Home / Inspiratif

Sabtu, 25 April 2026 - 16:10 WIB

“Bukannya Sembuh Malah Parah! Hindari 7 Buah Ini Saat Anda Sedang Diare”

koransakti - Penulis

koransakti.co.id- Secara umum, banyak orang meyakini bahwa mengonsumsi buah-buahan merupakan langkah terbaik untuk menjaga kebugaran tubuh. Namun demikian, ketika seseorang sedang terserang diare, aturan mainnya berubah total.

Meskipun buah kaya akan vitamin, kandungan serat yang terlalu tinggi justru berisiko memicu kontraksi usus yang lebih agresif. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memilah jenis buah agar proses pemulihan pencernaan berjalan lebih cepat.

Mengapa Serat Menjadi Bumerang Saat Diare?

Pada dasarnya, serat berfungsi untuk melancarkan pembuangan kotoran dengan cara menarik air ke dalam usus. Akan tetapi, saat kondisi perut sedang tidak stabil, proses ini malah akan mempercepat frekuensi buang air besar.

Selain itu, beberapa buah mengandung gula alami (fruktosa) dan asam tinggi yang dapat mengiritasi dinding lambung. Sebagai dampaknya, gejala diare yang Anda alami bisa menjadi lebih parah jika tidak segera menghindari jenis buah tertentu.

Daftar Buah yang Sebaiknya Dihindari

1. Pepaya Walaupun sangat ampuh untuk mengatasi sembelit, pepaya justru menjadi musuh saat diare. Hal ini dikarenakan pepaya memiliki sifat pencahar alami yang mendorong usus bekerja lebih aktif. Akibatnya, mengonsumsi pepaya saat perut mulas hanya akan membuat frekuensi ke belakang semakin meningkat.

Baca juga :   Penjelasan Dokter Zaidul Akbar Mengenai Peran Puasa dalam Menghambat Sel Kanker

2. Mangga Selanjutnya, kita perlu membatasi konsumsi mangga karena kadar fruktosanya yang tergolong tinggi. Seringkali, sistem pencernaan manusia sulit menyerap fruktosa dalam jumlah besar saat sedang sakit. Akibat dari hal tersebut, terjadi proses fermentasi di dalam usus yang memicu gas dan rasa tidak nyaman.

3. Nanas dan Jeruk Selain faktor serat, tingkat keasaman juga memegang peranan penting. Dalam hal ini, nanas dan jeruk mengandung asam sitrat yang cukup tajam. Jika asam ini masuk ke saluran pencernaan yang sensitif, maka dinding usus akan mengalami iritasi. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari kedua buah tropis ini hingga kondisi perut benar-benar pulih.

Baca juga :   Peluang Cuan! 5 Resep Cilok Unik dan Kenyal yang Cocok untuk Ide Jualan

4. Pir dan Anggur Di sisi lain, pir dan anggur juga menyimpan risiko serupa. Terutama pada pir, kandungan serat larutnya sangat tinggi sehingga mempercepat pergerakan feses. Sementara itu, anggur memiliki kombinasi serat dan gula yang dapat memperburuk peradangan di saluran cerna.

5. Alpukat Meskipun alpukat terkenal sebagai sumber lemak sehat, buah ini ternyata mengandung serat yang luar biasa padat. Faktanya, satu buah alpukat bisa memenuhi lebih dari separuh kebutuhan serat harian. Oleh karena itu, mengonsumsinya saat diare justru akan memberikan beban kerja tambahan bagi usus yang sedang lemah.

Kesimpulan

Singkatnya, kunci utama kesembuhan diare adalah membiarkan usus beristirahat sejenak dari makanan yang sulit dicerna. Dengan demikian, pilihlah buah-buahan yang lebih lembut dan rendah serat seperti pisang sebagai alternatif. Akhirnya, selalu perhatikan reaksi tubuh Anda dan pastikan hidrasi tetap terjaga selama masa pemulihan. (melly)

Berita ini 18 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Inspiratif

Bukan Cuma Uang! Ini 6 Jenis Nafkah Batin yang Bikin Pernikahan Langgeng

Advetorial

Pengusaha Asal Solo Diah Warih, Sabet Penghargaan Perempuan Penggerak Wirausaha Muda

Inspiratif

Link Download CorelDRAW X7 Terbaru 2025 (32/64-bit) dan Cara Installnya

Game

Cara Daftar HoK Creator Camp, Raih Hadiah Uang Tunai dan Item Eksklusif!

Advetorial

Mila Rosa, Pedangdut Pertama Raih Gelar Doktor: Bukti Dangdut Bukan Sekadar Hiburan

Inspiratif

Amrizal: TMMD ke-126 di Sungai Penuh Pacu Pembangunan Desa
Sri Kartini Alfin Sosok Inspiratif di Balik Pengabdian untuk Sungai Penuh

Inspiratif

Sri Kartini Alfin Sosok Inspiratif di Balik Pengabdian untuk Sungai Penuh

Budaya

Memahami Peristiwa 1965: 6 Rekomendasi Buku yang Wajib Dibaca