Home / Opini

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:46 WIB

Pendidikan Gratis di Pekanbaru: Ini Baru Inovasi dan Patut Ditiru

koransakti - Penulis

Pendidikan Gratis di Pekanbaru: Ini Baru Inovasi dan Patut Ditiru

Koransakti.co.id- Saat ini Pekanbaru menjadi kota besar utama di Sumatra. Gedung tinggi dan megah bermunculan. Jalan layang di kembangkan di seantero kota.

Pekanbaru tumbuh menjadi pusat perdagangan dan jasa dan menjadi simpul utama perlintasan logistik di Sumatra.

Kota dengan penduduk 1,14 juta jiwa dalam wilayah seluas 632,26 km2 pada triwulan 1 tahun 2026 ekonominya tumbuh 8%: tertinggi di Pulau Sumatra.

Baca juga :   Sengketa Tanah Desa Wadas dan Negara (Pemerintah) Dari Sudut Pandang Demokrasi Ekonomi Implementasi Demokrasi Pancasila

Dengan APBD Rp 3 Triliun lebih, Pemerintah Kota Pekanbaru mempunyai keleluasaan fiskal untuk meningkatkan pelayanan publik kepada warga kota.

Pemerintah Kota Pekanbaru mencanangkan “Program Zero Putus Sekolah”.

Biaya sekolah di tanggung oleh Pemerintah Kota baik di SMP Negeri maupun swasta yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah.

Jumlah anak didik tamat SD tahun 2026 sekitar 19.200 orang. Komitmen Pemda Kota Pekanbaru terhadap pendidikan bukan sebatas jargon belaka, tapi di implementasikan secara nyata di lapangan.

Walikota Pekanbaru dengan gamblang menyatakan, “Intinya tidak boleh ada anak Pekanbaru yang putus sekolah. Kami siapkan jalurnya, kami siapkan sekolahnya, kami tanggung biayanya.” Sebuah pernyataan politis yang sarat muatan teknokratis sekaligus.

Kita berharap Program Zero Putus Sekolah di Pekanbaru berjalan sukses secara terukur dan akuntabel. InsyaAllah.

Baca juga :   Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat Deli Serdang, Siap Beroperasi Juli 2026 Tampung 1.000 Siswa

Penulis:

Baca jugaLMewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua: Refleksi dan Aksi Hardiknas 2026

 

 

 

Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Opini

Rahasia Psikologi Hotel: Mengapa Kamar Penginapan Jarang Memasang Jam Dinding?

Opini

Pengamat Swarna Dwipa Institute (SDI) Frans Immanuel Saragih Puji Komunikasi Politik Sufmi Dasco

Opini

Mata Uang Rupiah Sakit: Siapa yang Paling Bertanggung Jawab?

Opini

Sejak Tahun 1500 an, Warga India Hadir di tengah Kota Pariaman
Menguji Nyali Lewat Rumus "Lima AT" Menjadi Wartawan Hebat

Opini

Rugi Bandar

Opini

Empati untuk 326 Kepala SMA/SMK di Sulawesi Selatan

Opini

ITU MAH DRAMA, KANGĀ 

Opini

Sekitar 175 juta Rakyat Indonesia mengonsumsi Tempe Terdampak : Melemahnya Rupiah terhadap dolar