Koransakti.co.id – Demam tifoid atau tipes merupakan penyakit infeksi akibat dari bakteri Salmonella typhi dan Salmonella paratyphi.
Kita tak boleh menganggap penyakit ini remeh karena dapat menyerang berbagai organ tubuh dan memicu komplikasi serius apabila tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat.
Penyebaran bakteri penyebab tifoid umumnya terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi.
Risiko penularan cenderung lebih tinggi di daerah yang memiliki sanitasi kurang baik dan keterbatasan akses terhadap air bersih.
Selain itu, kontak dengan kotoran yang mengandung bakteri maupun paparan lalat yang hinggap pada makanan juga dapat menjadi jalur penyebaran penyakit ini.
Beberapa faktor dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terinfeksi tifoid.
Di antaranya adalah tinggal di lingkungan dengan kondisi kebersihan yang kurang memadai, melakukan perjalanan ke wilayah yang masih banyak kasus tifoid. Selain itu, mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak terjaga kebersihannya.
Orang yang tinggal serumah atau berinteraksi dekat dengan penderita juga memiliki risiko lebih tinggi tertular.
Sementara itu, anak-anak termasuk kelompok yang rentan karena sistem kekebalan tubuh mereka belum berkembang secara sempurna.
Untuk mencegah tifoid, masyarakat agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Makanan harus masak hingga matang, air minum aman untuk dikonsumsi, serta susu sebaiknya direbus terlebih dahulu.
Selain itu, agar membiasakan diri mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan bahan makanan, serta melakukan vaksinasi tifoid.-***















