisi basah dalam waktu lama, otak mengirim sinyal ke pembuluh darah di ujung jari untuk mengerut (menyempit).

Saat pembuluh darah mengecil, volume daging di bawah kulit berkurang, sehingga kulit di atasnya menjadi longgar dan melipat-lipat (keriput).

Untuk Apa? (Evolusi)

Para peneliti dari Newcastle University menemukan bahwa jari yang keriput berfungsi seperti alur pada ban mobil (tapak ban).

  1. Cengkraman Lebih Kuat: Di zaman purba, nenek moyang kita sering mencari makan (ikan/kerang) di sungai licin saat hujan. Jari yang keriput membantu mengalirkan air keluar dari sela-sela kulit, sehingga tangan tidak licin saat memegang benda basah.

  2. Anti-Selip: Keriput di jari kaki membantu kita berjalan lebih stabil di atas batu yang basah dan berlumut agar tidak terpeleset.

Baca juga :   Sang Raja Lautan yang "Terkutuk": Kenapa Hiu Akan Mati Lemas Jika Berhenti Berenang Sedetik Saja? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Kesimpulan

Jadi, jari keriput bukanlah tanda kulit Anda rusak atau “masuk air”. Itu adalah fitur canggih (transformasi) yang diaktifkan otak Anda agar Anda punya cengkraman “super” di dalam air. Tubuh manusia memang ajaib!

Baca juga: Pojok Sains: Fenomena Déjà Vu, Benarkah Kita Pernah Mengalaminya di Kehidupan Masa Lalu?

Berita ini 25 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pojok Sains: Pesta Udah Selesai, Kok Tiba-Tiba Merasa Sedih & Hampa? Hati-Hati Kena "Post-Holiday Blues", Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Fakta Unik

Pojok Sains: Pesta Udah Selesai, Kok Tiba-Tiba Merasa Sedih & Hampa? Hati-Hati Kena “Post-Holiday Blues”, Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Mengenal Sosok R.A. Kartini: Sejarah Singkat, Pemikiran Revolusioner, dan Fakta Unik yang Mendunia

Edukasi

Mengenal Sosok R.A. Kartini: Sejarah Singkat, Pemikiran Revolusioner, dan Fakta Unik yang Mendunia

Internasional

WHO Luncurkan Dasbor Baru untuk Pantau Ancaman Resistensi Antimikroba Global
Pojok Sains: Kenapa Waktu Terasa Berjalan Lebih Cepat Saat Kita Dewasa? Tahun 2025 Terasa Singkat, Ini Alasannya!

Fakta Unik

Pojok Sains: Kenapa Waktu Terasa Berjalan Lebih Cepat Saat Kita Dewasa? Tahun 2025 Terasa Singkat, Ini Alasannya!
Misteri Tidur Nyenyak: Mengapa Sinyal Otak dan Napas Berhenti Searah?

Kesehatan

Misteri Tidur Nyenyak: Mengapa Sinyal Otak dan Napas Berhenti Searah?
Pojok Sains: Habis Makan Enak Kok Malah Ngantuk Berat? Kenalan dengan "Food Coma" yang Sering Menyerang Saat Natal

Fakta Unik

Pojok Sains: Habis Makan Enak Kok Malah Ngantuk Berat? Kenalan dengan “Food Coma” yang Sering Menyerang Saat Natal
Kenapa Burung yang Bertengger di Kabel Listrik Tegangan Tinggi Tidak Kesetrum?

Fakta Unik

Pojok Sains: Kenapa Burung yang Bertengger di Kabel Listrik Tegangan Tinggi Tidak Kesetrum?
Pojok Sains: Kenapa Kita Mengalami Déjà Vu? Benarkah Kita Bisa Meramal Masa Depan?

Artikel

Misteri Déjà Vu: Kenapa Kita Sering Merasa “Pernah Mengalami” Momen Ini Sebelumnya? Apakah Ini Ramalan atau Gangguan Otak?