Home / Artikel / kimia / Sains

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:12 WIB

Kenapa Air Tak Mempan Cuci Minyak? Kenalan dengan Sabun (C17H35COONa), Si “Agen Ganda” yang Jenius!

koransakti - Penulis

Molekul sabun memiliki dua sisi: Kepala yang suka air (Hidrofilik) dan Ekor yang suka minyak (Hidrofobik). Inilah rahasia piring bersih kesat. (Foto: Freepik/koransakti.coid)

Molekul sabun memiliki dua sisi: Kepala yang suka air (Hidrofilik) dan Ekor yang suka minyak (Hidrofobik). Inilah rahasia piring bersih kesat. (Foto: Freepik/koransakti.coid)

koransakti.co.id – Hari Sabtu waktunya bersih-bersih! Entah itu mencuci motor, mencuci baju, atau mencuci piring bekas makan rendang yang penuh lemak.

Anda pasti sadar, kalau cuma disiram air, lemak di piring tidak mau hilang. Malah terasa licin dan lengket. Tapi begitu diteteskan sedikit sabun cuci piring… Voila! Lemaknya rontok seketika.

Secara kimia, apa “sihir” yang dilakukan oleh sabun? Mari kita bedah.

1. Masalah Abadi: Air & Minyak Bermusuhan

Di dunia kimia, ada hukum: “Like Dissolves Like” (Zat sejenis melarutkan sesamanya).

  • Air (H2O): Adalah senyawa Polar.

  • Minyak/Lemak: Adalah senyawa Non-Polar.

Mereka seperti air dan api. Tidak bisa bersatu. Kalau Anda menyiram piring berminyak dengan air, airnya hanya akan “meluncur” di atas lapisan minyak tanpa mengangkatnya.

2. Solusi: Sabun si “Mak Comblang”

Disinilah peran Sabun (nama kimianya: Garam Asam Lemak / Sodium Stearate). Rumus kimianya panjang: C17H35COONa

Baca juga :   Kenapa Kapur Barus di Lemari Bisa Hilang Sendiri Tanpa Bekas? Kenalan dengan Naftalena (C10H8) dan Misteri Sublimasi!

Keunikan sabun ada pada bentuk molekulnya yang seperti Jarum Pentul atau Kecebong:

  1. Kepala (Polar): Bagian ini Suka Air (Hidrofilik).

  2. Ekor (Non-Polar): Bagian ini Suka Minyak (Hidrofobik).

Karena punya dua sifat ini sekaligus, sabun bisa menjadi jembatan (Emulgator) antara air dan minyak.

3. Strategi Kepung: Membentuk “Micelle”

Saat Anda menggosok sabun ke piring kotor:

  1. Bagian Ekor Sabun akan menusuk dan menempel pada lemak/minyak.

  2. Bagian Kepala Sabun tetap menghadap ke luar, memegang air.

  3. Ribuan molekul sabun akan mengelilingi tetesan minyak itu, membentuk bola penjara yang disebut Micelle.

Minyak yang tadinya menempel di piring, sekarang terperangkap di dalam bola sabun. Saat dibilas air, bola-bola Micelle ini (yang luarnya suka air) akan ikut terbawa aliran air, membawa serta minyak di dalamnya.

Baca juga :   Kenapa Main HP Sebelum Tidur Bikin Insomnia? Kenalan dengan Melatonin (C13H16N2O2), Si "Vampir" Takut Cahaya!

Hasilnya? Piring jadi Kesat dan bersih!

4. Sabun vs Virus (Bonus Fakta)

Cara kerja ini juga yang membuat sabun ampuh membunuh Virus (termasuk Corona). Selubung luar virus terbuat dari lapisan lemak. Saat Anda cuci tangan, Ekor Sabun akan menusuk lapisan lemak virus tersebut dan merobeknya sampai hancur. Itulah kenapa cuci tangan pakai sabun lebih efektif daripada cuma pakai air saja.

Kesimpulan

Sabun (C17H35COONa) adalah penemuan kimia terpenting dalam sejarah kebersihan manusia. Tanpa dia, kita mungkin masih makan pakai piring yang berminyak seumur hidup. Jadi, jangan malas menyabuni piring sampai berbusa ya!

Baca juga: Kenapa Air Kelapa Disebut “Isotonik Alami”? Bedah Kandungan Ionnya yang Mirip Darah Manusia!

Berita ini 65 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

RETREAT, BUKAN DOMBA GARUT

Artikel

KEMENTERIAN PENDAPATAN NEGARA PANDAILAH MENDAPAT BUKAN HANYA MENYIKAT
H-2 Valentine! Ide Bisnis "Sistem Kebut Semalam" Modal 20 Ribu: Jualan Buket Snack yang Laris Manis. Gamers Juga Bisa Ikutan Cuan!

Artikel

H-2 Valentine! Ide Bisnis “Sistem Kebut Semalam” Modal 20 Ribu: Jualan Buket Snack yang Laris Manis. Gamers Juga Bisa Ikutan Cuan!

Artikel

Seledri, Sayuran Kecil Serba Manfaat

Artikel

BAPAK LANTANG ANAK DITENDANG

Artikel

Pat Gulipat Perusahaan Sawit Besar Mengakali Negara: Dari Hutan sampai Singapura

Bilogi

Mengenal Celepuk: Si Burung Hantu Mungil Penjaga Ekosistem Indonesia

Artikel

LIMA AT, KIAT WARTAWAN HEBAT