Home / Artikel / Fakta Unik / kimia / Sains

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:02 WIB

Bukan Cuma Sopan Santun! Ini Alasan Ilmiah Kenapa Semut Selalu “Salaman” Saat Berpapasan & Rahasia Senjata Kimia Asam Format (HCOOH)

Tiara - Penulis

Semut tidak hanya menggigit dengan rahang, tapi juga menyemprotkan zat asam dari perut belakangnya ke dalam luka gigitan. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

Semut tidak hanya menggigit dengan rahang, tapi juga menyemprotkan zat asam dari perut belakangnya ke dalam luka gigitan. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

koransakti.co.idJumat, 6 Februari 2026 – Pernahkah Anda jongkok di teras rumah memperhatikan barisan semut yang sedang bekerja? Ada satu perilaku unik yang selalu mereka lakukan. Setiap kali ada semut yang datang dari arah berlawanan, mereka pasti Berhenti Sebentar, menempelkan kepala/antena, baru kemudian jalan lagi.

Orang tua dulu bilang: “Tuh, semut aja sopan, kalau ketemu teman salaman. Masa manusia enggak?” Filosofinya bagus, tapi secara sains, mereka bukan sedang basa-basi. Mereka sedang melakukan komunikasi kimiawi tingkat tinggi.

1. Internetnya Semut: Feromon

Semut tidak bersuara. Mereka “ngobrol” menggunakan zat kimia yang disebut Feromon. Setiap koloni semut punya bau feromon yang khas (seperti KTP/ID Card).

Saat mereka “salaman” (menyentuhkan antena), mereka sebenarnya sedang:

  1. Cek ID: “Kamu teman satu sarang atau musuh?” Kalau baunya beda, langsung diserang.

  2. Tukar Info: “Di sana ada gula lho!” atau “Awas, di sana ada racun serangga!”

Baca juga :   Ashabul Kahfi : Kisah 7 Pemuda Yang Ditidurkan Selama 300 Tahun

Jadi, antena semut itu ibarat Flashdisk. Sekali tempel, data lokasi makanan langsung ter-copy ke teman-temannya. Makanya barisan semut bisa sangat rapi menuju sumber gula.

2. Senjata Panas: Asam Format (HCOOH)

Selain ramah, semut juga bisa jadi tentara yang sadis. Pernah digigit semut api atau semut rangrang? Rasanya Panas dan Perih seperti terbakar, kan? Itu bukan sekadar gigitan gigi. Saat menggigit, semut menyemprotkan cairan asam dari perutnya ke luka gigitan itu.

Nama cairannya: Asam Format (Formic Acid). Rumus kimianya: HCOOH. Fakta uniknya, kata “Format” sendiri diambil dari bahasa Latin Formica yang artinya Semut. Zat asam ini sangat korosif (tajam) bagi kulit manusia, itulah yang menyebabkan rasa perih dan bentol bernanah.

3. Super Kuat (Hukum Fisika)

Fakta lain yang bikin geleng-geleng kepala: Semut bisa mengangkat beban 10-50 kali lipat berat badannya sendiri. Kalau manusia punya kekuatan semut, kita bisa mengangkat mobil truk dengan tangan kosong!

Baca juga :   KERTAJATI NASIBMU KINI

Kenapa mereka kuat? Ini karena hukum fisika Skala Tubuh. Semut itu kecil, jadi berat tubuhnya sangat ringan. Otot mereka tidak perlu membuang tenaga untuk menopang berat badan sendiri, sehingga seluruh tenaganya bisa dipakai untuk mengangkat objek lain.

4. Tidur Siang (Power Nap)

Apakah semut kerja 24 jam nonstop? Ternyata tidak. Semut pekerja tidur sekitar 250 kali sehari, tapi durasinya cuma 1 menit setiap tidur (Power Nap). Jadi totalnya mereka tidur 4-5 jam sehari, tapi dicicil sedikit-sedikit sambil berdiri/diam. Pantas saja kelihatannya kerja terus!

Kesimpulan

Di balik tubuh kecilnya, semut menyimpan teknologi komunikasi canggih (Feromon) dan senjata kimia mematikan (Asam Format/HCOOH). Pelajaran buat kita di hari Jumat ini: Jangan pernah meremehkan hal-hal kecil!

Baca juga: Sihir Alam! Kenapa Tubuh Kunang-Kunang Bisa Bercahaya Tapi Tidak Terbakar Panas? Ini Rahasia Zat Luciferin!

Berita ini 34 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Benarkah Wortel Bisa Sembuhkan Mata Minus? Kenalan dengan Beta-Karoten (C40H56) dan Sejarah "Bohong" Perang Dunia

Artikel

Benarkah Wortel Bisa Sembuhkan Mata Minus? Kenalan dengan Beta-Karoten (C40H56) dan Sejarah “Bohong” Perang Dunia

Artikel

BAHLIL, MENTERI RASA PRESIDEN 

Artikel

TAK USAH KE ARIZONA ADA TONJONG CANYON DI CIPATUJAH

Artikel

PRABOWO DIMINTA USUT DANA INVESTASI BODONG DIBLOKIR NEGARA 22 TRILYUN MENGUAP

Artikel

HARI ANAK SEJAGAT RAYA HAK BERTAHAN HIDUP, BEBAS EKSPLOITASI DAN KEKERASAN 
Pojok Sains: Suka Minum Soda Pas Pesta? Ternyata Sensasi "Nyegrak" Itu Bukan Rasa, Tapi Reseptor Rasa Sakit! Ini Fakta Ilmiahnya

Artikel

Kenapa Minuman Soda Rasanya “Menggigit” Lidah? Kenalan dengan H2CO3 (Asam Karbonat), Si Pembuat Gelembung!

Artikel

Mengenal Aksara Incung, Aksara Kuno Kerinci yang Hampir Terlupakan

Artikel

Apple Resmi Rilis iPhone 17 Pro Max: Tiga Kamera 48 MP, Chip A19 Pro, dan Memori 2TB