Home / Fakta Unik / Sains

Senin, 29 Desember 2025 - 07:15 WIB

Pojok Sains: Merasa Tahun 2025 Isinya Cuma Masalah? Otakmu Sedang Terjebak “Negativity Bias”! Ini Cara Meretasnya

koransakti - Penulis

Giliran momen manis, lupa dalam sehari. Giliran momen pahit, ingetnya seumur hidup. 😫 Otak kita emang drama queen banget! Yuk kenalan sama fitur purba yang namanya 'Negativity Bias'. (Foto: Freepik/koransakti)

Giliran momen manis, lupa dalam sehari. Giliran momen pahit, ingetnya seumur hidup. 😫 Otak kita emang drama queen banget! Yuk kenalan sama fitur purba yang namanya 'Negativity Bias'. (Foto: Freepik/koransakti)

koransakti.co.id – Hari ini, Senin 29 Desember 2025. Saat Anda merenungkan perjalanan setahun ke belakang, apa yang pertama kali muncul di kepala? Kemungkinan besar adalah: Momen saat Anda dimarahi bos, saat putus cinta, atau saat dompet hilang. Momen-momen bahagia seperti makan enak atau naik gaji seringkali lewat begitu saja alias “numpang lewat”.

Jangan sedih dulu. Dalam dunia Neurosains, fenomena ini disebut Negativity Bias (Bias Negatif).

Otak manusia ternyata tidak dirancang untuk membuat kita bahagia, tapi dirancang untuk membuat kita bertahan hidup.

1. Warisan Manusia Purba (Velcro vs Teflon)

Dr. Rick Hanson, seorang neuropsikolog terkenal, punya analogi yang brilian:

“Otak manusia itu seperti Velcro (perekat) untuk pengalaman negatif, tapi seperti Teflon (wajan anti-lengket) untuk pengalaman positif.”

Kenapa? Bayangkan nenek moyang kita di zaman purba.

  • Jika mereka lupa betapa indahnya matahari terbit, tidak masalah. Mereka tetap hidup.

  • Tapi jika mereka lupa di mana sarang harimau berada (pengalaman negatif), mereka mati.

Baca juga :   Ilmuwan AS Ciptakan Cahaya Hidup dari Alga Laut Bioluminesen

Secara evolusi, otak yang “paranoid” dan selalu mengingat bahaya/rasa sakit adalah otak yang mewariskan gennya kepada kita sekarang. Akibatnya, di tahun 2025 ini, satu komentar nyinyir di medsos bisa merusak mood seharian, padahal ada 100 orang lain yang nge-like foto Anda.

2. Aktivitas Listrik Otak (Amygdala)

Penelitian John Cacioppo dari University of Chicago membuktikan ini secara fisik. Saat responden ditunjukkan gambar-gambar (ada yang positif, netral, dan negatif), alat pemindai otak mencatat lonjakan aktivitas listrik yang jauh lebih kuat di Cerebral Cortex saat melihat gambar negatif. Bagian otak bernama Amygdala (pusat rasa takut) menggunakan 2/3 neuronnya hanya untuk mendeteksi hal buruk. Jadi secara harfiah, otak kita memang lebih “berisik” saat merespons masalah.

Baca juga :   Niat Sehat Malah Gawat? Kenali 5 Tanda Serangan Jantung Saat Olahraga yang Sering Diabaikan! (Bukan Sekadar Lelah Biasa)

3. Rasio Ajaib 5:1

Lalu bagaimana agar tahun 2026 nanti hidup terasa lebih seimbang? Kita tidak bisa menghapus Negativity Bias, tapi kita bisa melawannya dengan matematika. Riset hubungan menunjukkan kita butuh rasio 5:1. Artinya: Untuk menetralisir rasa sakit dari 1 kejadian negatif, otak membutuhkan asupan minimal 5 kejadian positif.

Tips Sains (“Hacking” Otak): Otak butuh waktu 10-20 detik untuk memindahkan memori positif dari “Memori Jangka Pendek” ke “Penyimpanan Jangka Panjang”. Jadi, saat Anda mengalami hal bahagia hari ini (misal: minum kopi enak), jangan cuma diminum lalu lanjut kerja. Berhentilah sejenak. Nikmati aromanya selama 20 detik penuh. Biarkan neuron otak Anda “merekatkannya”. Jika tidak, momen itu akan meluncur hilang seperti telur di wajan teflon.

Baca juga: Pojok Sains: Kenapa Waktu Terasa Berjalan Lebih Cepat Saat Kita Dewasa? Tahun 2025 Terasa Singkat, Ini Alasannya!

Berita ini 21 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kenapa Potongan Apel Berubah Jadi Cokelat? Kenalan dengan Enzim PPO dan Reaksi "Karat" pada Buah!

Artikel

Kenapa Potongan Apel Berubah Jadi Cokelat? Kenalan dengan Enzim PPO dan Reaksi “Karat” pada Buah!
Pojok Sains: Kenapa Nyamuk Suka Sekali Berdengung di Telinga Kita? (Bukan Mau Curhat!)

Fakta Unik

Pojok Sains: Kenapa Nyamuk Suka Sekali Berdengung di Telinga Kita? (Bukan Mau Curhat!)
Bukan Hantu! Ini Alasan Ilmiah Kenapa Mata Kucing Bisa "Menyala" Seperti Laser di Malam Hari. Kenalan dengan Cermin Alami: Tapetum Lucidum!

Artikel

Bukan Hantu! Ini Alasan Ilmiah Kenapa Mata Kucing Bisa “Menyala” Seperti Laser di Malam Hari. Kenalan dengan Cermin Alami: Tapetum Lucidum!
Menguak Misteri "Pedas", Kenapa Capsaicin (C18H27NO3) Bikin Lidah Terbakar? (Dan Kenapa Air Es Gak Mempan!)

Artikel

Menguak Misteri “Pedas”, Kenapa Capsaicin (C18H27NO3) Bikin Lidah Terbakar? (Dan Kenapa Air Es Gak Mempan!)
Pojok Sains: Kenapa Lidah Gatal & Perih Saat Makan Nanas? (Ternyata Nanas Sedang 'Memakan' Lidahmu!)

Bilogi

Pojok Sains: Kenapa Lidah Gatal & Perih Saat Makan Nanas? (Ternyata Nanas Sedang ‘Memakan’ Lidahmu!)
Pojok Sains: Kenapa Kita Mabuk Perjalanan Saat Main HP di Mobil? (Konflik Mata vs Telinga)

Artikel

Pojok Sains: Kenapa Kita Mabuk Perjalanan Saat Main HP di Mobil? (Konflik Mata vs Telinga)

Bilogi

Rahasia Kupu-Kupu Malam: Mengapa Mereka “Terhipnotis” Cahaya Lampu?
Pojok Sains: Kenapa Bersih-bersih Rumah Bikin Perasaan Lega? Rahasia Otak di Balik Tren "Decluttering" Akhir Tahun

Fakta Unik

Pojok Sains: Kenapa Bersih-bersih Rumah Bikin Perasaan Lega? Rahasia Otak di Balik Tren “Decluttering” Akhir Tahun