Pendidikan Gratis di Pekanbaru: Ini Baru Inovasi dan Patut Ditiru
Koransakti.co.id- Saat ini Pekanbaru menjadi kota besar utama di Sumatra. Gedung tinggi dan megah bermunculan. Jalan layang di kembangkan di seantero kota.
Pekanbaru tumbuh menjadi pusat perdagangan dan jasa dan menjadi simpul utama perlintasan logistik di Sumatra.
Kota dengan penduduk 1,14 juta jiwa dalam wilayah seluas 632,26 km2 pada triwulan 1 tahun 2026 ekonominya tumbuh 8%: tertinggi di Pulau Sumatra.
Dengan APBD Rp 3 Triliun lebih, Pemerintah Kota Pekanbaru mempunyai keleluasaan fiskal untuk meningkatkan pelayanan publik kepada warga kota.
Pemerintah Kota Pekanbaru mencanangkan “Program Zero Putus Sekolah”.
Biaya sekolah di tanggung oleh Pemerintah Kota baik di SMP Negeri maupun swasta yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah.
Jumlah anak didik tamat SD tahun 2026 sekitar 19.200 orang. Komitmen Pemda Kota Pekanbaru terhadap pendidikan bukan sebatas jargon belaka, tapi di implementasikan secara nyata di lapangan.
Walikota Pekanbaru dengan gamblang menyatakan, “Intinya tidak boleh ada anak Pekanbaru yang putus sekolah. Kami siapkan jalurnya, kami siapkan sekolahnya, kami tanggung biayanya.” Sebuah pernyataan politis yang sarat muatan teknokratis sekaligus.
Kita berharap Program Zero Putus Sekolah di Pekanbaru berjalan sukses secara terukur dan akuntabel. InsyaAllah.
Penulis:
Baca jugaLMewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua: Refleksi dan Aksi Hardiknas 2026















